Keuangan keluarga perlu direncanakan sebelum promil, ini tipsnya!

Keuangan keluarga perlu direncanakan sebelum promil, ini tipsnya!

Agar tidak kerepotan mencari dana untuk keperluan bayi dan persalinan, rencanakan keuangan sebelum promil dilakukan.

Mendapat momongan menjadi harapan setiap pasangan yang telah menikah, tapi itu juga menjadi pertanda jika Anda harus menyiapkan dana lebih banyak dari sebelumnya. Nah, agar segala kebutuhan tercukupi, maka sebaiknya Anda mengetahui bagaimana cara mengatur keuangan keluarga sebelum punya anak.

Akan ada banyak pengeluaran jika Anda dan pasangan memutuskan untuk memiliki anak. Seperti, biaya perawatan ibu hamil, mulai dari cek ke dokter hingga membeli susu hamil, lalu biaya persalinan, biaya keperluan bayi, serta biaya masa depan anak.

Dengan memahami cara mengatur keuangan keluarga, membuat Anda dan pasangan lebih terkontrol untuk menyesuaikan antara penghasilan dan pengeluaran. Jangan sampai, keuangan keluarga justru tidak bisa menutupi semua biaya yang diperlukan untuk mengurus anak.

Artikel terkait : Tips Perencanaan Keuangan Keluarga

Cara mengatur keuangan keluarga saat ingin memiliki anak

Pasangan yang telah menikah disarankan untuk bisa mengatur keuangannya lebih baik dari sebelumnya.  Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatur keuangan bagi pasangan yang baru menikah dan ingin punya anak.

Berikut ini adalah tipsnya, simak, ya!

1. Anggaran pra persalinan

mengatur keuangan keluarga baru

Yang termasuk dalam perencanaan keuangan ini yaitu mempertimbangkan biaya medis, seperti pemeriksaan medis, tes diagnostik, rawat inap, dan persalinan. Agar bisa menutupi kebutuhan ini, maka dianjurkan untuk menginvestasikan sejumlah uang setiap bulan dalam dana tunai.

Tak hanya itu, Anda juga bisa bertanya kepada kantor tempat Anda bekerja mengenai asuransi keluarga atau tunjangan persalinan. Tentu saja biaya tersebut harus cukup untuk membantu menambah biaya persalinan.

Kemudian, siapkan juga dana ketika mengambil cuti melahirkan. Penting untuk memiliki simpanan darurat yang bisa saja tiba-tiba dibutuhkan ketika dalam kondisi darurat, baik medis maupun non-medis.

Artikel terkait: Persiapan Sebelum Punya Anak, 11 Hal Ini Harus Disepakati Suami Istri

2. Perencanaan keuangan pasca-persalinan

mengatur keuangan keluarga baru

Agar kondisi keuangan stabil saat si kecil hadir, Anda harus membuat perencanaan anggaran baru. Tambahkan anggaran pengeluaran baru, seperti kebutuhan bayi, produk keuangan untuk masa depan anak, dan investasi untuk memenuhi kebutuhan anak.

Meski telah membuat anggaran, bisa saja pengeluaran pasca-persalinan bisa berbeda dari apa yang telah direncanakan. Namun, dengan adanya perencanaan, maka itu dapat memberikan Anda gambaran terkait pengeluaran yang melonjak setelah punya anak.

Tak luput, pastikan juga jika Anda dan keluarga memiliki asuransi jiwa, termasuk juga asuransi untuk anak yang baru lahir. Disarankan untuk memilih asuransi yang terjangkau dan menyesuaikan dengan pendapatan Anda.

Hal lain yang tidak kalah penting adalah untuk mulai berinvestasi dengan tujuan membiayai kebutuhan dan pendidikan anak di masa yang akan datang. Anda dapat memilih investasi seperti deposito, reksa dana atau surat berharga negara.

***

Nah, itulah tips mengatur keuangan keluarga yang dapat Anda dan pasangan terapkan. Semoga bermanfaat, ya.

Sumber : Kompas.com

Baca juga :

Cara Mengatur Keuangan Keluarga Menurut Tips Ibu-ibu Jaman Dulu

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner