TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Viral! Mata seorang anak mengeluarkan darah akibat radiasi, ini penjelasan dokter

Bacaan 3 menit
Viral! Mata seorang anak mengeluarkan darah akibat radiasi, ini penjelasan dokter

"Penyesalan memang selalu datang belakangan. Tiap liat matanya Syahla keluar cairan mirip darah sama nanah, rasanya hancur dan sakit,"

Beberapa waktu lalu, media sosial dihebohkan dengan sebuah unggahan. Di mana dalam unggahan tersebut terlihat seorang anak perempuan dengan mata mengeluarkan darah dan nanah. Kondisi anak tersebut awalnya diduga akibat efek dari radiasi gadget.  Benarkah?

Viral seorang anak mengeluakan darah dan nanah dari matanya

Unggahan tersebut dibagikan oleh akun Facebook bernama Syahryani Aras, pada 23 Oktober 2019 lalu. Dalam unggahan tersebut, ia menceritakan pengalaman kurang menyenangkan yang dialami oleh anaknya SAZ.

Syahryani Aras menceritakan bahwa SAZ mengeluarkan cairan yang mirip darah dan nanah dari matanya. Ia menyesal karena telah lalai memberikan ponsel pada anaknya meski telah dilarang oleh dokter.

Ia pun berpesan pada para orangtua lainnya agar lebih berhati-hati dengan radiasi ponsel. Sebab menurutnya, radiasi ponsel bukanlah hoax.

Berikut cerita selengkapnya:

“Sudah banyak yang share tentang bahaya radiasi ponsel pada anak di bawah 12th dan dokternya pun sudah larang kami untuk ngasih hp sama Syahla, tapi tetap saja saya lalai. Sebagai ibu yang tidak tega liat anak nangis dan rewel, apalagi saat sedang mengerjakan sesuatu. Mau gak mau saya kasih nonton YouTube biar anteng, meski tau itu salah dan bisa berakibat fatal pada anak. Penyesalan memang selalu datang belakangan. Tiap liat matanya Syahla keluar cairan mirip darah sama nanah, rasanya hancur dan sakit. Sebenarnya saya malas posting karena tidak sanggup menjawab pertanyaan dan komentar orang-orang. Tolong do’akan saja anak saya agar lekas sembuh. Sudah ada dokter yang tangani, mohon jangan jualan produk di sini. Niat saya hanya berbagi agar bisa lebih hati-hati lagi karena bahaya radiasi ponsel bukan hoax. Jangan sekedar membatasi tapi harusnya memang tidak dikasih titik,” cerita Syahryani Aras.

Artikel terkait: Berbahayakah radiasi ponsel terhadap janin?

Kebiasaan melihat ponsel

Dilansir dari Kompas.com, Syahryani Aras mengungkapkan bahwa kejadian kurang menyenangkan tersebut terjadi sekitar 20 Oktober 2019 lalu. Sebelum kejadian tersebut, sang anak menonton YouTube sampai tertidur.

Syahryani Aras juga mengaku bahwa sang anak kerap menonton YouTube dan melihat ponsel dengan jarak yang sangat dekat dari matanya.

“Jaraknya cuma sekitar satu jengkal, agak dekat memang,” ungkapnya.

Sehari setelah kejadian itu, kondisi sang anak membaik setelah diberikan salep dari apotek.

“Namun, sorenya cairan itu keluar lagi,” jelasnya.

Akhirnya, Syahryani Aras membawa sang anak ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

“Alhamdulillah setelah dari puskesmas dan diberikan salep antibiotik, sampai sekarang tidak pernah mengeluarkan cairan sepeti nanah lagi,” pungkasnya.

Mata mengeluarkan darah dan nanah benarkah efek dari radiasi?

mata mengeluarkan darah 1

Menanggapi cerita tersebut, spesialis mata bidang retina di Pusat Mata Nasional Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung, dr. Grimaldi Ihsan, SpM mengungkapkan bahwa radiasi ponsel sama sekali tidak menyebabkan infeksi pada mata.

“Itu tidak benar ya. Hoax, karena radiasi sama sekali tidak menyebabkan infeksi mata,” ujarnya, Sabtu (2/11/2019).

Menurutnya, kasus SAZ yang mengeluarkan cairan darah dan nanah dari mata bisa disebabkan karena beberapa hal.

“Kontaminasi bakteri, bisa dari mana aja, tertular dari orang lain atau tangan kotor yang terkontaminasi bakteri sehingga menyebabkan infeksi mata,” jelasnya.

Adapun lendir yang dijelaskan dalam cerita tersebut bisa jadi dikarenakan sebuah penyakit yang bernama konjungtivitis. Konjungtivitis adalah suatu peradangan atau infeksi pada selaput bening mata.

Grimaldi mengungkapkan bahwa tandanya sudah jelas, belek yang dialami SAZ berwarna hijau hampir pasti terdapat kontaminasi bakteri.

Penularannya dapat melalui kontak langsung, seperti dari teman, orangtuanya, atau saudara yang tangannya sedang kotor atau memang sedang mengidap penyakit mata konjungtivitis.

Grimaldi kemudian menjelaskan bahwa penyakit tersebut memang bisa diobati menggunakan antibiotik.

TAP ID APP BANNER NEW (6)

Referensi: Kompas.com

Baca juga:

Tengkorak Anak Lebih Tipis, Bahaya Radiasi Ponsel pun Lebih Besar

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fadhila Auliya Widia Putri

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Viral! Mata seorang anak mengeluarkan darah akibat radiasi, ini penjelasan dokter
Bagikan:
  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti