Punya lemari IKEA ini? Hati-hati sudah 8 anak meninggal karenanya

Punya lemari IKEA ini? Hati-hati sudah 8 anak meninggal karenanya

Anak balita rentan jadi korban tertimpa lemari berlaci. Apa tips bagi orang tua untuk mencegah kejadian yang mengancam keselamatan anak ini?

Lemari IKEA, karena desainnya yang minimalis dan modern, produk ini sudah menjadi favorit banyak Parents. Namun ketika tipe lemari berlaci Malm dari IKEA bisa mengancam keselamatan hingga menyebabkan anak meninggal, apa yang harus orang tua lakukan?

Korban tertimpa lemari IKEA berusia di bawah 3 tahun

Menurut data US Consumer Product Safety Commission (CPCS), setidaknya sudah 8 anak meninggal tertimpa lemari IKEA tipe ini. Semua korban berusia di bawah 3 tahun. Kejadian naas ini pertama kali terjadi sekitar 28 tahun lalu, dan 7 kasus lainnya terjadi setelah 2002.

Seperti dikutip dari laman independent.co.uk, kasus terakhir terjadi pada Mei 2016. Jozef Dudek, 2 tahun, dari Buena Park California ditemukan meninggal terjebak di bawah lemari berlaci Malm. Pada waktu itu Jozef sedang tidur di kamarnya. Ketika sang ayah mengecek anaknya, balita ini ditemukan tidak sadar dan berada di bawah lemari yang terjatuh. Demikian menurut surat yang dirilis oleh pengacara keluarga.

Pada Juni 2016, produsen furniture asal Swedia ini sudah meminta konsumen segera memeriksa keamanan pemasangan lemari IKEA yang ada di rumah agar tidak mudah terjatuh. Atau mengembalikan lemari berlaci tersebut ke IKEA.

Tahun ini, IKEA kembali menginfokan penarikan 29 juta lemari berlaci Malm. CEO Lars Petersson mengungkapkan bahwa IKEA ingin meningkatkan kesadaran konsumen tentang kampanye penarikan dan pemeriksaan kembali beberapa tipe lemari berlaci yang mudah terjatuh, terutama bila tidak dipasang di dinding dengan sempurna.

Menurut Petersson, IKEA sudah menyebarkan kampanye ini secara luas melalui media sosial, website, media cetak dan televisi. Perusahaan ini sudah mengirimkan email ke 13 juta orang tentang info ini sejak dua bulan lalu.

Perhatikan keamanan pemasangan lemari IKEA

Pejabat sementara CPSC, Ann Marie Buerkle, menyatakan bahwa konsumen yang memiliki furnitur ini dapat mencegah potensi bahaya dengan menghubungi IKEA.

Kampanye yang hanya berlaku untuk konsumen di Amerika dan Canada ini juga hanya akan memeriksa lemari berlaci anak dengan ketinggian lebih dari 23.5 inci (sekitar 60 cm) atau lemari berlaci dewasa ketinggian lebih dari 29.5 inci (sekitar 75 cm).

Konsumen dapat menghubungi IKEA untuk melakukan kembali pemasangan lemari IKEA ke dinding secara gratis. Perusahaan juga menawarkan mengirim petugas ke rumah untuk melakukan pemasangan tersebut.

IKEA juga menawarkan pengembalian uang bagi konsumen yang tidak ingin lagi memakai lemari tersebut. Konsumen bisa membawanya ke toko atau IKEA akan mengambilnya ke rumah.

Lantas, apa tanggapan IKEA Indonesia mengenai keamanan lemari IKEA tipe ini? Menurut Ririn Basuki, Public Relations Manager IKEA Indonesia, keamanan produk selalu menjadi prioritas utama bagi perusahaan ini.

Menanggapi hal ini, IKEA Indonesia bekerjasama dengan IKEA global telah berinvestasi untuk menerapkan program kesadaran global bernama Secure It!. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya terjatuhnya furnitur atau perabot dan bagaimana cara mencegahnya.

“Produk lemari berlaci Malm ini dijual di Indonesia dan telah memenuhi semua persyaratan wajib. Penting diketahui bahwa penarikan produk lemari berlaci di Amerika didasarkan pada standar lokal setempat yaitu Consumer Product Safety Commission dan hanya berlaku di pasar tertentu,” ujar Ririn.

Ririn juga menekankan bahwa cara terbaik mencegah terjatuhnya perabot adalah dengan mengaitkannya ke dinding menggunakan alat pengait yang disertakan, sesuai dengan panduan perakitan. Selain itu, di dalam panduan perakitan juga disertakan informasi mengenai pentingnya menggunakan alat pengait yang tertera di dalam petunjuk perakitan serta cara-cara menggunakannya.

Hal ini juga disampaikan di dalam label harga pada unit yang di display, pada signage di dalam toko, dan informasi produk secara online.

“Lemari berlaci IKEA telah memenuhi semua persyaratan stabilitas wajib di semua pasar yang menjualnya. Namun, sangatlah penting untuk mengaitkannya ke dinding demi keamanan,” Ririn menambahkan.

Baca juga: Penelitian: Dampak jari tangan terjepit bisa membuat anak cacat seumur hidup

Mencegah anak kecelakaan tertimpa lemari

 Tak bisa dipungkiri, usia balita gemar memanjat saat bereksplorasi. Anak juga punya kebiasaan mencoba kegiatan orang dewasa seperti menarik dan memasukkan kembali laci lemari. Maka itu, ketinggian dan kekokohan furniture rumah tangga harus sangat diperhatikan juga.

Maka itu, perlu dilakukan tindakan preventif mengaitkan lemari, terutama sejenis lemari IKEA di atas, dengan kuat ke dinding. Selain itu, sebaiknya Parents juga tidak meletakkan benda berat seperti televisi di atas lemari. Cara peletakan semacam ini akan membuat pusat gravitasi bergeser dan membuat lemari atau rak tidak stabil.

Jadi, tidak hanya cermat memilih furnitur, Parents juga perlu benar-benar memeriksa keamanan pemasangan furnitur tersebut, ya!

 

Baca juga:

5 Benda yang Paling Banyak Menyebabkan Kecelakaan Anak Menurut Dokter UGD

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Semua opini & pendapat dalam artikel ini merupakan pandangan pribadi milik penulis, dan sama sekali tidak mewakilkan theAsianparent atau klien tertentu.
app info
get app banner