TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Balita 2 tahun kena kanker ovarium, ini pesan sang ibu kepada semua orangtua

Bacaan 3 menit
Balita 2 tahun kena kanker ovarium, ini pesan sang ibu kepada semua orangtua

Anak usia 2 tahun menderita kanker indung telur. Bagaimana bisa ya? Berikut kisah lengkap tentang anak kecil yang menderita kanker ovarium ini.

Anak-anak memang sangat rentan terhadap penyakit, hal ini karena daya tahan tubuh mereka yang masih rentan. Penyakit yang kerap diderita anak-anak yaitu batuk, pilek, demam dan lain sebagainya. Namun bagaimana jika anak terkena kanker indung telur atau kanker ovarium? Berikut kisah anak malang yang menderita kanker indung telur di usianya yang masih dini.

Kisah anak 2 tahun yang alami kanker indung telur

kanker indung telur

McKenna Shea ‘Kenni’ Xydias, masih berumur 2 tahun. Harusnya di usia ini, ia asyik bermain, bereksplorasi mengenali lingkungan sekitar dan dunianya. Sayang, bagi si kecil Kenni, dunianya tak seindah balita pada umumnya, karena ia didiagnosis menderita kanker ovarium atau kanker indung telur.

Semua berawal ketika  Kenni terserang demam dan mengalami kembung. Mike dan Meagan, orangtua Kenni, membawa sang anak ke dokter. Para dokter meyakinkan pihak keluarga bahwa Kenni hanya mengalami penumpukan gas dalam perutnya.

Meagan, ibu Kenni yang tidak puas dengan hasil tersebut, mendesak dokter untuk melakukan tes lebih lanjut. Hasilnya, tumor sebesar 14 sentimeter ditemukan di ovarium kanan Kenni, di antara tumor, kanker kecil lainnya terdapat di dekat organ hati Kenni.

Keluarga Kenni terkejut dengan hasil pemeriksaan putri mereka. Bagaimana mungkin seorang anak berusia 2 tahun memiliki kanker ovarium stadium 3?

“Bagaimana ini bisa terjadi. Aku tahu ini lebih umum terjadi pada wanita dewasa. Aku tidak menyadari bahwa itu bisa terjadi pada anak kecil,” ungkap Mike Xydias.

Artikel terkait: Kisah bocah 15 bulan yang mengalami kanker ovarium, ini curahan hati sang ibu

Fakta tentang kanker indung telur yang diderita Kenni

kanker indung telur

Ternyata, kanker ovarium yang biasa terjadi pada wanita dewasa sangat berbeda dengan jenis kanker ovarium yang diderita Kenni. Massa pada ovarium Kenni disebut tumor sel germinal, bentuk paling umum dari tumor yang akibat faktor keturunan pada anak-anak. 

Don Eslin, MD, seorang ahli kanker anak dari Rumah Sakit Orlando Arnold Palmer menjelaskan tentang tumor yang diderita Kenni.

“Tumor sel germinal di ovarium adalah tumor yang tumbuh dalam sel yang kerdil pada awal perkembangan manusia, tetapi seharusnya hal tersebut normal terjadi saat organ reproduksi anak-anak sedang berkembang. Di sisi lain, kanker ovarium pada orang dewasa terbentuk ketika ada sesuatu yang salah dengan sel-sel normal, tidak seperti tumor sel germinal, yang dari awal memang tidak pernah berkembang menjadi sel-sel sehat,” jelasnya.

Artikel terkait: Waspada! Gejala kanker ovarium ini sering diabaikan banyak wanita

Kanker indung telur pada anak jarang terjadi

kanker indung telur

“Tumor sel germinal jarang terjadi. Namun, mereka adalah salah satu masalah ovarium paling umum pada anak-anak. Ada beberapa jenis tumor sel germinal, tetapi mereka semua diatasi dengan cara yang sama, yaitu dengan pembedahan dan kemoterapi,” tambahnya.

Kenni menjalani operasi pada 18 Februari lalu. Dokter dapat mengangkat 90% tumor terbesar Kenni, serta sel kanker lainnya. Tetapi mereka harus mengangkat satu ovarium dan beberapa usus kecilnya dalam proses tersebut. Kenni  memulai kemoterapi pada 27 Februari.

Tumor sel germinal juga dapat terjadi pada orang dewasa, tetapi lebih mungkin terjadi pada anak-anak dan remaja. Kanker ovarium anak-anak menyumbang kurang dari 5% dari semua kasus kanker ovarium, menurut Pusat Informasi Penyakit Genetik dan Langka.

“McKenna Shea adalah balita 2 tahun yang tidak akan pernah membiarkan apa pun menghentikan perjuangan hidupnya!” Kata keluarga Xydias.

Meagan Xydias memiliki pesan penting bagi ibu-ibu lain yang mungkin memiliki firasat bahwa anak mereka menderita masalah kesehatan yang lebih besar.

“Saya tahu mungkin sulit bagi seorang ibu untuk pergi ke dokter dan berkata, ‘Ada yang tidak beres,’ tetapi kadang-kadang Anda harus memercayai feeling Anda, Aku harap setelah mendengar cerita Kenni, orang-orang mau mengatakan, ‘Hei, bisakah kamu (dokter) melakukan satu pemeriksaan lagi?’ pada dokter mereka,” tutupnya.

*** 
Semoga kisah ini menjadi pelajaran agar kita selalu waspada dengan setiap gejala sakit yang diderita buah hati kita. 

 

Cerita mitra kami
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun

Baca juga:

Waspada! Gejala kanker ovarium ini sering diabaikan banyak wanita

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Nia Lara Sari

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Balita 2 tahun kena kanker ovarium, ini pesan sang ibu kepada semua orangtua
Bagikan:
  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti