TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Kisah Tragis Noor Muqaddam, Diperkosa dan Dipenggal karena Tolak Lamaran

Bacaan 4 menit
Kisah Tragis Noor Muqaddam, Diperkosa dan Dipenggal karena Tolak Lamaran

Perempuan berusia 27 tahun ini diperkosa dan dipenggal kepalanya karena menolak lamaran. Berikut kronologi pembunuhan keji tersebut terjadi.

Noor Muqaddam, seorang perempuan asal Pakistan mengalami nasib yang cukup nahas. Perempuan berusia 27 tahun tersebut diperkosa lalu dipenggal kepalanya oleh seorang pria bernama Zahir Jaffer karena menolak lamaran yang diajukan oleh Zahir. Dilansir dari BBC Indonesia, Zahir dikenal sebagai anak dari keluarga terkaya di Pakistan.

Artikel terkait: Angka Kekerasan Seksual di Indonesia Terus Meningkat, Ini yang Perlu Kita Lakukan!

Kronologi Pembunuhan Noor Muqaddam

Kisah Tragis Noor Muqaddam, Diperkosa dan Dipenggal karena Tolak Lamaran

Dilansir dari The Express Tribune, Noor Muqaddam, putri mantan diplomat Pakistan Shaukat Mukadam, dibunuh dan dipenggal di lingkungan mewah Islamabad pada Juli 2021 lalu. Polisi mendakwa Zahir Jaffer, seorang warga negara AS dan pewaris Jaffer Group of Companies, salah satu keluarga terkaya di Pakistan, sebagai terdakwa pembunuhan.

Kasus ini terkuak sejak ayah Noor, Shaukat Mukadam, menerima telepon di sore hari dari terdakwa yang memberi tahu dia bahwa Noor tidak bersamanya. Kemudian, sekitar pukul 10 malam, dia menerima telepon dari Kantor Polisi Kohsar yang memberitahukan bahwa putrinya telah dibunuh.

Jenazah Noor ditemukan di kediaman Zahir Jaffer di Sektor F-7/4, Islamabad. Laporan polisi awal mengeklaim bahwa Noor pertama kali ditembak dan kemudian dipenggal. Zahir Jaffer, tersangka utama, ditangkap dari tempat kejadian. Menurut laporan polisi, pakaian Zahir berlumuran darah.

Penyidik mengatakan keduanya adalah teman dan bahwa Zahir telah menyandera Noor selama dua hari sebelum membunuhnya secara brutal.

Sehari setelah pembunuhan mengejutkan Noor, yakni pada Rabu (21/7), Polisi Islamabad merilis foto-foto TKP yang mengerikan dan warganet mulai membuat gerakan #JusticeForNoor di Twitter hingga menjadi tren. Dua hari setelah pembunuhan brutal, Noor Muqaddam dimakamkan di pemakaman Naval Anchorage di Islamabad. 

Artikel terkait: Kesalahan orangtua yang membuat anak perempuan rentan jadi korban kekerasan seksual

Melibatkan Karyawan Zahir

Kisah Tragis Noor Muqaddam, Diperkosa dan Dipenggal karena Tolak Lamaran

Kasus pembunuhan terhadap Noor ini pun melibatkan dua karyawan Zahir, yakni Jan Mohammad dan Zahir Iftikhar. Dilansir dari Pakistan Today, masing-masing dijatuhi hukuman 10 tahun penjara dan denda 100.000 Rupee Pakistan atau setara dengan 8 juta rupiah lebih karena bersekongkol.

Selain itu, keduanya juga dijatuhi hukuman 10 tahun penjara dan denda Rs100.000 atau setara dengan 8 juta rupiah lebih karena mengurung orang yang diculik, satu bulan penjara sederhana karena menghilangkan informasi dari pegawai negeri, serta tujuh tahun penjara dan denda Rs100.000 atau setara dengan 8 juta rupiah lebih karena menyembunyikan rencana untuk melakukan pelanggaran yang diancam dengan hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Catatan Kekerasan Terhadap Perempuan di Pakistan

Noor Muqaddam

Banyak kelompok hak asasi manusia (HAM) dunia yang telah mengecam catatan pelanggaran HAM di Pakistan yang cukup buruk. Dilansir dari Al Jazeera, Pakistan menempati peringkat 130 dari 189 negara dalam hal indeks ketidaksetaraan gender Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB).

Dalam laporan tahunan yang dikeluarkan oleh PBB pada tahun 2021 lalu, kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan – termasuk pemerkosaan, pembunuhan, serangan asam, kekerasan dalam rumah tangga, dan pernikahan paksa – tetap menjadi masalah serius di seluruh Pakistan

Artikel terkait: Wajib Tahu! Ini 4 Jenis Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang Sering Tidak Disadari

Pada tahun 2020, Komisi Hak Asasi Manusia Pakistan (HRCP) secara independen mencatat setidaknya 430 kasus pembunuhan atas nama “kehormatan” dengan 363 wanita tewas dalam serangan berbasis gender.

Menurut data survei dari Organisasi Kerja sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD), setidaknya 85 persen perempuan Pakistan telah mengalami kekerasan fisik dan/atau seksual dari pasangan intim pada suatu waktu dalam hidup mereka. Jumlah tersebut termasuk jumlah tertinggi di seluruh dunia.

Demikian kabar mengenai pembunuhan keji terhadap Noor Muqaddam. Meskipun terjadi di Pakistan, kasus ini bisa membantu membuka mata kita semua bahwa perempuan masih menjadi kelompok yang rentan mengalami kekerasan di mana pun. Semoga kasus seperti ini bisa berkurang dan tidak terulang kembali ya, Parents.

Baca juga:

Jarang disadari! Ini Gejala Kekerasan Finansial dalam Rumah Tangga

KDRT Sering Disebabkan 4 Hal Ini, Begini Cara Mencegahnya!

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

7 Hal yang Sebaiknya Diajarkan Saat Memberikan Edukasi Seksual pada Anak

Pakistan: In high-profile case, Mukadam killer sentenced to death
www.aljazeera.com/news/2022/2/24/pakistan-mukadam-killer-sentenced-to-death

Noor Mukadam murder case: A timeline
tribune.com.pk/story/2321549/noor-mukadam-murder-case-a-timeline

Noor Mukadam case: Zahir’s employee files appeal against prison sentence
www.pakistantoday.com.pk/2022/03/01/noor-mukadam-case-zahirs-employee-files-appeal-against-prison-sentence/

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Galih Pangestu Jati

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Kisah Tragis Noor Muqaddam, Diperkosa dan Dipenggal karena Tolak Lamaran
Bagikan:
  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti