TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Penembakan di Mesjid Selandia Baru, 2 WNI seorang ayah dan anaknya jadi korban

Bacaan 2 menit
Penembakan di Mesjid Selandia Baru, 2 WNI seorang ayah dan anaknya jadi korban

Seorang ayah bersama anaknya menjadi korban aksi pemembakan brutal di masjid Selandia Baru.

Dunia tengah berduka. Betapa tidak, hari ini terjadi penembakan di Masjid Selandia Baru. Korban penembakan telah tercatat berjumlah 49 orang, di antaranya adalah 2 warga negara Indonesia.

Lebih menyedihkannya lagi korban penembakan brutal di dua masjid di kota Christchurch, Selandia Baru ini adalah dua WNI yang terdiri dari ayah dan anak.

Sayangnya, data korban WNI masih belum bisa diungkap. Keterangan ini diberikan oleh Tantowi Yahya, selaku Dubes RI untuk Selandia Baru di Wellington.

“Seorang bapak dan anaknya, yang sholat di masjid tersebut. (Identitas) belum bisa kami sampaikan,” ujar Tantowi pada Detik News.

Korban penembakan

Sementara CNN Indonesia menyebutkan bahwa total korban penembakan menjadi 49 orang.

Mike Bush, Komisioner Kepolisian Selandia Baru kepada Reuters memberikan keterangan bahwa diperkirakan ada 41 korban tewas di masjid Al-Noor, dan tujuh di masjid Linwood Islamic Center, dan satu korban lainnya tewas di rumah sakit.

Saat ini empat tersangka penembakan brutal ini telah ditahan pihak kepolisian. Kepolisian juga telah mengamankan barang bukti berupa beberapa bahan peledak yang sempat dipasangkan pada sebuah mobil. Salah satu tersangka yang diamankan adalah warga negara Australia.

Korban penembakan

Sumber: Kumparan

Peristiwa ini tentu saja menggoreskan luka pada seluruh dunia, terutama pihak keluarga yang menjadi korban.

Mirisnya lagi, pelaku penembakan di salah satu Masjid masjid di Christchurch, Selandia Baru, dilaporkan menyiarkan langsung aksinya saat melepaskan tembakan secara membabi buta pada Jumat (15/3) melalui Facebook Live.

Korban penembakan

Sumber: CNN

Media lokal menyebutkan bahwa tersangka memperlihatkan aksi brutalnya ketika melepaskan tembakan secara brutal di dalam masjid. Setelah aksi itu terlihat banyaknya korban penembakan di dalam masjid.

Rupanya, di dalam masjid terbut ada enam warga negara Indonesia (WNI) berada di Masjid Al Noor ketika penembakan terjadi. Tiga di antaranya berhasil kabur dan bersembunyi di rumah warga, sementara yang lainnya belum dapat dihubungi.

Tak lama waktu berselang, setelah penembakan di Masjid Al Noor, kejadian serupa kembali terjadi di masjid berbeda, di Linwood, yang juga berada di wilayah Chirstchurch.

Serangan teror di dua masjid Selandia Baru ini terjadi pada hari ini, Jumat (15/3/2019) pagi waktu Indonesia.

Meskipun serangan hanya berlangsung selama beberapa menit, namun 49 orang dikabarkan tewas dan puluhan lainnya menjadi korban penembakan yang terluka.

Aliran doa dari seluruh warga net pun terus membanjiri lini masa. Setidaknya hal ini diperlihatkan dengan adanya tagar #NewZealand, #Christchurch, #NewZealandShooting, #Muslims, dan #PrayForNewZealand yang menjadi trending topik dunia dan Indonesia di media sosial Twitter.

 

Baca juga:

Selamat jalan malaikat kecil… 2 Bocah jadi korban teror bom Surabaya

Cerita mitra kami
Mayapada Hospital Bandung Hadirkan Klinik Tumbuh Kembang dan Klinik  Neurobehavior untuk Masa Emas Perkembangan Anak
Mayapada Hospital Bandung Hadirkan Klinik Tumbuh Kembang dan Klinik Neurobehavior untuk Masa Emas Perkembangan Anak
Lactacyd Hadirkan "Museum of Speaking Skin" Rayakan Perjalanan Merawat Kulit Lewat Inovasi Terbaru
Lactacyd Hadirkan "Museum of Speaking Skin" Rayakan Perjalanan Merawat Kulit Lewat Inovasi Terbaru
San Remo Gandeng Weyoco Junior Chef Edukasi Anak Indonesia Pilih Pasta Berkualitas di World Pasta Day 2025
San Remo Gandeng Weyoco Junior Chef Edukasi Anak Indonesia Pilih Pasta Berkualitas di World Pasta Day 2025
1st Birthday Bash – BIRTH CLUB SEPTEMBER 2024: “Onederful World”
1st Birthday Bash – BIRTH CLUB SEPTEMBER 2024: “Onederful World”

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Penembakan di Mesjid Selandia Baru, 2 WNI seorang ayah dan anaknya jadi korban
Bagikan:
  • Mayapada Hospital Bandung Hadirkan Klinik Tumbuh Kembang dan Klinik  Neurobehavior untuk Masa Emas Perkembangan Anak
    Cerita mitra kami

    Mayapada Hospital Bandung Hadirkan Klinik Tumbuh Kembang dan Klinik Neurobehavior untuk Masa Emas Perkembangan Anak

  • Lactacyd Hadirkan "Museum of Speaking Skin" Rayakan Perjalanan Merawat Kulit Lewat Inovasi Terbaru
    Cerita mitra kami

    Lactacyd Hadirkan "Museum of Speaking Skin" Rayakan Perjalanan Merawat Kulit Lewat Inovasi Terbaru

  • San Remo Gandeng Weyoco Junior Chef Edukasi Anak Indonesia Pilih Pasta Berkualitas di World Pasta Day 2025
    Cerita mitra kami

    San Remo Gandeng Weyoco Junior Chef Edukasi Anak Indonesia Pilih Pasta Berkualitas di World Pasta Day 2025

  • Mayapada Hospital Bandung Hadirkan Klinik Tumbuh Kembang dan Klinik  Neurobehavior untuk Masa Emas Perkembangan Anak
    Cerita mitra kami

    Mayapada Hospital Bandung Hadirkan Klinik Tumbuh Kembang dan Klinik Neurobehavior untuk Masa Emas Perkembangan Anak

  • Lactacyd Hadirkan "Museum of Speaking Skin" Rayakan Perjalanan Merawat Kulit Lewat Inovasi Terbaru
    Cerita mitra kami

    Lactacyd Hadirkan "Museum of Speaking Skin" Rayakan Perjalanan Merawat Kulit Lewat Inovasi Terbaru

  • San Remo Gandeng Weyoco Junior Chef Edukasi Anak Indonesia Pilih Pasta Berkualitas di World Pasta Day 2025
    Cerita mitra kami

    San Remo Gandeng Weyoco Junior Chef Edukasi Anak Indonesia Pilih Pasta Berkualitas di World Pasta Day 2025

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2025. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti