TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Tak cuma makanan, celana dalam juga bisa kadaluwarsa, ini risikonya!

Bacaan 3 menit
Tak cuma makanan, celana dalam juga bisa kadaluwarsa, ini risikonya!

Celana dalam pun punya masa kadaluwarsa nya, lho, Bunda. Berikut penjelasannya.

Kita semua pasti sudah mengetahui bahwa bahan makanan akan kadaluwarsa dalam jangka waktu tertentu. Faktanya, tidak hanya bahan makanan dan minuman yang punya masa kadaluwarsa, pun dengan pakaian dalam, lho, Bunda.

Kok, bisa?

Pakaian dalam punya masa kadaluarsa

masa kadaluarsa

Bahan makanan dan minuman rata-rata memiliki masa kadaluwarsa untuk mencegah digunakan lagi. Alasannya, tentu saja dikarenakan kandungan produk tersebut sudah dianggap tidak sempurna sehingga tidak layak lagi untuk dikonsumsi.

Produk yang telah melewati masa kadaluarsa biasanya akan mengalami perubahan pada rasa, warna, aroma, dan tekstur. Artinya, produk tersebut tentu saja berisiko dipenuhi bakteri. Saat mengonsumsinya tentu akan sangat rentan mengalami infeksi.

Bagaimana dengan pakaian dalam seperti celana dalam?

Dalam hal ini, The Good Housekeeping Institute memaparkan bahwa pakaian dalam juga memiliki masa kadaluarsa yang perlu diperhatikan. Meskipun tidak dicantumkan tanggal masa kadaluarsanya, namun sangat dianjurkan untuk mengganti celana dalam setiap tahunnya.

Artikel terkait: Hamil dan tetap trendi dengan 5 pilihan celana hamil yang akan hits di tahun 2019!

Penting untuk diketahui, setiap kali kita mencuci pakaian dalam sebenarnya bukan berarti pakaian dalam tersebut akan bersi 100%, justru akan ada bakteri yang tertinggal. Maka tak mengherankan jika setelah digunakan berulang-ulang dalam beberapa waktu, pakaian dalam bisa mengandung hingga 10.000 bakteri hidup.

Hal inilah yang yang membuat pentingnya untuk mengganti celana dalam secara berkala. Jika pengggunaan celana dalam lebih dari 1 tahun, maka Anda akan lebih mudah terinfeksi jamur dan ISK (Infeksi Saluran Kemih).

Cara lebih sehat untuk menggunakan celana dalam

masa kadaluarsa

Sebuah penelitian menemukan beberapa cara sehat dalam penggunaan celana dalam. Beberapa cara tersebut di antaranya:

Artikel terkait: Pemilihan Nutrisi Tepat Cegah Dermatitis Atopik pada Si Kecil

  • Untuk melindungi diri Anda dari risiko infeksi, sebaiknya Anda tidur tanpa mengenakan pakaian dalam.
  • Hindari menggunakan celana dalam yang sama lebih dari 1 hari. Nyatanya, satu dari empat pria mengenakan pakaian dalam yang sama, selama dua hari berturut-turut.
  • Pastikan tidak ada residu deterjen yang tertinggal saat mencuci celana dalam.
  • Anda baiknya tidak menggunakan pemutih pakaian untuk mencuci celana dalam. Usahakan juga untuk menggunakan deterjen tanpa pemutih. Zat pemutih dalam deterjen mungkin tidak baik untuk kulit daerah intim.
  • Anda baiknya tidak menyetrika celana dalam. Celana dalam berisi bahan dan detail yang bisa rusak jika terkena suhu atau tekanan tinggi.
  • Jika ingin mencuci celana dalam di mesin cuci, pisahkanlah dengan pakaian lain. Jangan mencampur celana dalam dengan lain di mesin cuci.
  • Pewarna pakaian biasa bisa saja akan luntur selama pencucian, dan mengkontaminasi pakaian dalam. Pewarna pakaian yang luntur tersebut mungkin saja tidak baik untuk kulit daerah intim.

Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, mengapa tidak segera melakukan pemeriksaan kondisi pakaian dalam di rumah. Siapa tahu, memang suda saatnya diganti,

Tak cuma makanan, celana dalam juga bisa kadaluwarsa, ini risikonya!

Referensi: The Link, Good house keeping

Baca juga:

Jarang ganti celana dalam, perempuan ini dapatkan luka mengerikan di vagina

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Nia Lara Sari

Diedit oleh:

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Tak cuma makanan, celana dalam juga bisa kadaluwarsa, ini risikonya!
Bagikan:
  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti