Menyiasati Kenaikan Harga BBM

Menyiasati Kenaikan Harga BBM

Kenaikan Harga BBM bersubsidi Rp. 1.500 per liter tentunya berimbas pada anggaran belanja keluarga. Berikut ini cara menyiasati agar anggaran belanja stabil

menyiasati kenaikan harga BBM

Menyiasati kenaikan harga BBM dengan perencanaan anggaran belanja yang cerdas

Kenaikan harga BBM yang telah disepakati bersama dalam sidang paripurna DPR beberapa hari yang lalu, akan segera diterapkan pada bulan Juli mendatang. Tentunya hal ini akan berimbas pada kenaikan harga kebutuhan hidup. Untuk itu kita perlu berpikir cerdas untuk menyiasati tingginya kebutuhan hidup yang semakin tinggi akibat kenaikan harga BBM, terutama bagi Ibu rumah tangga yang menggantungkan penghasilan suami yang kebetulan cuma pas-pasan.

Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk menghemat anggaran belanja bulanan keluarga agar masih bisa tetap menyisihkan walaupun hidup pas-pasan setelah kenaikan harga BBM.

Menghadapi kenaikan harga BBM dengan cara mencari tumpangan

Mungkin bagi beberapa orang dengan gengsi tinggi, hal ini akan terasa berat, tetapi Anda juga harus mengingat bahwa kantong Anda sudah menipis. Jika memang ada teman sekantor si Ayah atao teman satu sekolah si anak yang kebetulan berdekatan, kenapa tidak menumpang saja. Tentunya hal ini bisa dilakukan secara bergantian. Sewaktu-waktu Anda yang memberikan tumpangan buat mereka. Selain untuk mengurangi anggaran, hal ini juga berimbas pada berkurangnya kemacetan lalu lintas lho. Ternyata kenaikan harga BBM ada hikmahnya juga ya.

Menghadapi kenaikan harga BBM dengan cara Jalan Kaki atau Bersepeda

Itung-itung sambil olahraga nih, kenapa tidak berpikir untuk jalan kaki atau menggunakan sepeda ontel saja, lumayan lho di samping menghemat pengeluaran untuk kenaikan harga BBM, bisa sambil menjaga kesehatan dan stamina tubuh.

Menghadapi kenaikan harga BBM dengan cara Memasak Sendiri

Sesibuk apapun Anda di kantor, luangkan saja waktu untuk memasak sendiri. Coba dihitung saja jika kita beli makanan di luar untuk satu keluarga per porsi Rp. 15.000 untuk 4 orang anggota keluarga sudah total Rp. 60.000, untuk sekali makan. Coba kalau Anda berpikir untuk memasak sendiri Rp. 60.000,- sudah bisa untuk makan 2 bahkan 3 kali. Di samping lebih hemat, masakan sendiri tentunya lebih steril dibandingkan dengan jajanan di luar.

Menghadapi kenaikan harga BBM dengan cara membawa Botol Minum/Stok Kopi sendiri

Para Ayah biasanya suka banget tuh nongkrong di warung kopi, ketimbang Anda mengeluarkan anggaran untuk beli kopi di warung, sebaiknya bawa saja bekal dari rumah. Atau bisa juga membawa kopi dan gula sendiri untuk di seduh di kantor, bisa irit khan.

Menghadapi kenaikan harga BBM dengan cara mengurangi belanja untuk anggaran bensin

Buat yang punya kendaraan pribadi, kenaikan harga BBM cukup membuat pusing ya, namun Anda bisa mengalokasikan anggaran-anggaran lain untuk menopang anggaran biaya bensin Anda. Misalkan saja, karena sudah tidak ngopi di warung, anggaran ngopi bisa dialihkan tuh untuk biaya bensin.

Hidup hemat dan sederhana akan membuat Anda semakin bijak dalam mengatur anggaran belanja keluarga. Seberapapun tingginya biaya hidup yang ada sekarang, dengan kedisiplinan, Anda akan tetap serba berkecukupan.

 

Artikel terkait: Tips Perencanaan Keuangan Keluarga

 

Share on Facebook atau G+ jika Anda merasa artikel tentang menyiasati kenaikan harga BBM ini bermanfaat. Join Komunitas Keluarga Indonesia di G+ untuk mengikuti update info dari kami dan berdiskusi dengan para Keluarga Indonesia

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

Tyas

app info
get app banner