TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Mengapa Ada Orang Tak Punya Empati dan Tega Pansos Dompleng Musibah Vanessa Angel?

Bacaan 5 menit
Mengapa Ada Orang Tak Punya Empati dan Tega Pansos Dompleng Musibah Vanessa Angel?

Memanfaatkan tragedi untuk dikomersialisasi, berikut penjelasan Psikolog tentang fenomena ini!

Konten pansos dompleng Vanessa Angel berupa video panggil arwah yang dibuat YouTuber yang menggunakan nama Ki Soleh Pet, bersama rekannya Baks 888 mendapat kecaman dari berbagai pihak, mulai dari netizen hingga Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Di tengah suasana duka atas meninggalnya Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah karena kecelakaan pada Kamis (7/11/2021) kemarin, konten panjat sosial (pansos) tersebut tentu saja menuai kritik dan sangat disayangkan bisa terjadi.

Kenapa di tengah banyak orang yang berduka atas tragedi kematian, bisa muncul orang-orang yang tak punya empati dan bahkan memanfaatkan musibah itu sebagai ajang yang dikomersialisasi? Berikut penjelasan dari psikolog.

Artikel terkait: Vanessa Angel Meninggal bersama Suami, Sehidup Semati Hingga Ajal Menjemput

Konten pansos dompleng vanessa angel yang dikecam banyak pihak

Mengapa Ada Orang Tak Punya Empati dan Tega Pansos Dompleng Musibah Vanessa Angel?

Youtuber Ki Soleh Pet dan Baks 888 mengunggah konten berdurasi sekitar 13 menit dengan didberi judul “Nekat ! Panggil Arwah Vannesa Angel di Tempat Terjadinya Kecelakaan Tol Jombang.”

Cuplikannya konten “Panggil Arwah” ini juga diunggah di TikTok dan mendapat banyak sekali kecaman dari warga net.

Isi video “Panggil Arwah Vannesa Angel” yang beredar itu terlihat kedua Youtuber mendengarkan suara dari perangkat mirip radio. Mereka menyebut terdengar suara-suara janggal dari perangkat ini. Mereka menyebut mendengar teriakan perempuan dan bunyi mobil.

Konten pansos youtuber ini kontan mendapat respons dari berbagai kalangan, mulai dari sahabat Vanessa Angel hingga MUI.

“Ga paham, ngapain sih bikin kek gini. do they not respect the family left behind?” tulis salah satu netizen di Twitter.

“Astagfirullah, jahat banget. Itu parah banget, sih. Nggak suka banget aku kayak gitu,” kata aktris Emma Warokka, sahabat Vanessa Angel, sebagaimana dikuti dari detikcom.

“Terkait adanya konten YouTuber yang melakukan pemanggilan arwah atas almarhumah Vanessa Angel, sungguh saya sangat menyayangkan dan menyesalkan masih ada orang-orang yang membicarakan saudaranya yang telah meninggal,” kata Wasekjen MUI, Muhammad Ziyad, kepada wartawan Detikcom.

Video tersebut kini sudah dihapus dan tak lagi ditemukan di kanal YouTube Ki Soleh Pet maupun TikTok. Pemilik akun YouTube lalu membuat klarifikasi dan minta maaf.

Artikel terkait: Pesan Vanessa Angel dan Bibi untuk Gala, 7 Bulan Sebelum Kematian

Kenapa ada orang tak punya empati mendompleng tragedi orang lain untuk pansos?

pansos dompleng vanessa angel
Psikolog Klinis Dewasa Sarah Siahaan kepada theAsianParent menyampaikan terkait kecenderungan seseorang membuat konten terkait orang lain adalah karena konten itu memiliki hubungan dengan mereka sebagai individu.

“Biasanya yang membuat seseorang membagikan sesuatu di media sosial ketika hal itu memiliki hubungan dengan mereka sebagai individu, baik itu politik, emosional, lucu, atau bahkan hal klenik,” tutur Sarah Siahaan kepada theAsianParent Senin (8/11/2021).

Konten Pansos Dompleng Vanessa Angel sebagai Ajang Pengakuan Creator

pansos dompleng vanessa angel
Sarah Siahaan lebih lanjut juga menjelaskan, banyak sekali pihak yang terkadang menghalalkan segala cara, termasuk memanfaatkan tragedi orang lain sebagai ajang untuk mendapat pengakuan, salah satu tujuan utama pansos itu sendiri.

“Jadi orang biasanya ingin berbagi dengan orang lain bagaimana mereka memandang dunia dan mencerminkan selera mereka dan juga bagaimana mereka mendefinisikan diri mereka sendiri. Jadi ingin dilihat sebagai apa imagenya,” tutur Sarah.

Sarah kemudian melanjutkan, “Dan sekarang mungkin jadi segala cara dihalalkan karena ingin mendapatkan pengakuan akan jati dirinya itu.”

Baca juga: 8 Potret Gala Sky Anak Vanessa Angel, Pintar Gaya Sampai Bikin Gemas!

Latar Belakang Orang Suka Pansos

pansos dompleng vanessa angel

Self-esteem yang rendah

Kecenderungan orang yang suka pansos adalah salah satunya karena kadar self-esteem dalam diri yang rendah.
“Biasanya pansos itu salah satunya karena low self-esteem dan punya kecenderungan membandingkan diri dengan orang lain,” jelasnya.

Feeling insecure tentang dirinya

Orang-orang yang kerap melakukan pansos ini, menurut Sarah, adalah justru bagian dari pribadi yang selalu insecure dengan kualitas kepribadian orang lain di sekitarnya. Sehingga terkadang menghalalkan segala cara untuk membuat dirinya ‘diakui’, termasuk membuat konten-konten miskin empati.

“Mereka melihat orang lain lebih baik dari mereka dalam hal karier, penampilan, kualitas, dan kepribadian,” kata Sarah.

Pansos untuk meningkatkan harga diri

Psikolog Sarah melanjutkan, lantaran ketidakpercayaan diri dan perasaan insecure itulah yang kemudian memotivasi seseorang meningkatkan harga diri mereka melalui pansos.

“Nah, karena tidak percaya pada diri mereka sendiri, mereka menggunakan keberadaan (atau dalam hal ini malah ketidakberadaan) orang lain untuk meningkatkan harga diri mereka. Dalam tolak ukur mereka sendiri yah,” kata Sarah.

Sosial Media Menurunkan Empati Seseorang

Psikolog Sarah juga menyampaikan terkait motivasi seseorang yang suka pansos. Salah satu penyebabnya adalah faktor media sosial yang menurut penelitian memang mampu membuat orang tak berempati terhadap kondisi tertentu.

“Ada penelitian bahwa social media membuat empati orang menurun. Karena social media itu kan emang membuat kita jadi sibuk sendiri ya,” tuturnya.

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Menurut penelitian yang disampaikannya, media sosial membuat koneksi antar-manusia menjadi semakin berkurang, yang kemudian mereduksi kadar empati seseorang.

“Koneksi dengan manusia lain tuh semakin berkurang. Koneksinya ya melalui chat misalnya. Dan gak cuma di Indonesia. Di luar negeri banyak kan kejadian seperti misalnya ada orang tenggelam, banyakan yang videoin daripada yang cari bantuan,” tukasnya.

Baca juga:

Punya Aset 10 Triliun, Ini 7 Fakta Kekayaan Aktor Shah Rukh Khan

10 Momen Kedekatan Mama Amy dan Mama Rieta, Besan yang Super Kompak!

Mengaku Main HP saat Mengemudi, Siapa Sebenarnya Sosok Supir Vanessa Angel?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Kalamula Sachi

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Mengapa Ada Orang Tak Punya Empati dan Tega Pansos Dompleng Musibah Vanessa Angel?
Bagikan:
  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti