TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Unik, Kamis Pahing di Yogyakarta Wajibkan Memakai Pakaian Adat

Bacaan 3 menit
Unik, Kamis Pahing di Yogyakarta Wajibkan Memakai Pakaian Adat

Ini dia tradisi pakai pakaian adat di setiap hari Kamis Pahing di Yogyakarta. Simak alasannya

Indonesia merupakan negara yang terdiri dari banyak ragam budaya. Setiap daerah memiliki kebudayaannya masing-masing, begitu juga dengan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Salah satu budaya unik di kota pelajar ini yaitu setiap hari Kamis Pahing di Yogyakarta, seluruh masyarakat terutama pelajar dan pegawai negeri sipil diwajibkan menggunakan pakaian adat tradisional.

Hal ini terlihat dari unggahan akun instagram @jogjaku yang mengupload sebuah video yang menunjukkan sekelompok masyarakat tengah menyebrang jalan secara beramai-ramai. Namun ada yang unik pada video tersebut yaitu semuanya menggunakan pakaian adat Yogyakarta. 

Kemudian akun tersebut juga menuliskan sebuah caption pada unggahan tersebut, Istimewa. Kamis Pahing adalah hari yang cukup unik di Jogja, karena pada hari itu setiap pegawai dan sekolah harus memakai pakaian adat Jogja. by the way, tahu gak kenapa kok Kamis Pahing?” Tanya akun tersebut.

Apa Itu Hari Kamis Pahing

kamis pahing di yogyakarta

Instagram/jogjaku @fandiryan

Kamis Pahing sendiri merupakan salah satu peringatan hari kelahiran dalam sebuah kalender Jawa yang diperingati setiap 35 hari sekali.

Bagi orang Jawa, penggunaan sebutan hari memakai kata legi, pon, pahing, wage, dan kliwon pasti sudah tidak asing lagi untuk didengar.

Sebenarnya beberapa kata tersebut termasuk dalam weton pada Primbon Jawa. Primbon sendiri dipakai sebagai suatu pedoman untuk menentukan sikap dalam setiap tindakan yang dilakukan di kehidupan sehari-hari oleh orang Jawa.

Pedoman yang dipakai ini  menunjukkan tradisi dan kebudayaan Jawa masih dilestarikan dan bahkan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Jawa hingga saat ini.

Demi terus melestarikan adat budaya Jawa tersebut, Keraton Yogyakarta mewajibkan Setiap kamis Pahing di  Yogyakarta, masyarakat baik itu seluruh pelajar dan pegawai negeri sipil diwajibkan menggunakan pakaian khas kota Yogyakarta.

kamis pahing diyogyakarta

Sumber: orami

Pakaian ini berupa kebaya bagi seorang perempuan serta surjan bagi laki-laki. Tak hanya itu, dalam menggunakan pakaian adat tersebut terdapat sebuah ketentuan lain yang harus ditaati oleh seluruh masyarakat Yogyakarta.

Ketentuan ini antara lain masyarakat dilarang menggunakan surjan yang bermotif bunga dan jarik yang bermotif parang besar.

Peraturan ini berlaku ketika Keraton sedang mengadakan acara atau perayaan. Pada momen itu, masyarakat tidak diperkenankan menggunakan pakaian adat dengan motif yang serupa dengan yang dipakai keluarga Keraton karena motif tersebut seharusnya hanya digunakan oleh anggota keluarga Keraton. 

Kendati demikian, tidak akan menjadi masalah nila motif ini digunakan di luar acara Keraton sehingga tentu saja  masyarakat boleh untuk menggunakannya.

Budaya kamis Pahing di Yogyakarta ini tergolong unik dan memiliki alasan dan sejarah tersendiri mengapa pada setiap hari Kamis Pahing, seluruh masyarakat terutama pelajar dan pegawai negeri sipil diwajibkan menggunakan pakaian adat tradisional Yogyakarta.

Alasan Dipilihnya Hari Kamis Pahing 

kamis pahing diyogyakarta

sumber: pariwisataindonesia.id

Ternyata alasan dipilihnya hari Kamis Pahing sebagai hari spesial disebabkan karena  hari tersebut bertepatan dengan berdirinya Keraton Yogyakarta.

Maka dari itu, tak heran hari Kamis Pahing dipilih sebagai hari untuk menjaga keistimewaan dari kota Yogyakarta serta ikut melestarikan budaya dari para leluhur. seperti yang dikutip Tarigan, 2019 melalui Tempo.

Dengan adanya budaya memakai pakaian adat pada hari Kamis pahing ini, masyarakat diharapkan tidak lupa dengan budaya dari para leluhur karena budaya ini sesuai dengan pembahasan komunikasi antar budaya mengenai identitas budaya dikutip dari Samovar dkk.

Oleh karena itu,  budaya Kamis Pahing ini sekaligus menunjukkan identitas sosial warga Yogyakarta yang berusaha tetap melestarikan budaya Yogyakarta dan tak lupa menjaga keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai suatu daerah yang masih mempertahankan konsep tradisional dan kental akan budaya Jawa.

Baca Juga:

Cerita mitra kami
Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis
Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis
Edukasi Gizi Sejak Dini, 50 Chef Cilik Unjuk Kreativitas di Grand Final Weyoco Junior Chef Indonesia Season 5
Edukasi Gizi Sejak Dini, 50 Chef Cilik Unjuk Kreativitas di Grand Final Weyoco Junior Chef Indonesia Season 5
Kenyamanan Sehari-hari, Kenangan Sepanjang Masa: Cerita di Balik Petit Beary
Kenyamanan Sehari-hari, Kenangan Sepanjang Masa: Cerita di Balik Petit Beary
Dukung Pendidikan dan Lingkungan Sehat, PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk Gelar CSR di SDN 01 Cilangkap
Dukung Pendidikan dan Lingkungan Sehat, PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk Gelar CSR di SDN 01 Cilangkap

Lezat dan Populer, 9 Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Yogyakarta untuk Kerabat

11 Tempat Wisata di Yogyakarta yang Keren, Pesonanya Bikin Kangen

Tradisi Baju Adat Kamis Pahing di Yogyakarta, Apa Istimewanya?
gaya.tempo.co/read/1251057/tradisi-baju-adat-kamis-pahing-di-yogyakarta-apa-istimewanya

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Yesica Tria

  • Halaman Depan
  • /
  • Gaya Hidup
  • /
  • Unik, Kamis Pahing di Yogyakarta Wajibkan Memakai Pakaian Adat
Bagikan:
  • 35 Film Dewasa Indonesia Terpanas Paling Populer, Cek!

    35 Film Dewasa Indonesia Terpanas Paling Populer, Cek!

  • 15 Arti Mimpi Potong Rambut, Pertanda Baik atau Buruk? Cek!

    15 Arti Mimpi Potong Rambut, Pertanda Baik atau Buruk? Cek!

  • 30 Rekomendasi Film Semi Amerika Terpanas untuk Pasangan Dewasa

    30 Rekomendasi Film Semi Amerika Terpanas untuk Pasangan Dewasa

  • 35 Film Dewasa Indonesia Terpanas Paling Populer, Cek!

    35 Film Dewasa Indonesia Terpanas Paling Populer, Cek!

  • 15 Arti Mimpi Potong Rambut, Pertanda Baik atau Buruk? Cek!

    15 Arti Mimpi Potong Rambut, Pertanda Baik atau Buruk? Cek!

  • 30 Rekomendasi Film Semi Amerika Terpanas untuk Pasangan Dewasa

    30 Rekomendasi Film Semi Amerika Terpanas untuk Pasangan Dewasa

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti