TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Gara-gara tak bisa masak, seorang istri disekap dan dianiaya suami

Bacaan 4 menit
Gara-gara tak bisa masak, seorang istri disekap dan dianiaya suami

Kasus kekerasan dalam rumah tangga menimpa seorang ibu muda berusia 17 tahun. Dia disekap dan diaya suaminya karena alasan sepele.

Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) lagi-lagi terjadi. Kali ini melibatkan seorang ibu muda berusia 17 tahun.

SM (17) asal Rangkasbitung, Banten, dianiaya oleh suaminya, AA (37). Penyebabnya sangat sepele, hanya gara-gara SM tidak bisa memasak. Tak hanya itu, SM juga disekap selama hampir setahun. AA melarang istrinya keluar dari kontrakannya di Desa Kapasiran, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. 

SM menikah siri di usia yang sangat muda, tetangga tidak mengetahui keberadaannya

Gara-gara tak bisa masak, seorang istri disekap dan dianiaya suami

Kasus kekerasan dalam rumah tangga itu berawal ketika SM harus menikah dengan pria yang usianya terpaut 20 tahun. Saat itu SM baru berusia 13 tahun. Karena SM masih di bawah umur, mereka hanya menikah secara agama (siri). Setelah menikah, SM pun tinggal bersama AA di rumah kontrakan.

Kepada ketua RT setempat AA mengaku tinggal sendiri ketika pertama kali datang. Dia juga tidak pernah melaporkan keberadaan istrinya ke RT setempat. Saban, Ketua RT 003, mempercayainya karena di Kartu Keluarganya, status AA juga belum menikah. Menurut Saban, kedua pasangan itu sering pindah-pindah kontrakan sebab mereka menikah siri.

“Awal mulanya dia ke sini ngontrak, pengakuannya dia sendiri, enggak punya istri tapi infonya memang nikah siri,” kata Saban dilansir laman Kompas.

AA disinyalir sengaja menyembunyikan SM di rumah kontrakannya sehingga tidak ada tetangga yang mengetahuinya, bahkan ketua RT sendiri juga tidak tahu. 

“Saya juga enggak tahu sama sekali kalau perempuan ini tinggal di situ, jadi enggak pernah lihat kesehariannya. Apalagi rumahnya di pinggir jalan raya dan lingkungannya sepi, kanan kirinya masih ada yang kosong,” ungkapnya.

Saban mengaku baru mengetahui keberadaan perempuan di rumah AA setelah kasus KDRT mencuat.

Artikel terkait: Jarang disadari! Ini gejala kekerasan finansial dalam rumah tangga

Disekap di kamar dan tak diberi makan

Gara-gara tak bisa masak, seorang istri disekap dan dianiaya suami

Sehari-hari AA bekerja sebagai pedagang roti keliling. Saat AA bekerja, sang istri disekap di kamar utama yang dilengkapi toilet. Pintu dikunci oleh AA dari luar sehingga SM tidak bisa keluar sama sekali. Selama di kamar, SM tidak diberi makan. Sedihnya, hal ini sudah berlangsung selama hampir satu tahun. 

SM yang terhitung masih remaja itu juga kerap dianiaya suaminya. Bahkan secara berulang, AA sering membenturkan kepala istrinya ke tembok. Alasannya sepele, salah satunya dianggap tak bisa masak. 

“Akibat dipahami suami (AA) itu tidak bisa masak, akhirnya dia emosi dan dijedotkan (membenturkan) kepala SM,” ucap Kapolsek Parung Panjang Kompol Nundun Radiama kepada wartawan Senin (4/5/2020).

Penganiayaan terakhir dilakukan satu hari sebelum SM memutuskan untuk kabur dari suaminya. Akibat penganiayaan tersebut, pelipis mata sebelah kiri SM luka. 

Berhasil kabur dengan melompat dari plafon toilet

kasus kekerasan dalam rumah tangga

Tak tahan terus disekap dan diperlakukan kasar, SM pun mencari cara untuk kabur. 

Pada hari Sabtu (2/5/2020), sekitar pukul 16.30, kesempatan itu tiba. SM nekat melompat dari plafon toilet di kamar tempatnya disekap. Dia lalu melewati terowongan dan keluar dari tembok yang dijebol.

Sesudahnya, SM meminta pertolongan warga. Sontak warga kaget karena tidak menyangka ada wanita di dalam rumah itu. Saat itu kondisinya penuh luka terutama di bagian pelipis. SM pun langsung diselamatkan warga dan dibawa ke rumah ketua RT.

Artikel terkait: 4 Hal tentang Kekerasan Verbal dalam Rumah Tangga yang Perlu Anda Ketahui

“Iya, dia (SM) ini kabur meminta pertolongan dan dibawa ke rumah saya,” ujar Saban.

“Saat ditemukan, (SM) baunya nyengat sampai warga mau muntah dan saat itu kelihatan di pelipis matanya bekas pukulan, sudah kering gitu (lebam), pucat dan kurus juga badannya,” sambungnya.

Pelaku kasus kekerasan dalam rumah tangga ditangkap polisi

kasus kekerasan dalam rumah tangga

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Warga yang dimintai pertolongan oleh SM kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Parung Panjang. Sejumlah anggota Satreskrim pun langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). 

Setibanya di lokasi, petugas meminta keterangan korban dan sempat terlibat aksi kejar-kejaran dengan pelaku penyekapan (AA).

Menurut keterangan Saban, saat itu warga sudah berkumpul mau menangkapnya tapi dia keluar dan kabur menggunakan motor ketika melihat polisi datang. Petugas polisi kemudian mengejarnya dan memberi tembakan sebanyak dua kali hingga akhirnya dia menyerah.

Kini, kasus kekerasan dalam rumah tangga AA sudah ditangani oleh pihak berwajib dan sedang dalam pemeriksaan lebih lanjut.

Sumber: Kompas

Baca juga:

Wajib Tahu! Ini 4 Jenis Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang Sering Tidak Disadari

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Yuniati Rohmah

Diedit oleh:

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Gara-gara tak bisa masak, seorang istri disekap dan dianiaya suami
Bagikan:
  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti