Jenis kelamin janin bisa berubah selama kehamilan? Ini penjelasan dokter

Jenis kelamin janin bisa berubah selama kehamilan? Ini penjelasan dokter

Ini penyebab jenis kelamin mungkin 'berubah'

Apakah jenis kelamin janin bisa berubah saat masih dalam kandungan? Bisa jadi pertanyaan ini sering menghinggapi benak para ibu hamil. Sebelum USG dilakukan dan jenis kelamin janin diketahui, tebak-tebakan dimulai. 

Apalagi bagi mereka yang percaya beberapa mitos soal jenis kelamin janin. Bisa jadi menurut mitos mereka sedang hamil bayi laki-laki, tapi ternyata menurut hasil pemeriksaan USG justru bayinya perempuan. 

Artikel terkait: 9 Mitos ciri hamil anak perempuan yang masih dipercaya hingga sekarang

Apakah jenis kelamin janin bisa berubah selama kehamilan?

jenis kelamin 1

Dilansir dari laman Alo Dokter, dr Nadia Nurotul Fuadah mengatakan bahwa jenis kelamin bayi sejatinya telah terbentuk sejak proses pembuahan. Hal ini ditentukan dari komponen genetik apa yang dibawa oleh sel sperma yang membuahi sel telur. 

Apakah kromosom X yang akan menjadi bayi perempuan? Atau kromosom Y yang akan menjadi janin laki-laki? Jadi jenis kelamin bayi tidak dapat berubah-ubah.

Masih dari laman Alo Dokter, dr Devika Y menegaskan bahwa jenis kelamin bayi tidak dapat berubah meskipun dengan konsumsi hanya sayur dan buah saja seperti yang dijelaskan dalam mitos di masyarakat.

Hanya mengonsumsi sayur dan buah saja tanpa lauk hewani saat hamil, justru memerlukan observasi rutin oleh dokter. Sebab dikhawatirkan bisa berpengaruh terhadap kondisi kehamilan dan tumbuh kembang janin di dalam rahim.

Oleh karena itu, ibu hamil tetap dianjurkan untuk mengonsumsi nutrisi secara seimbang baik itu hewani maupun nabati.

Artikel terkait: 9 Cara unik prediksi jenis kelamin bayi yang sering dipercayai

Penyebab jenis kelamin janin seolah berubah

jenis kelamin janin

Nadia dan Devika menjelaskan bahwa jenis kelamin bayi mulai bisa terlihat saat usia kehamilan 16 minggu. Namun paling baik bila hal itu dilihat di usia kandungan 28 minggu. 

“Penentuan jenis kelamin laki-laki dengan USG adalah bila sudah tampak skrotum atau kantong kemaluan. Sedangkan penentuan jenis kelamin perempuan bila sudah tampak labia berupa tanda 3 garis,” ujar Devika.

Baik Nadia dan Devika mengaku memang ada beberapa hal yang dapat membuatnya terkesan ‘berubah’. Namun perubahan itu bukan karena jenis kelamin bayi yang berubah melainkan karena beberapa faktor lainnya.

Menurut Devika, perubahan itu bisa saja terjadi akibat perubahan posisi janin saat pemeriksaan USG.

Jenis kelamin janin bisa berubah selama kehamilan? Ini penjelasan dokter

“Terkadang terjadi bias dalam menilai jenis kelamin janin. Karena posisi bayi sedemikian rupa sehingga tampaknya alat kelaminnya laki-laki padahal sebenarnya perempuan, atau sebaliknya, tampaknya perempuan padahal sebenarnya laki-laki.”

“Dan pada beberapa ibu hamil, terkadang tidak bisa diprediksi karena posisi janinnya tidak mendukung saat pemeriksaan USG,” jelas Devika.

Adapun menurut Nadia, perubahan itu bisa saja terjadi akibat perbedaan sensitifitas alat yang digunakan, perbedaan kompetensi dokter yang memeriksa, dan juga perbedaan usia kehamilan. 

“Jadi, memang tidak ada yang bisa memastikan kecuali dengan pemeriksaan DNA amniocentesis atau menunggu hingga tiba saatnya bayi dilahirkan nantinya,” tegasnya. 

Nah, sekarang sudah jelas kan Bunda, jenis kelamin janin dalam kandungan tidak akan bisa berubah. Namun beberapa faktor teknis seperti alat USG yang kurang bagus, atau posisi janin saat pemeriksaan USG membuat petugas terkecoh dan bisa jadi salah dalam menduga jenis kelamin bayi Anda. 

Semoga setelah membaca ini Anda tidak bingung lagi ya. 

Sumber: Alo Dokter

Baca juga: 

Kapan jenis kelamin janin terbentuk dan bisa diketahui? Ini penjelasannya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner