TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Kasus Autisme Meningkat, Ternyata Ini Penyebabnya!

Bacaan 4 menit
Kasus Autisme Meningkat, Ternyata Ini Penyebabnya!

Jumlah kasusnya meningkat, saatnya orang tua tingkatkan kesadaran soal autisme

Belakangan ini sebuah studi di Amerika Serikat mengungkapkan bahwa jumlah kasus autisme meningkat hingga hampir 52%. Tidak diketahui pasti apa penyebabnya. Tapi banyak ahli mengaitkan jumlah ini dengan semakin tingginya kesadaran orang tua maupun dokter akan gejala autisme yang nampak.

Entah ini kabar baik atau buruk, tapi semakin dini kasus autisme terdiagnosis, semakin baik pula penanganannya. Sebab baik orang tua maupun pengasuh bisa memberikan dukungan sesuai yang mereka butuhkan sehingga mereka juga bisa beradaptasi dengan lebih baik.

Mengenal Autism Spectrum Disorder Lebih Dekat

kasus autisme meningkat

Sumber: Pexels

Autism Spectrum Disorder (ASD) atau yang lebih kita kenal dengan autiseme merupakan gangguan perkembangan saraf. Dimana hal ini bisa mempengaruhi kemampuan anak dalam berkomunikasi, berinteraksi, serta berperilaku.

Yang perlu Parents pahami, autisme bukanlah penyakit melainkan sebuah kondisi dimana penyandangnya memiliki gangguan pada kerja otak. Selain autisme, sindrom Asperger, sindrom Heller, dan gangguan perkembangan pervasif (PPD-NOS) juga termasuk dalam kategori ASD.

Anak autis sering kali kesulitan untuk memahami orang lain dan mengekspresikan dirinya. Selain itu, mereka juga mungkin memiliki kendala saat belajar karena keterampilan mereka tidak berkembang secara merata. 

Contohnya, ada anak autis yang sulit dalam berkomunikasi tapi mereka sangat baik dalam mengingat atau bermain musik.

Kasus Autisme Meningkat Tajam, Apa Penyebabnya?

Menurut riset, 1 dari 30 anak didiagnosis mengalamai gangguan perkembangan (developmental disorder) yang gejalanya dapat dikenali lewat perilaku dan kemampuan kognitifnya.

CDC menjelaskan bahwa sampai saat ini belum ada tes tunggal yang bisa mendiagnosis apakah seseorang berada dalam spektrum autisme atau tidak, mengingat gejala terkait ASD bisa sangat luas. Sehingga skrinning dan diagnosisnya tak semudah itu ditemukan. Itulah alasan kenapa sampai saat ini penyebab autisme belum diketahui secara pasti.

Namun, para ahli mencurigai bahwa kasus-kasus ASD memiliki kaitan dengan gen yang bermutasi secara spontan. Yang jelas autisme tidak disebabkan oleh pola asuh orang tua yang buruk, pemberian vaksin, konsumsi makanan, maupun infeksi menular. 

Artikel Terkait: Bahaya Polusi Udara Bagi Janin Bisa Sebabkan Autisme, Ini Penjelasan Dokter

Jumlah Kasus Meningkat, Bisakah Autisme Dicegah?

 

kasus autisme meningkat

Sumber: Pexels

Jawabannya adalah tidak. Sampai hari ini tidak ada cara yang dapat dilakukan untuk mencegah autisme.

Oleh karena itu kalau Parents menemukan gejala autisme pada anak, segera konsultasikan dengan dokter. Sebab semakin dini penanganannya, Anda bisa membantu mereka memiliki hidup yang layak. Dengan memberi dukungan sesuai yang mereka butuhkan.

Contohnya dengan menyekolahkan mereka di sekolah berkebutuhan khusus.

Langkah Kuratif Jika Anak Terdiagnosis Autisme

Autisme bukan kondisi yang bisa disembuhkan. Meski begitu, bukan berarti Parents tidak bisa berbuat apa-apa. 

Ada banyak penanganan yang bisa membantu anak autis agar dapat menyesuaikan diri dan mengembangkan potensinya. Untuk mengetahui cara yang tepat Anda perlu konsultasi dengan ahlinya.

Pasalnya tindakan yang diberikan bisa berbeda-beda. Namun umumnya anak autis perlu menjalani terapi

Kondisi autisme tidak dapat disembuhkan. Meski begitu, ada banyak jenis penanganan yang dapat dilakukan untuk membantu penyandang autisme. Tujuannya agar mereka dapat menyesuaikan diri dalam kehidupan sehari-hari dan mengembangkan potensi dalam diri mereka secara optimal. 

Tindakan penanganan yang dilakukan pada tiap penyandang autisme bisa berbeda-beda. Namun, penanganan yang diberikan pada pengidap autisme umumnya berupa terapi.

Berikut adalah beberapa pilihan metode terapi umum untuk pengidap autisme: 

1. Terapi Perilaku dan Komunikasi

Jenis terapi bertujuan untuk membantu anak autis dalam mengatasi masalah sosialisasi, bahasa, dan perilaku dengan mengajarkan keterampilan-keterampilan yang mereka butuhkan. Misalnya:

  1. Terapi wicara untuk meningkatkan kemampuan komunikasi
  2. Terapi okupasi untuk mengajarkan keterampilan sehari-hari, seperti berpakaian, makan, dan mandi
  3. Terapi integrasi sensori bagi anak yang memiliki masalah yang ada kaitannya dengan inderanya
  4. Analisis perilaku terapan (ABA) untuk meningkatkan perilaku positif dan mencegah perilaku negatif.

2. Terapi Pendidikan

Anak autis yang sulit menerima pelajaran di sekolah mungkin akan disarankan mengikuti terapi ini. Dalam prosesnya, pengajar yang sudah terlatih akan memberikan program pendidikan yang sesuai dengan kondisi anak sehingga mereka bisa lebih mudah memahami dan  menerima pembelajaran.

Cerita mitra kami
Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis
Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis
Edukasi Gizi Sejak Dini, 50 Chef Cilik Unjuk Kreativitas di Grand Final Weyoco Junior Chef Indonesia Season 5
Edukasi Gizi Sejak Dini, 50 Chef Cilik Unjuk Kreativitas di Grand Final Weyoco Junior Chef Indonesia Season 5
Kenyamanan Sehari-hari, Kenangan Sepanjang Masa: Cerita di Balik Petit Beary
Kenyamanan Sehari-hari, Kenangan Sepanjang Masa: Cerita di Balik Petit Beary
Dukung Pendidikan dan Lingkungan Sehat, PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk Gelar CSR di SDN 01 Cilangkap
Dukung Pendidikan dan Lingkungan Sehat, PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk Gelar CSR di SDN 01 Cilangkap

3. Terapi fisik

kasus autisme meningkat

Sumber: Pexels

Terapi fisik bertujuan untuk membantu anak autis membangun keterampilan motorik  sehingga mereka bisa memiliki fisik yang lebih kuat serta kontrol tubuh yang lebih baik. Harapannya mereka bisa bermain dan beraktivitas dengan lebih mudah.

4. Terapi Keluarga

Kalau terapi ini ditujukan untuk orang tua, pengasuh, maupun keluarga penyandang autisme. Hal ini bertujuan agar mereka paham bagaimana cara berinteraksi, mengasuh, dan memberikan pengajaran dengan tepat.

5. Pemberian Obat-obatan

Obat-obatan tidak bisa menyembuhkan autisme tapi bisa mengontrol gejalanya. Contoh obat untuk mengatasi gangguan tidur, obat untuk mengatasi kejang, atau antidepresan untuk anak yang mengalami cemas berlebihan.

 

Parents itulah informasi seputar meningkatnya kasus autisme beberapa tahun terakhir ini. Semoga artikel ini bisa mengedukasi para orang tua tentang isu autisme pada anak.

 
Baca Juga:
Rigid Routines pada Anak Autisme, Ini yang Saya Lakukan Saat Mendampinginya

Studi: Terapi Lebih Dini Bantu Kurangi Risiko Autisme pada Anak

15 Ciri Anak Autisme dari Ringan hingga Berat, Parents Perlu Tahu!


Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Ayu Yuni Afifah

  • Halaman Depan
  • /
  • Gaya Hidup
  • /
  • Kasus Autisme Meningkat, Ternyata Ini Penyebabnya!
Bagikan:
  • Contoh Surat Resmi: Panduan Lengkap, Format, dan Template Siap Pakai

    Contoh Surat Resmi: Panduan Lengkap, Format, dan Template Siap Pakai

  • 45 Film Semi Erotis Terbaik Paling Panas hingga Terbaru 2026

    45 Film Semi Erotis Terbaik Paling Panas hingga Terbaru 2026

  • 45 Film dan Series Semi Netflix dengan Adegan Seks 'Panas' Terbaik

    45 Film dan Series Semi Netflix dengan Adegan Seks 'Panas' Terbaik

  • Contoh Surat Resmi: Panduan Lengkap, Format, dan Template Siap Pakai

    Contoh Surat Resmi: Panduan Lengkap, Format, dan Template Siap Pakai

  • 45 Film Semi Erotis Terbaik Paling Panas hingga Terbaru 2026

    45 Film Semi Erotis Terbaik Paling Panas hingga Terbaru 2026

  • 45 Film dan Series Semi Netflix dengan Adegan Seks 'Panas' Terbaik

    45 Film dan Series Semi Netflix dengan Adegan Seks 'Panas' Terbaik

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti