TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Mencari Alternatif Pembalut Wanita yang Lebih Aman

Bacaan 3 menit
Mencari Alternatif Pembalut Wanita yang Lebih Aman

Pembalut wanita yang mengandung klorin membuat kita khawatir. Bila Anda ingin mencoba alternatif pembalut lainnya, bacalah ulasan berikut.

Walaupun pemerintah menyatakan pembalut wanita mengandung klorin yang ada di daftar YLKI tetaplah aman digunakan, banyak di antara kita yang tetap khawatir dengan dampaknya terhadap kesehatan organ reproduksi wanita.

Apalagi, pembalut wanita yang termasuk ke dalam daftar YLKI tersebut merupakan pembalut yang sudah digunakan secara luas oleh masyarakat.

Menurut Direktur Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementrian Kesehatan Maura Linda Sitanggang, pemakaian klorin tidak diatur dalam standar Internasional karena aman digunakan.

Beliau mengatakan, “Ambang batas untuk klorin itu tidak dicantumkan di persyaratan internasional. Jadi, itu memenuhi syarat dengan ambang batas lemah. Kalau klorin dimakan, baru khawatir.”

Pilihlah pembalut yang aman untuk kesehatan reproduksi Anda.

Pilihlah pembalut yang aman untuk kesehatan reproduksi Anda.

Sementara menurut Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi, hal itu tidak sesuai dengan hak konsumen untuk mendapatkan produk yang aman.

YLKI mengungkapkan dalam Peraturan Mentri Kesehatan Republik Indonesia nomor 472/MENKES/PER/V/1996 tentang pengamanan bahan berbahaya bagi kesehatan, klorin tercantum sebagai bahan kimia yang bersifat racun dan memicu iritasi.

Klorin sendiri merupakan bahan yang digunakan sebagai pemutih, yang biasa digunakan untuk memutihkan kertas, pakaian dan lain-lain. Pemanfaatan klorin pada produk pembalut wanita bisa membahayakan kesehatan reproduksi.

Sebab klorin bersifat racun yang bisa memicu iritasi pada organ intim, juga bisa mengakibatkan kanker. Hal ini tentu saja menimbulkan kecemasan para wanita yang dalam kehidupannya akrab dengan produk-produk pembalut.

Bagaimana cara aman menggunakan pembalut wanita?

Bunda, memang tidak mudah untuk hidup sehat. Namun demi kesehatan reproduksi, tidak ada salahnya kita memilih pembalut yang tidak mengandung klorin.

Berikut keuntungan dan kerugian beberapa alternatif pembalut lainnya:

1. Pembalut herbal

Pembalut herbal ini cukup banyak dijual di pasaran.

Kelebihannya:

– Selain aman, karena karena berbahan dasar yang bebas dari zat-zat yang berbahaya

– Pihak produsen seringkali mengklaim produknya dapat mengurangi keputihan dan bau tak sedap.

Kelemahan:

Harganya relatif lebih mahal dari pembalut biasa.

2. Pembalut cuci ulang

Pembalut ini merupakan produk yang mulai dikembangkan oleh beberapa produsen diaper cuci ulang untuk bayi. Dilengkapi dengan celana yang tak tembus, pembalut ini menjamin darah haid tidak tembus keluar.

Kelebihan:

Pembalut wanita jenis ini dibuat dengan bahan khusus yang membuat darah haid tidak mengalir keluar sehingga aman digunakan dalam berbagai kesempatan. Anda hanya perlu mengeluarkan anggaran besar satu kali, hanya pada saat membeli.

Kekurangan:

– Sulit diperoleh, pembalut ini belum dijual secara luas dan dikenal masyarakat. Biasanya ditawarkan secara online bersamaan dengan produk popok cuci ulang untuk bayi.

– Tidak praktis bila bepergian.

– Memerlukan perlakuan khusus dalam hal mencuci, menjemur dan menyimpannya.

3. Handuk

Handuk kecil yang bersih bisa Anda jadikan pembalut. Hal ini jelas lebih aman, ekonomis dan bisa Anda dapatkan dengan mudah.

Kelebihan:

– Aman, ekonomis dan mudah didapat.

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

Kekurangan:

– Tidak praktis bila bepergian

– Memerlukan perlakuan khusus dalam hal mencuci, menjemur dan menyimpannya.

Bila Anda memilih untuk menggunakan pembalut cuci ulang dan handuk, berikut tips yang bisa Anda lakukan untuk menjaga pembalut tersebut aman untuk digunakan.

Tips mencuci pembalut

1. Cucilah pembalut/handuk tersebut secara terpisah

Gunakan sabun mandi sisa/khusus untuk membersihkan noda yang cenderung membandel. Diamkan beberapa saat lalu cucilah hingga bersih.

2. Jemurlah pembalut pada tempat yang terkena cahaya matahari

Pada saat menjemur, sebisa mungkin pembalut terkena cahaya matahari. Selain untuk mempercepat proses pengeringan, juga untuk menghilangkan bakteri dan kuman yang masih tersisa pada pembalut/handuk tersebut.

3. Simpanlah di tempat yang kering, bersih dan tertutup

Agar tidak terkena debu, kotoran dan kuman, Anda bisa menyediakan bagian khusus dalam lemari Anda untuk menyimpan pembalut/handuk tersebut, hingga kelak bisa langsung digunakan pada saatnya.

Demikianlah Bunda, semoga bermanfaat.

Pembalut khusus bersalin adalah barang wajib setelah persalinanan yang sering diabaikan saat mengemas tas untuk dibawa ke rumah sakit.
Klik disini untuk mengetahui pembalut khusus bersalin terbaik.

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Liza P. Arjanto

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Mencari Alternatif Pembalut Wanita yang Lebih Aman
Bagikan:
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti