Parents, sebagai orang tua, kita perlu memahami kandungan susu formula yang perlu diwaspadai. Soalnya, beberapa bahan yang umum ditemukan ternyata memiliki dampak tersendiri untuk anak jika dikonsumsi dalam jangka panjang, lho.
Misalnya saja, masalah kesehatan anak seperti karies gigi, obesitas, hingga risiko diabetes dini yang sering dibicarakan. Tidak hanya itu, isu stunting juga masih menjadi perhatian serius di Indonesia.
Tanpa disadari, asupan nutrisi seperti susu formula bisa berkontribusi terhadap kondisi ini apabila mengandung bahan tambahan tertentu yang perlu diwaspadai.
Menurut studi, di Indonesia sendiri banyak susu formula yang dibuat dengan bahan dasar susu bubuk dan melalui proses panjang atau “long step process”.
Proses pembuatan susu formula dengan tahap panjang yang melalui pemanasan berulang kali dapat memengaruhi kualitas nutrisi alaminya dan membuatnya tidak terserap secara optimal oleh tubuh si kecil. Bahkan, bisa menimbulkan beberapa permasalahan pencernaan pada anak seperti konstipasi, diare, hingga perut kembung.
Karena itu, formula dengan proses yang sederhana lebih baik untuk membantu menjaga kandungan nutrisi tetap optimal dan mendukung kesehatan pencernaan anak.
Apa Saja Kandungan Susu Formula yang Perlu Diwaspadai?
Ada beberapa kandungan di susu formula yang perlu Parents waspadai.
Pertama adalah maltodekstrin. Maltodekstrin adalah karbohidrat olahan yang berasal dari pati, biasanya dari jagung, beras, atau kentang yang memiliki indeks glikemik sangat tinggi, Parents.
Artinya, zat ini dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat. Pada si kecil, konsumsi makanan atau minuman yang mengandung zat ini berlebih berpotensi memicu kebiasaan terhadap rasa manis serta meningkatkan risiko gangguan metabolik di kemudian hari.
Selain itu, maltodekstrin juga dapat menimbulkan berbagai risiko kesehatan. Maltodekstrin memiliki indeks glikemik lebih tinggi dari gula biasa sehingga dapat menyebabkan meningkatnya risiko diabetes. Maltodekstrin juga berpotensi mengganggu keseimbangan bakteri baik di usus, meningkatkan bakteri berbahaya, serta memicu gangguan pencernaan seperti diare hingga risiko penyakit radang usus.
Selain itu, ada juga vanilin, senyawa sintetis yang digunakan untuk memberikan aroma dan rasa. Meski secara umum dianggap aman dalam jumlah kecil, penggunaan jangka panjang pada produk konsumsi harian seperti susu formula tetap harus diwaspadai. Terutama karena dapat membentuk preferensi rasa tertentu sejak dini.
Kemudian ada juga sukrosa dan sirup jagung yang perlu diwaspadai karena termasuk sumber gula tambahan yang dapat meningkatkan asupan gula harian anak tanpa memberi manfaat gizi yang sebanding dengan risikonya.
Seperti beberapa studi juga menyebutkan, paparan rasa manis berlebih sejak usia dini dapat memengaruhi pola makan anak di masa depan. Si Kecil cenderung akan lebih memilih makanan dan minuman tinggi gula dan kurang menyukai makanan dengan cita rasa alami, yang pada akhirnya berkontribusi pada seperti karies gigi, obesitas, GTM hingga masalah stunting.
Jadi, pada dasarnya keempat bahan seperti sukrosa, maltodextrin, vanillin, dan sirup jagung adalah bahan di susu formula yang harus diwaspadai karena tidak baik bagi kesehatan anak.
Nah, salah satu upaya untuk menghindari hal ini adalah Parents perlu mulai membaca label komposisi dengan lebih teliti ketika memilih produk susu formula untuk anak. Dengan memahami dan lebih selektif terhadap kandungan susu formula yang hendak dibeli, Parents bisa membuat keputusan lebih bijak untuk kesehatan jangka panjang si Kecil.
AceKid Hadir Sebagai Susu Formula yang Aman untuk Anak
Parents tak perlu khawatir, sekarang sudah ada pilihan susu formula yang berbahan dasar natural whole milk atau susu segar dengan “one-step fresh” di Indonesia, lho.

Pilihan terbaik tersebut adalah AceKid. Ini merupakan rangkaian produk susu formula premium dari FEIHE, produsen susu terkemuka asal China yang fokus pada penggunaan susu segar berkualitas tinggi dan teknologi modern untuk mendukung pertumbuhan anak.
AceKid diproses menggunakan “one-step fresh”, yaitu membuat susu segar langsung menjadi susu bubuk dalam satu kali proses sehingga dapat menjaga dan mengunci nutrisi alaminya tetap utuh.

AceKid hadir dengan nutrisi murni, tanpa tambahan sukrosa, maltodekstrin, dan perisa sintetik, sehingga menjadi pilihan yang lebih alami untuk mendukung tumbuh kembang anak, termasuk dalam upaya menghindari masalah GTM dan stunting pada anak.
Produk ini diproses dengan konsep one-step fresh dan berbasis natural whole milk formula, yang dirancang untuk menjaga kualitas nutrisi susu agar lebih dekat dengan bentuk alaminya.
Selain itu, AceKid lebih cepat larut saat diseduh (flash dissolution), sehingga mendukung penyerapan yang lebih baik dan pencernaan yang lebih sehat.
Yuk, Parents, mulai selektif dalam memilih kandungan susu formula untuk anak. Pilih susu yang cocok dan pasti aman untuk anak seperti AceKid, susu formula yang berbahan dasar susu segar.
Temukan produk AceKid di TikTok Shop dan Shopee!
Semoga bermanfaat!

***
Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.