Sulitnya menjadi suami menurut Justin Bieber

lead image

Justin Bieber mengaku sulit menjadi seorang suami, karena itu ia selalu berusaha menjadi lebih baik, sabar, baik, tanpa pamrih.

Hari Thanksgiving tahun ini menjadi berbeda bagi Justin Bieber. Tahun ini merupakan kali pertama Justin Bieber merayakan Thanksgiving sebagai seorang suami. Lewat sebuah unggahan di akun instagramnya, Justin Bieber membagikan kebahagiaannya.

Di postingan tersebut, penyanyi asal Kanada ini tampak bahagia karena bisa berkumpul bersama kedua keluarga. “Hari Thanksgiving pertama sebagai pria yang sudah menikah, pertama kali mengadakan Thanksgiving,” tulis Justin Bieber.

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/11/Screenshot 4 2.png Sulitnya menjadi suami menurut Justin Bieber

Selain merayakan Thanksgiving, Justin Bieber juga merayakan hari ulang tahun ke 22 istrinya Hailey Baldwin. Tidak lupa ia juga memberikan kejutan spesial untuk sang istri. 

Namun di sela-sela kebahagiaanya, Bieber mengakui bagaimana beratnya menjalani pernikahan. “Hubungan itu sulit dan cinta tidak selalu mudah, tetapi terima kasih Tuhan karena telah menunjukkan kepada saya bagaimana caranya,” kata pelantun lagu “As Long As You Love Me” ini.

Bagi Justin Bieber setiap hari adalah proses belajar. Ia selalu berusaha menjadi lebih baik, sabar, baik, tanpa pamrih. Ia juga mengatakan bahwa sepanjang hidup, dirinya telah melalui jalan panjang. Namun, banyaknya anugerah telah membuatnya selalu merasa cukup.

Dilansir dari kompas.com, sebenarnya, bukan hanya Justin Bieber yang mengakui sulitnya menjalani pernikahan. Meski telah lama menikah, ikon sepakbola David Beckham juga pernah mengatakan hal serupa. Dalam sebuah sesi wawancara, Beckham mengungkapkan perlunya kerja keras dalam mempertahankan pernikahan.

Menurut Beckham pekerjaan telah membuatnya berhadapan dengan situasi yang sulit. Misalnya, waktu bersama keluarga menjadi berkurang saat ia sedang berpergian jauh. Untuk mengatasinya ia memiliki trik khusus bagaimana menyeimbangkan kehidupan pribadi dan pekerjanya.

Pria 43 tahun ini menyarankan agar kita selalu tersenyum, dan yang terpenting jangan lupa mematikan ponsel saat makan malam bersama keluarga. Baginya keluarga adalah harta paling berharga yang harus dijaga sebaik mungkin.

Menurut David Beckham meletakan ponsel dan menghabiskan waktu lebih banyak dengan keluarga adalah cara ampuh untuk mempertahankan keharmonisan keluarga. Ia percaya semua orang harus mengambil langkah kecil, demi membuat keputusan yang lebih sehat atau pun untuk lebih memperhatikan diri sendiri.

“Menurut saya, motivasi saya adalah keluarga saya. Itu selalu tentang keluarga, bagaimana membantu mereka menjalani kehidupan yang lebih baik, untuk membiarkan anak-anak kita melakukan hal serupa,” ungkapnya.

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Adroid.