Aturan konsumsi kayu manis untuk ibu hamil, waspada dampaknya jika terlalu banyak

Aturan konsumsi kayu manis untuk ibu hamil, waspada dampaknya jika terlalu banyak

Selain kaya manfaat, rupanya kayu manis bisa memiliki efek samping.

Kayu manis menjadi salah satu rempah yang populer karena seringkali digunakan untuk menyedapkan masakan. Namun, amankah konsumsi kayu manis untuk ibu hamil?

Rempah ini biasanya dihidangkan dalam bentuk minuman, bahan penyedap, hingga makanan penutup. Kayu manis juga kaya akan vitamin C dan E, niacin, kolin, piridoksin dan asam pantotenat, serta mengandung kalsium, magnesium, kalium, fosfor, sodium, besi, mangan dan seng.

Amankah konsumsi kayu manis untuk ibu hamil?

kayu manis untuk ibu hamil kayu manis untuk ibu hamil

Bunda, sebetulnya kayu manis aman dikonsumsi selama kehamilan, asalkan dalam jumlah yang tidak berlebihan. Sebaiknya ini juga dikonsumsi sebagai perasa atau bumbu sehingga jumlahnya pun tidak terlalu banyak.

Kandungan dalam kayu manis diketahui dapat merangsang aliran menstruasi hingga memicu keguguran. Namun, memang bergantung pada jumlah yang dikonsumi. Sementara itu, ibu hamil yang mengalami kehamilan berisiko tinggi bisa berbahaya bila mengonsumsinya.

Untuk jumlah pastinya, memang belum ada penelitian terkait dengan dosis bagi ibu hamil. Studi umum yang melibatkan orang dewasa normal disarankan untuk mengonsumsi sekitar 1 hingga 1,5 gram kulit kayu manis sehari. Selain itu, menggunakan minyak esensial yang terbuat dari kayu manis sebaiknya dihindari.

Manfaat kayu manis untuk ibu hamil

kayu manis untuk ibu hamil kayu manis untuk ibu hamil

Sebagian besar dokter merekomendasikan untuk tidak mengonsumsi suplemen karena dikhawatirkan akan dampaknya. Namun bila dikonsumsi dalam jumlah yang tak berlebihan, ini bisa memberikan berbagai manfaat seperti:

1. Antioksidan alami

Kayu manis sebetulnya merupakan sumber antioksidan alami yang baik untuk daya tahan tubuh. Ini kaya akan polifenol untuk melawan kerusakan akibat radikal bebas pada tubuh dan meningkatkan kesehatan.

2. Mengatur kadar gula darah

Salah satu bagian dari rempah ini, yakni kulit kayunya mengandung bahan aktif yang bisa mengatur kadar gula darah. Kayu manis menjadi rempah yang baik untuk penderita diabetes gestasional.

3. Anti-peradangan

Senyawa anti-inflamasi ditemukan dalam varietas kayu manis tertentu, seperti Cassia yang dikenal untuk menangkal enzim penyebab peradangan dalam tubuh. Saat diminum bersama makanan, ini bisa meredakan nyeri sendi dan membengkak di dalam tubuh.

4. Menurunkan tekanan darah

Tekanan darah pun bisa menurun karena konsumsi kayu manis dalam jumlah yang tepat. Konsumsi kayu manis secara teratur dalam makanan terbukti menjaga tekanan darah sistolik.

Saat tekanan darah turun, ini bisa menurunkan risiko preeklampsia selama kehamilan yang disebabkan oleh tekanan darah tinggi.

kayu manis untuk ibu hamil

Efek samping untuk ibu hamil

Ada beberapa dampak kesehatan bila mengonsumsi kayu manis dalam jumlah yang tak seharusnya, khususnya saat kehamilan. 

1. Risiko perdarahan

Bagi Anda yang mengalami kelainan pada darah saat hamil, sebaiknya berhati-hati dalam mengonsumsinya. Khususnya bila mengonsumsi pengencer darah, kayu manis dapat meningkatkan risiko pendarahan.

2. Menurunkan trombosit

Bila Bunda menggunakan pengencer darah seperti agen antiplatelet atau antikoagulan, kayu manis dapat menurunkan jumlah trombosit. Ini bisa berbahaya bagi Anda yang hendak menjalani program operasi caesar.

Oleh karena itu, sebaiknya Bunda menghindari mengonsumsinya beberapa minggu sebelum operasi. 

3. Menurunkan gula darah drastis

Penurunan gula darah yang drastis bisa berbahaya, khususnya bagi penderita diabetes.  Terlalu banyak kayu manis dapat mengganggu regulasi glukosa selama kehamilan.

Hal ini sesuai dengan penelitian yang mengungkapkan bahwa mengonsumsi 1-6 gram setiap hari dapat mengurangi kadar glukosa dalam waktu kurang dari 40 hari.

4. Alergi

Kemungkinan alergi bisa saja terjadi, tak terkecuali ketika bumil mengonsumsi kayu manis. Anda bisa merasakan adanya sensasi terbakar di mulut atau peradangan di lidah, di dalam pipi atau tenggorokan.

5. Keguguran

Konsumsinya yang berlebihan bisa menyebabkan keguguran, sehingga ibu hamil sebaiknya memang menghindari konsumsi kayu manis yang terlalu banyak. Risikonya bisa menjadi lebih tinggi bila Bunda berada dalam kehamilan trimester awal.

Jadi, tetap perhatikan asupan makanan yang Anda konsumsi selama hamil ya, Bun! 

Sumber : Parenting Firstcry

Baca Juga :

id.theasianparent.com/vitamin-c-untuk-ibu-hamil

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Semua opini & pendapat dalam artikel ini merupakan pandangan pribadi milik penulis, dan sama sekali tidak mewakilkan theAsianparent atau klien tertentu.
app info
get app banner