Manfaat dan dampak negatif perlombaan untuk anak

Manfaat dan dampak negatif perlombaan untuk anak

Lomba anak memiliki dampak positif bagi anak-anak, tetapi juga bisa membawa dampak negatif. TheAsianParent membahasnya khusus untuk Anda.

 

Mengikutsertakan anak dalam lomba seperti yang sering diadakan di kota-kota seperti fashion show, model, menyanyi, mewarnai, menggambar dan lainnya memang menyenangkan. Apalagi jika melihat mereka sebagai juara lomba anak tentu amat membanggakan ayah dan bunda.

Dampak Positif Mengikuti Lomba Anak

Perlombaan tersebut memang banyak manfaatnya, dari mengembangkan potensi anak sampai memupuk rasa percaya diri mereka. Seperti pada lomba mewarnai, anak belajar untuk percaya pada kemampuannya, mencocokan warna, mengambil keputusan warna yang digunakan, memahami media dan alat yang digunakan, serta mempraktekkan tehnik mewarnai yang sudah dipelajarinya. Dengan ikut lomba si anak akan makin mengasah kemampuannya menjadi lebih baik lagi.

Dampak Negatif dari Orangtua

Tapi orangtua perlu berhati-hati, karena biasanya ambisi pribadi orangtua terlibat di dalamnya. Begitu inginnya orangtua agar anaknya memenangkan perlombaan sehingga menuntut anak untuk menjadi pemenang lomba. Dari sini perlombaan menjadi dampak yang negatif bagi anak, karena secara mental anak memperoleh beban dan tekanan dari orangtua. Apalagi jika kemudian si anak tidak memenangkan perlombaan dan tidak memperoleh satu piala pun, yang membuat orangtua menyalahkan si anak, baik langsung maupun tidak langsung orangtua menunjukkan rasa kecewa.

Jika hal tersebut terjadi, maka akan membuat anak menjadi rendah diri yang kemudian lambat laun akan membuat si anak meyakini bahwa dirinya tidak memiliki kemampuan untuk dibanggakan kepada orangtuanya.

Tentu hal tersebut tidak diinginkan terjadi pada anak kita, sehingga sebagai orangtua perlu mengetahui sikap yang perlu ditampilkan sebagai orangtua yang sangat peduli dengan perkembangan anak.

Sikap orangtua yang perlu ditanamkan:

  • Perlombaan bersifat fun

Hal inilah yang harus diingat oleh orangtua dalam mengikutsertakan anaknya dalam lomba, yaitu lomba bertujuan membuat anak senang atau fun. Sehingga jangan memberikan tuntutan apapun pada anak.

  • Menerima hasil lomba dengan tulus

Menang atau kalah dalam berlomba semua anak akan memperoleh ‘nilai lebih’, baik pengalaman baru, pengetahuan baru atau teman baru. Orangtua tetap harus menerima dengan tulus apapun kondisi anak dan tidak melihat anak sebagai loser (orang yang kalah dan tidak mampu).

Dampak Negatif untuk Anak

Terkadang ada juga anak yang tidak dapat menerima kekalahan, dalam hal ini diperlukan kedewasaan orangtua dalam memberikan pengertian kepada anak bahwa menang dan kalah adalah hal yang wajar dalam tiap perlombaan.

Tetaplah memberikan semangat dan dukungan agar anak tidak mudah menyerah dan patah semangat dalam menghadapi kekalahan.

Dari hal-hal tersebut menandakan bahwa faktor orangtualah yang menjadi penentu dari dampak lomba-lomba yang akan diikuti oleh anak. Sehingga jangan segan atau takut untuk mengikutserakan mereka dalam perlombaan. Dukung dan semangati  anak kita.

“Victory is sweetest when you’ve known defeat” – Malcolm Forbes

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

Yenny The

app info
get app banner