TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Melatih Keterampilan Sosial Anak setelah Pandemi, Ini Tips untuk Parents!

Bacaan 4 menit
Melatih Keterampilan Sosial Anak setelah Pandemi, Ini Tips untuk Parents!

Tantangan bagi para orang tua dan guru saat keterampilan sosial anak menurun selama pandemi. Apa yang harus dilakukan?

Anak perlu mempelajari keterampilan sosial sejak dini. Hal ini dikarenakan keterampilan sosial memiliki peran yang besar dalam upaya anak untuk memiliki masa depan yang lebih cerah. Namun kini, di tengah fakta bahwa physical distancing yang dialami anak-anak selama pandemi berlangsung telah berdampak besar pada perkembangan sosial mereka. Maka orangtua dan guru memerlukan trik khusus untuk melatih keterampilan sosial anak setelah pandemi.

Dampak pandemi terhadap keterampilan sosial anak

Melatih Keterampilan Sosial Anak setelah Pandemi, Ini Tips untuk Parents!

Melansir situs very well family, seorang terapis keluarga di Amerika Serikat mengungkapkan pandemi membuat anak kehilangan kesempatan untuk membangun keterampilan sosialnya, seperti kemampuan berinteraksi dengan teman sebaya, memecahkan masalah, hingga berlatih memiliki sikap empati.

Penelitian dari Universitas Negeri Yogyakarta yang berjudul ‘Pencapaian Perkembangan Anak Usia Dini di TK selama Pembelajaran Daring’ juga menemukan selama pandemi, 96% anak mengalami penurunan terkait pencapaian aspek perkembangan sosial emosi. Terutama dalam segi perkembangan perilaku prososial, atau yang secara awam disebut perilaku tolong menolong.

Melatih Keterampilan Sosial Anak setelah Pandemi, Ini Tips untuk Parents!

Lantas apa yang perlu dilakukan oleh orang tua dan guru untuk membangun keterampilan sosial anak yang menurun? Psikolog Klinis Keluarga, Anna Surti Ariani, S.PSi., M.Si., Psi memberi tanggapan pada acara Press Conference Lifebuoy Shampoo “Berbagi Kebaikan”, Kamis, (2/6) di Bale Nusa, Jakarta.

Risiko Keterampilan Sosial Anak Menurun selama Pandemi

keterampilan sosial anak setelah pandemi

Anna Surti Ariani mengatakan keterampilan sosial anak menurun selama pandemi COVID-19. Keterampilan sosial ini meliputi kemampuan berempati, berinteraksi, saling menolong, dan bersosialisasi dengan lingkungan di luar lingkaran keluarga.

Menurut Anna Surti Ariani, jika kemampuan berempati dan perilaku tolong menolong ini tidak dikembangkan, terdapat risiko jangka pendek dan jangka panjang. Dalam jangka pendek, anak dapat sulit beradaptasi dan sulit diterima oleh lingkungannya sehingga mengalami masalah pergaulan. 

“Sementara, dalam jangka panjang, anak rentan mengalami beragam masalah gangguan psikologis. Perilaku ini tidak dapat tumbuh dan berkembang dengan sendirinya, dibutuhkan proses panjang sejak usia dini hingga dewasa yang erat kaitannya dengan stimulasi dari orang tua,” jelasnya.

Artikel terkait: Kembangkan keterampilan sosial anak, ini yang perlu Parents lakukan

Penurunan Keterampilan Sosial Anak Menjadi Tantangan

Melatih Keterampilan Sosial Anak setelah Pandemi, Ini Tips untuk Parents!

Anna Surti Ariani juga menjelaskan bahwa pada prinsipnya, keterampilan sosial tak bisa muncul tiba-tiba. Anak harus mengembangkannya, dan itu adalah pekerjaan rumah orang tua dan guru.

Dalam dua tahun pandemi ini, Anna Surti Ariani memahami kesulitan orang tua dan guru dalam menstimulasi anak untuk mempraktikkan keterampilan sosial. Apabila keterampilan sosial ini tidak terasah, maka yang terjadi adalah masalah dalam pergaulan.

Melatih Keterampilan Sosial Anak setelah Pandemi, Ini Tips untuk Parents!

Misalkan, anak kesulitan bekerja sama dengan teman, tidak sensitif terhadap kebutuhan orang lain, tidak tahu bagaimana merespons interaksi, tidak mengamati teman, dan dapat memicu gangguan psikologis dalam jangka panjang.

Saat ini, ketika pandemi mereda dengan indikasi kasus COVID-19 melandai dan kian terkendali, anak-anak mulai berangkat ke sekolah. Di sekolah, mereka berinteraksi dengan teman-teman dan guru, belajar bersama, dan bermain. Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, menurut Anna Surti Ariana, ini saat yang tepat untuk menstimulasi keterampilan sosial anak-anak.

Artikel terkait: Cara Melatih Empati Anak di Tengah Pandemi

Peran Guru dalam Perkembangan Kecerdasan Sosial Anak

keterampilan sosial anak setelah pandemi

Peran guru dalam perkembangan keterampilan sosial pada anak tentu sangat berperan penting. Sebab, di momen saat anak sudah mulai sekolah secara tatap muka, keterampilan sosial antar anak penting untuk diasah.

Guru hendaknya mampu mendorong anak-anak untuk terbiasa berperilaku prososial akan menjadikan mereka menjadi orang dewasa yang memiliki rasa empati, murah hari dan terbuka untuk menerima bantuan ketika dibutuhkan.

Misalkan, buat kerja kelompok sehingga anak mulai berinteraksi satu sama lain, mengetahui apabila ada temannya yang kesulitan dalam pelajaran tertentu, dan sebagainya. Guru juga dapat mengamati area bermain di sela waktu istirahat. Adakah anak yang menolak bergantian saat bermain bola, ayunan, dan sejenisnya.

Artikel terkait: Keterampilan sosial adalah kunci kesuksesan anak, benarkah?

Tugas Orang Tua untuk Melatih Keterampilan Sosial Anak setelah Pandemi Mereda

Melatih Keterampilan Sosial Anak setelah Pandemi, Ini Tips untuk Parents!

Di rumah, orang tua dapat membuat sesuatu bersama anak untuk dibagikan di sekolah. Bisa juga membangun empati anak dengan mengajaknya berdonasi. Contoh, menganjurkan anak menyisihkan uang saku untuk disumbangkan. 

“Keterampilan sosial tidak dapat tumbuh dan berkembang dengan sendirinya, melainkan butuh proses panjang sejak usia dini hingga dewasa dan berhubungan erat dengan stimulasi dari orang tua,” ucap Anna Surti Ariana.

***

Demikianlah kiat untuk para orang tua dan juga guru dalam menghadapi tantangan keterampilan sosial anak setelah pandemi mereda. Semoga informasi di atas bermanfaat dan bisa mulai mengajari keterampilan-keterampilan ini dengan baik.

Cerita mitra kami
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Tak Selalu Sama, Ini Cara Mendidik Anak Sesuai Umur
Tak Selalu Sama, Ini Cara Mendidik Anak Sesuai Umur

Baca juga:

https://id.theasianparent.com/contoh-sikap-empati

https://id.theasianparent.com/contoh-empati

https://id.theasianparent.com/empati-pada-bayi 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Gita Meirillia

  • Halaman Depan
  • /
  • Tumbuh Kembang
  • /
  • Melatih Keterampilan Sosial Anak setelah Pandemi, Ini Tips untuk Parents!
Bagikan:
  • Amankah Bawang Putih untuk Obat Batuk Pilek Bayi 0-6 Bulan?

    Amankah Bawang Putih untuk Obat Batuk Pilek Bayi 0-6 Bulan?

  • 460 Nama Bayi Laki-laki Huruf R Bernuansa Islami hingga Modern

    460 Nama Bayi Laki-laki Huruf R Bernuansa Islami hingga Modern

  • 220 Nama Bayi Perempuan Pembawa Rezeki dari Al-Qur'an, Penuh Berkah!

    220 Nama Bayi Perempuan Pembawa Rezeki dari Al-Qur'an, Penuh Berkah!

  • Amankah Bawang Putih untuk Obat Batuk Pilek Bayi 0-6 Bulan?

    Amankah Bawang Putih untuk Obat Batuk Pilek Bayi 0-6 Bulan?

  • 460 Nama Bayi Laki-laki Huruf R Bernuansa Islami hingga Modern

    460 Nama Bayi Laki-laki Huruf R Bernuansa Islami hingga Modern

  • 220 Nama Bayi Perempuan Pembawa Rezeki dari Al-Qur'an, Penuh Berkah!

    220 Nama Bayi Perempuan Pembawa Rezeki dari Al-Qur'an, Penuh Berkah!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti