TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Demi mewujudkan impian anaknya, nenek 55 tahun melahirkan cucunya sendiri

Bacaan 4 menit
Demi mewujudkan impian anaknya, nenek 55 tahun melahirkan cucunya sendiri

Seorang nenek melahirkan cucunya sendiri demi mewujudkan impian putrinya yang didiagnosis tidak bisa hamil. Bagaimana kisahnya?

Apa jadinya jika seorang nenek melahirkan cucunya sendiri? Ya, melahirkan seorang anak memang impian semua wanita. Namun, seorang wanita asal Inggris bernama Tracey Smith divonis memiliki penyakit yang membuatnya tidak bisa hamil. Hal tersebutlah yang membuat ia meminta bantuan sang ibu untuk mewujudkan impiannya memiliki anak.  

Bagaimana kisahnya nenek melahirkan cucunya sendiri?

Divonis tidak bisa hamil sejak usia belia

nenek melahirkan cucunya sendiri

dok. foto: Metro.co.uk

Ketika berusia 15 tahun, Tracey memeriksakan kondisinya ke dokter lantaran karena ia belum juga memulai menstruasi di usia pubertas itu.

Rupanya, hasil tes medis menunjukkan bahwa Tracey tidak memiliki ovarium yang berfungsi dengan baik. Ia memiliki saluran tuba, tetapi sayangnya tidak memiliki rahim.

Tracey yang kini berusia 31 tahun harus menerima kenyataan pahit bahwa ia didiagnosis dengan MRKH (Mayer-Rokitansky-Küster-Hauser Syndrome), yaitu suatu kondisi genetik yang menyebabkan vagian dan rahim kurang berkembang atau tidak ada, meskipun alat kelamin berkembang secara normal. Artinya, ia tidak bisa punya anak.

Tentu sangat sedih ketika harus menerima kenyataan bahwa ia tidak bisa menjadi ibu sampai kapan pun. Hal ini juga sulit diterima bagi ibunya, Emma saat mendengar anaknya harus menerima kenyataan pahit.

Mengetahui hal itu, sang ibu berjanji akan melakukan apa saja untuk membantu Tracey untuk bisa merasakan menjadi seorang ibu. Dan kini, sang ibu pun benar-benar menepati janjinya.

Demi anak, sang nenek melahirkan cucunya sendiri

Tentu tak mudah harus menerima kenyataan bahwa sang anak menderita sebuah sindrom yang membuatnya tak bisa memiliki anak. Mengetahui hal itu, Emma yang berusia 55 tahun bertekad untuk mewujudkan mimpi putrinya dengan bersedia melahirkan anak Tracey. Artinya, sang nenek melahirkan cucunya sendiri.

Demi mewujudkan impian anaknya, nenek 55 tahun melahirkan cucunya sendiri

dok. foto: Metro.co.uk

Emma melahirkan cucunya sendiri sebagai ibu pengganti, yang diberi nama Evie dan cukup bahagia dengan kedatangan anggota keluarga baru mereka itu. Tracey dan suaminya, Adam pun harus mengurus prosesnya sesuai hukum ibu pengganti di Inggris.

“Saya merasa patah hati ketika didiagnosis tidak akan bisa melahirkan anak saya sendiri. Saya selalu ingin menjadi ibu, bahkan sejak usia 15 tahun. Namun, ibu saya menawarkan diri untuk membantu,” ungkap Tracey dilansir dari laman Metro.co.uk.

“Selama bertahun-tahun ia selalu mengatakannya, tetapi kami tidak pernah benar-benar tegas menanggapinya,” tambahnya.

Setelah mencari tahu tentang undang-undang seputar surrogacy, Tracey dan sang suami  memutuskan untuk memastikan apakah ibunya, Emma masih benar-benar akan menepati tawarannya. Ternyata, sang ibu benar-benar ikhlas menepati janjinya.

“Setiap saat, terlintas rasa sakit hati hanya karena terpikirkan bayi kecil dalam gendongan kami. Namun kini, aku sangat berterima kasih kepada ibu atas pemberiannya yang luar biasa kepada kami,” tutur Tracey.

nenek melahirkan cucunya sendiri

dok. foto: Metro.co.uk

“Itu adalah momen luar biasa yang sangat emosional (ketika Evie lahir). Saya sangat gugup dan memastikan semuanya berjalan dengan baik. Aku hanya bisa menunggu untuk mendengar tangisan bayi dan aku pun langsung menangis tersedu-sedu,” tambahnya.

Artikel terkait: Ingin melahirkan cepat kurang dari 2 menit seperti ibu ini? Berikut 9 rahasianya

Bagaimana nenek melahirkan cucunya sendiri?

Jika dipikir secara logis, Anda mungkin bertanya-tanya bagaimana sang nenek melahirkan cucunya sendiri?

Emma harus mengonsumsi tablet hormon untuk mempersiapkan tubuhnya menghadapi kehamilan. Dengan teknik IVF, dokter mengambil sel telur milik Tracey dan membuahinya dengan sperma sang suami, Adam di laboratorium. Embrio kemudian ditanamkan ke dalam rahim ibunya. Beruntung, usaha itu langsung berhasil. Akhirnya, sang nenek melahirkan cucunya sendiri, Evie melalui operasi caesar.  

Pengorbanan sang ibu

Ibu mana yang tidak sedih mengetahui putrinya tak bisa memiliki keturunan? Nenek Emma sudah merasa kecewa dan patah hati sejak putrinya pertama kali didiagnosis.

“Saya ingat, saya duduk di tempat tidurnya dan berkata, ‘Ibu di sini jika kamu membutuhkan ibu’. Meskipun usiaku cukup tua, aku tidak khawatir sama sekali untuk melahirkan. Fokus saya adalah melakukan hal spesial ini untuk putri saya,” ungkap sang nenek.

“Tracey adalah anak saya dan saya melakukan semua untuknya demi agar ia menjadi seorang ibu. Saya senang semua bisa kembali normal. Saya pun bersedia melakukan semuanya lagi jika mereka menginginkan adik lelaki atau perempuan untuk Evie.”

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Artikel terkait: Jelang melahirkan, jangan lupa melakukan 5 hal ini!

Wah, ini benar-benar pengorbanan seorang ibu ya, Bun.  

Referensi: Metro.co.uk

TAP-Web-Banner_Ask other parents

Baca juga:

Sudah Punya Istri, 5 Artis Ini Memilih Perempuan Lain untuk Mengandung Anaknya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Aulia Trisna

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Demi mewujudkan impian anaknya, nenek 55 tahun melahirkan cucunya sendiri
Bagikan:
  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti