TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Ibu, Lakukan 4 Kebiasaan Ini untuk Cegah Anak Sakit

Bacaan 3 menit
Ibu, Lakukan 4 Kebiasaan Ini untuk Cegah Anak Sakit

Disadari atau tidak, ada banyak bakteri dan virus pembawa penyakit yang bertebaran di sekitar kita. Tak mungkin untuk mengelak dari paparan itu semua. Dan anak-anak, lebih berisiko tinggi untuk terjangkit penyakit infeksi karena sistem kekebalan tubuhnya yang masih lemah dan belum sempurna.

Mencegah penyakit sebelum datang jauh lebih baik dan mudah dilakukan daripada mengobatinya. Setuju, kan, Bunda? Oleh karena itu, penting bagi setiap orangtua untuk mengetahui kebiasaan-kebiasaan apa saja yang harus dilakukan sebagai upaya mencegah anak sakit.

Ini dia yang harus dilakukan untuk mencegah anak sakit akibat paparan bakteri dan virus pembawa penyakit:

mencegah anak sakit

  1. Menerapkan pola hidup bersih dalam keluarga

Hal sederhana seperti mencuci tangan dan mandi secara rutin memiliki dampak sangat besar dalam mencegah anak sakit, terutama akibat penularan infeksi. Tangan dan permukaan kulit lainnya sangat mudah terpapar kuman penyakit, hasil dari kegiatan kita sehari-hari di luar.

Apalagi pada anak-anak yang sangat aktif bermain dan senang memegang apapun yang ada di sekitarnya. Hasil survei yang dilakukan oleh Center for Disease Control and Prevention bahkan menemukan fakta bahwa kebiasaan mencuci tangan mampu melindungi 1 dari 3 anak dari diare dan 1 dari 5 anak dari risiko penyakit infeksi saluran napas.

Oleh karena itu, menjaga kulit tetap bersih adalah langkah penting untuk menghentikan penyebaran bakteri dan kuman penyakit, misalnya ke mata, hidung, atau mulut. Virus dan bakteri yang sudah masuk ke dalam tubuh akan lebih mudah menginfeksi dan menimbulkan penyakit.

Jadi, pastikan si kecil dan seluruh anggota keluarga lainnya mencuci tangan setiap kali usai beraktivitas dan sebelum makan menggunakan sabun dan membilasnya sampai bersih di bawah air mengalir.

  1. Imunisasi rutin dan lengkap

Imunisasi adalah salah satu cara untuk melindungi si kecil dari penyakit berbahaya. Bahkan, data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa imunisasi telah menyelamatkan nyawa 2-3 miliar anak di dunia setiap tahunnya dari kematian akibat penyakit infeksi.

Pastikan Bunda memenuhi jadwal imunisasi si kecil dengan tepat waktu. Selain imunisasi wajib, ada pula imunisasi tambahan yang bisa diberikan untuk melindungi si kecil dari penyakit-penyakit lainnya. Silakan konsultasikan dengan dokter anak mengenai jadwal dan jenis imunisasi untuk si kecil, ya.

mencegah anak sakit

  1. Cek kesehatan rutin untuk seluruh anggota keluarga

Cek kesehatan rutin bisa dilakukan dengan melakukan medical checkup, terutama pada orang dewasa.

Hasil medical checkup memang lebih sering menunjukkan penyakit-penyakit non infeksi yang tak bergejala, tapi hal ini tetap diperlukan untuk menimbang dan menakar risiko penyakit yang mungkin diderita oleh si kecil. Misalnya penyakit yang diturunkan secara genetik, atau penyakit akibat kesamaan gaya hidup dan pola makan.

Pada orangtua yang memiliki pola makan buruk dan terdeteksi mengalami diabetes saat medical checkup, bisa segera beralih ke pola makan sehat untuk meminimalkan risiko si kecil terkena penyakit yang sama di masa depan.

mencegah anak sakit

  1. Pemberian gizi lengkap dan seimbang

Si kecil membutuhkan nutrisi lengkap dan seimbang untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Ia membutuhkan semua elemen nutrisi mulai dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan serat. Jadi, Bunda wajib pastikan semua itu ada dalam makanan dan minumannya sehari-hari.

Pola makan yang bervariasi dan bergizi dapat membantu melengkapi semua kebutuhan nutrisinya. Tapi, memang adakalanya si kecil hanya mau mengonsumsi makanan yang itu-itu saja.

Solusinya, Bunda harus penuhi kekurangan nutrisinya dari sumber yang lain. Salah satunya susu pertumbuhan NANKID pHPro 3 untuk anak usia 1–3 tahun yang diformulasikan oleh Nestlé Research Centre, Switzerland. Keunggulannya, NANKID mengandung protein whey terhidrolisis parsial yang mudah dicerna dan membantu pembentukan otot si kecil.

Selain itu, kandungan kalsiumnya juga dapat membantu dalam pembentukan dan mempertahankan kepadatan tulang dan gigi. Ditambah kandungan asam lemak esensial LA dan ALA, 12 vitamin, 9 mineral, dan probiotik Bifidobacterium lactis, membuat NANKID dapat membantu Ibu untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal si kecil.

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

cahya

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Ibu, Lakukan 4 Kebiasaan Ini untuk Cegah Anak Sakit
Bagikan:
  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti