Kebiasaan Sehat yang Harus dilakukan Ibu dan Bayi Paska Melahirkan

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Perlu waktu untuk pulihkan energi yang terkuras saat bersalin. Lakukan kebiasaan sehat yang harus dilakukan ibu dan bayi paska melahirkan agar cepat pulih.

Proses melahirkan dapat membuat Bunda kehabisan energi. Diperlukan aktivitas lainnya yang akan mempercepat pemulihan. Ada beberapa kebiasaan sehat yang harus dilakukan ibu dan bayi paska melahirkan agar keduanya selalu bugar.

Simak daftar kebiasaan sehat di bawah ini.

Untuk Ibu

1. Nutrisi yang baik

Mencukupi nutrisi adalah salah satu kebiasaan sehat yang harus dilakukan ibu dan bayi paska melahirkan karena bermanfaat untuk keduanua.

Selain agar nutrisi yang hilang dalam tubuh dapat terisi kembali, melakukan diet sehat yang seimbang setelah melahirkan juga penting untuk memproduksi jumlah ASI yang banyak untuk si kecil.

Jenis makanan yang baik untuk diet setelah melahirkan antara lain:

  • Lemak ikan

Ikan seperti salmon memiliki asam lemak omega 3 dan asam docosahexaenoic (DHA) yang penting untuk perkembangan saraf bayi, mata, dan perkembangan kognitif. Anda juga dapat mengonsumsi minyak ikan sebagai suplemen.

Asam DHA juga dikaitkan dengan penurunan risiko depresi pasca melahirkan. Tapi berhati-hatilah dalam memilih ikan, karena sebagian ikan diketahui memiliki tingkat merkuri yang tinggi, seperti ikan todak dan makerel.

  • Produk susu

Produk susu mengandung protein, vitamin B dan D, serta kalsium yang  sangat diperlukan untuk perkembangan tulang bayi dan mengembalikan massa tulang ibu yang telah hilang selama menyusui.

  • Zat besi

Ibu yang mengalami anemia atau diketahui memiliki zat besi yang rendah selama kehamilan perlu berhati-hati dalam mengonsumsi zat besi yang cukup. Anda bisa mendapatkan sumber zat besi dari daging sapi, kacang hitam, dan kacang merah.

  • Vitamin

Pilih buah yang kaya akan antioksidan (seperti bluberi) dan yang banyak mengandung vitamin C buah (seperti jeruk) dalam menjalankan diet Anda. Jangan lupa juga untuk menggabungkan sayuran hijau dalam diet Anda.

Konsultasikan pula dengan dokter mengenai suplemen multivitamin yang cocok untuk Anda konsumsi.

2. Tetap terhidrasi

Penting bagi Anda untuk tetap terhidrasi demi produksi ASI yang cukup dan juga untuk melindungi Anda dari dehidrasi. Kurangi juga minuman berkafein.

Memperbanyak minum air putih, susu, dan jus buah adalah kebiasaan sehat yang harus dilakukan ibu dan bayi paska melahirkan. Jika bunda ingin lakukan diet agar tumbuh kembali ramping seperti semula, konsultasikan ke dokter tentang susu dan buah apa yang sesuai dengan kebutuhan diet sehat Anda.

3. Istirahat yang cukup

Jika Anda kurang beristirahat dan merawat diri Anda, hal ini akan berpengaruh negatif terhadap si kecil (mengingat bahwa bayi dapat membaca ekspresi dan peka apabila ibunya sedang stres).

Namun pada kenyataannya memang tidak akan mudah bagi Anda untuk mengambil waktu istirahat karena harus sering menyusui dan juga memberi ia makan.

Maka, carilah bantuan sebanyak mungkin dari keluarga agar Anda dapat fokus untuk makan dan istirahat secara teratur. Mintalah juga kepada mereka untuk sementara waktu membantu Anda menyelesaikan beberapa pekerjaan rumah tangga.

4. Menolak kunjungan

Teman ataupun kerabat pasti ingin mengunjungi Anda, baik saat masih berada di rumah sakit atau satu bulan pertama setelah Anda melahirkan.

Jika Anda hanya ingin selalu berada di rumah, penting bagi Anda untuk meningkatkan kualitas waktu berdua bersama si buah hati. Perbanyaklah juga waktu istirahat dan jangan mau diganggu.

Anda tak perlu merasa segan untuk menolak kunjungan dari setiap orang ke rumah. Rata-rata, ibu dan bayi membutuhkan waktu istirahat selama 6 minggu agar segar kembali.

5. Minta bantuan ketika ingin mandi

Untuk hari-hari pertama setelah melahirkan, mintalah seseorang untuk selalu berada di sisi Anda untuk membantu Anda bergerak setiap saat atau saat Anda akan bersiap-siap mandi.

Hal ini dikarenakan mandi air panas dapat menyebabkan tekanan darah menurun dan Anda bisa pingsan kapan saja akibat tekanan tersebut.

Untuk si kecil

1. Inisiasi menyusui dini

Penelitian menunjukkan bahwa sesegera mungkin seorang ibu menyusui, maka ia akan meningkatkan peluang keberhasilan menyusui. Mintalah petugas rumah sakit agar bayi Anda dapat tidur di kamar yang sama dengan Anda, bukan di kamar anak-anak.

Jika ada alasan medis untuk memberikannya susu formula, maka cobalah untuk menyusui terlebih dahulu. Aturlah jadwal untuk konsultasi mengenai laktasi demi mengetahui teknik menyusui yang benar agar si kecil mampu mendapatkan seluruh kandungan yang terdapat di dalam ASI.

2. Rela menyusui setiap saat

Setidaknya untuk enam minggu pertama, penting bagi Anda untuk selalu menyusui saat si buah hati selalu memintanya. Hal ini dilakukan demi produksi ASI yang lancar dan meningkat.

Bersiap-siaplah untuk selalu meluangkan waktu Anda demi kelancaran. program kebiasaan sehat yang harus dilakukan ibu dan bayi paska melahirkan. Jangan lupa untuk disiplin menjalaninya.

3. Melakukan kontak fisik

Kontak fisik dari kulit ke kulit memiliki beberapa manfaat, seperti membantu menguatkan ikatan batin Anda dengan si buah hati, penurunan stres terhadap sang bayi (tidak tertekan untuk menangis), serta membantu Anda dalam proses menyusui.

Oleh karena itu, penting meminta bayi Anda untuk selalu bersama Anda ketimbang berada di ruangan khusus bayi milik rumah sakit.

Cari tahu juga apakah rumah sakit akan menunda memandikan bayi Anda atau malah membawanya kepada Anda terlebih dahulu. Karena, menunda memandikan bayi akan memungkinkan vernix (lapisan putih krem yang berkembang pada kulit bayi yang belum lahir) menetap pada kulit si kecil dalam waktu yang cukup lama dan dapat menyebabkan infeksi.

Jangan ragu untuk meminta dukungan ayah dan orang-orang sekitar agar program kebiasaan Bunda berhasil tercapai. Semoga setelah melakukan kebiasaan sehat di atas, bunda

 

Referensi:  New Age Pregnancy. Chop, Hesperian

Baca juga:

 

5 Makanan yang Membantu Proses Pemulihan Setelah Operasi Caesar

Dapatkan info Terkini Seputar Dunia Parenting

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Pasca melahirkan