Sering beda pendapat sama mertua? Ini yang bisa Anda lakukan

Sering beda pendapat sama mertua? Ini yang bisa Anda lakukan

Meskipun tidak mudah, konflik dengan mertua sebenarnya bisa diatasi, kok.

Hubungan antara mertua dan menantu memang tidak semanis madu. Bahkan, tidak sedikit yang merasa memiliki masalah dengan mertua karena sering cek cok, beda pandangan, 

Sebenarnya, ada banyak alasan yang melatar belakangi hubungan antara menantu  dan mertua ini sering kali tak mesra. Umumnya, memang terkait dengab kecemburuan, dan perbedaan pola asuh. 

Memang, cara mendidik anak ala mertua dan kita sebagai orangtua masa kini akan memiliki banyak berbedaan. Biar bagaimana pun, hal ini tentu saja dipengaruhi karena jarak zaman pengasuhan yang pun memang sudah berbeda. Terlebih bila mertua punya standar atau keinginan tersendiri. 

Artikel terkait: Punya mertua galak? Ini 4 saran psikolog untuk menghadapinya

Cara mengatasi masalah dengan mertua

Menghilangkan gap antara menantu dan mertua

Karena perbedaan zaman inilah yang mau tidak mau membuat jarak antara mentu dan mertua. Dalam hal ini, Monica Sulistiawati, M.Psi, Psikolog mengatakan, agar tidak ada gap antara mertua – menantu, beberapa hal perlu dipahami.

Bagaimana caranya?

Menurunkan ekspektasi

“Kalau ibu mertua agak khusus, ekspektasi kita jangan tinggi, nanti kita kecewa lalu stres, diturutin saja. Kita turunin ekspektasi kita kalau memang kita menilai orangtua kita kurang bisa diandalkan, jadi kita yang lihat sendiri,” ungkap Monica saat ditemui beberapa waktu lalu.

Cara menghindari masalah dengan mertua

Lebih lanjut, Monica mengatakan memang ada sebagian orang yang berhasil menaklukan hati mertua, namun sebagian lagi beberapa memang tidak bisa diubah dengan apapun.  Menurutnya, hal ini bisa disebabkan karena mertua pasti punya standar dan ekspektasi tersendiri pada menantunya.

“Buktikan dengan berjalannya waktu. Mau diubah juga akan sulit.  Nggak bisa diapa-apain soalnya, mertua akan punya ekspektasi sendiri, punya standar sendiri, tapi kita sebagai menatu sekaligus orangtua tentu harus belajar untuk mendidik, merawat, mengasuh anak kita sendiri.

Ya sudah buktikan dengan berjalannya waktu bahwa dengan cara yang kita lakukan, kita juga bisa mengasuh. Tapi mertua juga nggak usah dikomplain, nggak usah diajak berantem, buktikan saja kita bisa,” tutur Monica.

Artikel terkait: Ibu mertua sering cemburu pada Anda? Begini 4 cara meluluhkan hatinya

Ia menambahkan, jika sewaktu-waktu ada masalah dengan mertua yang sulit dihindari, tak ada salahnya menjadikan pasangan sebagai pintu komunikasi dengan mertua. 

 Hal ini satu satu cara yang bisa Anda lakukan bila sulit untuk mengungkapkan perasaan pada sang mertua secara langsung.

“Menariknya ketika kita merasa lebih mudah bicara dengan orangtua kita, itu akan jadi sama posisinya kalau pasangan kita atau suami kita yang bicara dengan orangtuanya. Kalau ada apa-apa kita bisa curhat ke suami kita, bisa ngomong, ‘tolong bilangin, dong, sama mama kamu’.  Jadi sampaikan pesan lewat suami. Maka jadikan pasangan kita sebagai pintu komunikasi antara kita dan mertua,” tutup Monica.

Nah Parents, semoga informasi ini membantu Parents ya!

Baca juga: 

Tips Berkomunikasi dengan Mertua Tentang Cara Mendidik Anak Saat Anda Tinggal Bersama

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner