TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Coba meracik slime sendiri, anak ini terkena luka bakar

Bacaan 4 menit
Coba meracik slime sendiri, anak ini terkena luka bakar

Dokter mendiagnosis Fisher terkena luka bakar kimia, dan memberi tahu ibunya bahwa slime tersebut adalah penyebabnya.

Slime adalah mainan anak yang sangat populer saat ini. Mainan ini amat disukai karena bentuknya yang kenyal dan membuat kita gemas untuk menekan atau mengepalnya. Namun siapa yang sangka, mainan yang menggemaskan ini ternyata juga bisa membahayakan.

membuat slime

Layla Fisher (10 tahun) terkena luka bakar kimia, tangannya melepuh cukup parah. Sebelumnya Layla mencoba membuat slime dari resep yang dia temukan secara online. Dia mencampur beberapa bahan baku yang digunakan untuk membuat slime, termasuk lem, shaving foam, dan lensa kontak. Bahan-bahan tersebut mengandung boraks kimia yang pekat.

Ibunya Gemma Williams (39 tahun) percaya bahan yang mengandung boraks tersebut juga ditemukan dalam produk pembersih rumah tangga, inilah yang membuat putrinya terluka yang amat menyakitkan.

Ibu dua anak ini membagikan foto-foto luka bakar anaknya untuk memperingatkan orang tua lainnya tentang bahaya permainan yang membuat anak-anak keranjingan ini.

Menurut Gemma, dokter mengatakan kalau luka bakar kimia yang diderita anaknya akibat dari membuat slime sendiri.”

“Seiring waktu, lukanya berangsur-angsur semakin memburuk.”

membuat slime

Luka bakar akibat membuat slime sendiri (sumber: Caters News Agency)

Kondisi jari Fisher semakin memburuk akibat slime

Fisher mulai membuat slime sejak awal bulan ini, dia melakukannya secara teratur. Dengan bermodalkan bahan-bahan dari dapur orang tuanya, juga yang ada di kamar mandi, serta beberapa pewarna makanan, ia bermain dengan mainan tersebut selama beberapa jam.

Pada malam harinya Fisher mengeluhkan jarinya yang gatal-gatal. Lalu esok paginya, ketika terbangun jari-jarinya lecet semua, dan semakin memburuk beberapa hari kemudian.

Saat itu akhir pekan, di mana praktik dokter sedang tutup. Sang ibu pun hanya bisa berharap iritasi akan membaik, sambil menunggu hari Senin untuk memeriksanya ke dokter.

Dokter mendiagnosis Fisher terkena luka bakar kimia, dan memberi tahu ibunya bahwa slime tersebut adalah penyebabnya.

Slime memang sangat populer di kalangan anak-anak. Biasanya slime dibuat dalam berbagai macam variasi dan berwarna-warni. Slime sering digunakan untuk acara-acara anak, seperti acara ulangtahun atau event-event bertemakan anak.

membuat slime

Fisher dan ibunya Gemma Williams (sumber: Caters News Agency)

Dua minggu setelah kulitnya melepuh, Fisher masih meminum antibiotik. Namun infeksi yang dideritanya sudah hampir sembuh sepenuhnya.

Williams mengatakan sebagai orang tua dia merasa bersalah, dan sudah seharusnya ia memantau putrinya lebih dekat lagi. Kini satu hal yang pasti, bahwa anaknya tidak akan menyentuh barang itu lagi.

Fisher mengatakan meskipun suka bermain dengan slime bersama teman-temannya, dia tidak akan memainkannya lagi ke depannya. “Saya mulai bermain dengan slime karena semua teman saya memainkannya, dan saya hanya ingin bergabung,” kata Fisher.

Bahaya mainan slime untuk anak

Sementara itu, mengutip dari laman HelloSehat, ada beragam bahaya yang harus diwaspadai dari mainan slime. Berikut ini di antaranya:

1. Mengandung zat boron

Menurut Public Interest Research Group di Amerika Serikat, mainan slime berbahaya karena mengandung zat boron. Boron adalah mineral yang sering digunakan di dalam bahan produk industri seperti deterjen dan pupuk.

Lalu, berdasarkan Centers for Disease Control and Prevention (CDC), paparan atau menghirup zat boron dapat mengiritasi kulit, mata, hidung, dan tenggorokan. Jika termakan, zat boron dapat mengiritasi saluran pencernaan dan mengakibatkan sakit perut, muntah, diare, atau gangguan pencernaan lainnya.

Tidak ada yang tahu berapa tepatnya takaran dosis boron dalam mainan slime. Namun, menelan zat boron sekaligus dalam dosis besar dapat berakibat fatal.

Menelan 5-6 gram boron murni dapat menyebabkan kematian pada anak-anak. Dosis boron yang mematikan untuk orang dewasa diperkirakan sebanyak 15 hingga 20 gram.

2. Mengandung boraks

Seperti yang sudah disebut di atas, mainan slime di pasaran umum dibuat dengan boraks. Menurut Robin Jacobson, dokter anak di NYU Langone Medical Center, paparan boraks langsung dapat menyebabkan sensasi panas terbakar pada kulit, terutama jika menyentuhnya terlalu sering.

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Selama membuat mainan slime, uap zat boraks bisa naik ke udara dan terhirup kemudian mengiritasi saluran pernapasan. Sementara bila sampai tertelan dalam dosis besar, akibatnya adalah keracunan.

Nah bunda, mulai sekarang kita harus lebih ketat lagi mengawasi anak-anak dalam bermain.

sumber nypost

Baca juga:

Tak sengaja tarik kabel slow cooker, bayi 1 tahun alami luka bakar parah

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Kiki Pea

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Coba meracik slime sendiri, anak ini terkena luka bakar
Bagikan:
  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti