Demi mengawetkan kesuburan, Kourtney Kardashian ingin membekukan sel telurnya

lead image

Meski sudah memiliki 3 anak, Kourtney Kardashian ingin membekukan sel telur, untuk berjaga-jaga apabila kelak setelah menopause, ia ingin menambah anak.

Kardashian bersaudara memang bukan keluarga paling subur di Amerika, tetapi liputan media kepada mereka kerap berkisar pada soal anak, entah kehamilan, kelahiran, maupun perkembangan anak. Topik itu juga yang membuat Kourtney Kardashian disorot baru-baru ini.

Kourtney Kardashian berencana membekukan sel telur

Wanita berusia 39 tahun ini, memutuskan untuk tidak punya anak lagi. Namun, sebagai antisipasi jika suatu saat ia berubah pikiran dan ingin menambah anak, dan menghindari kemungkinan saat itu ia sudah menopause, ia berencana membekukan sel telurnya.

Kabar itu ia ungkap di episode terbaru reality show Keeping Up with the Kardashians.

“Aku berniat membekukan sel telurku,” ujarnya.

“Aku harus langsung melakukannya agar aku tidak terus bepikir, ‘Apakah aku mau punya anak lagi?’. Berpikir membuatku merasa mendapat tekanan.”

 

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 

Thank you Bali for the happiness and peace.

A post shared by Kourtney Kardashian (@kourtneykardash) on

Janet Jackson membuat Kourtney Kardashian terinspirasi

Dari mantan pasangannya, Scott Disick, Kourtney Kardashian memiliki tiga orang anak, yakni Mason (8 tahun), Penelope (5 tahun), dan Reign (3 tahun).

Meski sekarang ia tidak ingin menambah anak, pengalaman Janet Jackson, saudara perempuan Michael Jackson, yang melahirkan putra pertamanya pada usia 50 tahun, 2017 lalu membuatnya terinspirasi untuk membekukan sel telur.

Artikel terkait: Pembekuan Sel Telur untuk Wanita di Atas 40 Tahun

Penelitian dari Sekolah Kedokteran New York University melaporkan, liputan media atas kehamilan artis-artis membuat masyarakat membayangkan bahwa hamil di atas usia 40 tahun itu mudah.

Tahun 2009 lalu, Kourtney Kardashian pernah membuat sensasi ketika ia melahirkan putra pertamanya, Mason. Ketika persalinan normal itu berlangsung, Kourtney ikut menarik bayinya keluar (prosesi persalinan ini ditayangkan dalam acara Keeping Up with the Kardashians).

 

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 

Behind the scenes from my shoot for @gqmexico and #GQLatinAmerica December/January covers. On newsstands today.

A post shared by Kourtney Kardashian (@kourtneykardash) on

Ia juga menjadi role model bagaimana seorang ibu tiga anak bisa membuat tubuhnya kembali sempurna setelah melahirkan. Ya, maklum saja, sebagai selebritas sekaligus jutawan, ia punya rombongan pelatih pribadi yang siap sedia membantunya jadi seksi kembali.

Membekukan sel telur untuk mengawetkan kesuburan

Berlainan dengan laki-laki, produksi sel telur wanita terbatas hingga usia tertentu. Umumnya menopause atau berhentinya produksi sel telur di rahim perempuan terjadi di pertengahan usia 40-an.

Untuk “melawan” menopause, membekukan sel telur jauh-jauh hari bisa menjadi alternatif, terutama bagi perempuan yang merasa belum siap memiliki anak.

Pembekuan sel telur dilakukan dengan cara mengambil sel telur kemudian menyimpannya di tempat bersuhu -190 derajat Celcius. Usia ideal untuk membekukan sel telur adalah dari usia 20-an dan pertengahan 30-an.

Namun, mengutip dari laman Alodokter, ada sebagian klinik yang hanya menerima pembekuan sel telur dari perempuan berusia di atas 40 tahun. Dikutip dari Detik, salah satu tempat penyimpanan sel telur ada di Klinik Yasmin Kencana RS Cipto Mangunkusumo Jakarta. Di tahun 2011, biaya penitipannya sebesar Rp.1-2 juta per tahun.

Masih dari Detik, pada tahun 2011 Kepala Klinik Yasmin Kencana dr. Andon Hestiantoro, Sp.OG. mengatakan, “Di seluruh dunia baru ada 11 kehamilan yang berasal dari indung telur yang dibekukan.”

*** 
Apakah Bunda juga tertarik membekukan sel telur seperti yang dilakukan Kourtney Kardashian?

 

 

Sumber: Dailymail, Motherly

Baca juga; 

Apa Sih yang Dimakan Kim Kardashian Agar Langsing Setelah Melahirkan?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Adroid.