Kisah Seorang Single Parent Yang Mengharukan

Kisah seorang ayah beranak empat yang menjadi single parent atau orang tua tunggal berikut akan menggugah hati Anda.

Menjadi single parent atau orang tua tunggal dari empat anak bukanlah sesuatu yang mudah. Menjadi single parent atau orang tua tunggal dari empat anak bukanlah sesuatu yang mudah.

Wayne Toh bukan selebriti, aktor, atau politisi. Namun perjuangannya sebagai single parent atau orang tua tunggal yang membesarkan empat anak sendirian sangat menyentuh, dan bisa menjadi inspirasi untuk kita semua. Kali ini TheAsianParent akan menceritakan kisah ayah yang luar biasa ini untuk Anda.

Ketika dunia hancur berantakan

Sekitar tiga tahun lalu Wayne mengalami cobaan berat dalam hidup ketika istrinya yang berusia 33 tahun tiba-tiba pergi meninggalkan dirinya dan empat anak mereka, Seth (13), Ethel (11), Tertius (9) dan Elliot (7) demi mencari kebebasan.

Seorang ayah yang baru punya anak satu saja sering mengeluh karena capek dan banyak alasan lainnya. Lalu bagaimana dengan merawat empat anak yang terpukul  akibat kepergian ibunya?

Pada saat yang sama Wayne sedang merintis bisnis baru dan semua wirausahawan tahu bahwa memulai sesuatu dari nol tidak mudah. Wayne sebenarnya memiliki pekerjaan tetap sebagai pengajar kelas fotografi di sebuah SMP di Singapura. Namun penghasilan dari pekerjaan single parent ini tidak cukup untuk membiayai keperluan sehari-hari.

Wayne memulai lembaran hidupnya sebagai single parent atau orang tua tunggal dengan rasa frustasi. Ia mengaku, "Di malam hari ketika anak-anak sudah tidur, saya memandang ke arah jendela dan ingin sekali melompati jendela itu untuk mengakhiri penderitaan ini."

Anak-anak sempat menjadi pelampiasan amarahnya dan kadang ia mengunci diri di kamar dan menangis. "Aku tak mengerti mengapa seorang ibu tega meninggalkan anak-anaknya," ungkap single parent yang tegar ini.

Kehilangan sosok ibu juga berakibat pada perilaku anak-anak. Mereka tak mengerti mengapa ibu mereka pergi dan merasa menjadi anak-anak yang tak diinginkan oleh orang tua mereka.

Si sulung Seth sempat dua kali minggat dari rumah pada hari-hari pertama ia harus menjalani hidup tanpa kehadiran ibu. Sedangkan Ethel sering kali terbangun dan menangis di tengah malam sambil memanggil-manggil ibunya.

Menjadi orang tua tunggal membuat Wayne mahir melakukan pekerjaan rumah tangga. Menjadi orang tua tunggal membuat Wayne mahir melakukan pekerjaan rumah tangga.

Bangkit dari keterpurukan

Wayne membutuhkan waktu dua tahun sebelum dapat menerima kenyataan bahwa dirinya adalah orang tua tunggal yang wajib mampu mencari nafkah dan mengasuh anak-anak. Itu memang tidak mudah, namun Wayne tidak punya pilihan lain.

Ia berkata pada anak-anaknya, "Ya, Ibu memang telah pergi. Tapi Ayah akan menyayangi kalian sepenuh hati," Wayne menambahkan, "Sisi positif dari semua ini adalah kini saya menjadi ayah yang terampil. Saya bisa mencari nafkah, memandikan dan meninabobokkan anak-anak. Saya juga mahir dalam mengerjakan pekerjaan rumah tangga."

Itulah kisah Wayne yang kini telah 4 tahun menjadi single parent atau orang tua tunggal. Semoga kisahnya menjadi inspirasi untuk para ayah di luar sana.

 

Baca juga artikel menarik lainnya :

Ayu Ting Ting Mantap Menjadi Orang Tua Tunggal

Dampak Perceraian Bagi Anak