Anak Suka Jajan, Pastikan Pilihannya Bergizi Seimbang

lead image

Tidak hanya nikmat, Ibu juga harus memastikan jajanan anak bergizi seimbang. Bagaimana caranya?

Anak suka jajan, kadang membuat Ibu khawatir. Pasalnya, kebiasaan jajan yang tidak sehat bisa membuat anak rentan terserang berbagai penyakit. Terlebih, Ibu tak bisa sepenuhnya mengatur soal jenis jajanan apa saja yang dibeli anak di sekolah.

Ya, anak memang cenderung akan membeli jajanan yang menarik matanya, atau yang banyak dibeli oleh teman-temannya, yang belum tentu sehat dan bergizi seimbang. Itu karena anak memang belum bisa memilih dan membedakan mana jajanan bergizi seimbang dan bergizi tidak seimbang.

Oleh karena itu, tugas Ibulah untuk pastikan jajanan yang dikonsumsi anak tidak hanya nikmat tetapi juga bergizi seimbang. Bagaimana caranya? Ini dia yang Ibu harus lakukan:

  1. Beri pengertian pada anak soal jajanan bergizi

Seiring anak bertambah usia, terlebih ketika anak mulai masuk usia sekolah, sulit bagi Ibu untuk melarangnya jajan. Jadi, alih-alih melarangnya, Ibu sebaiknya memberi pengertian pada anak mengenai batasan jajan.

Misalnya, anak boleh jajan di sekolah kalau ia sudah sarapan di rumah sebelum berangkat sekolah. Atau, ia hanya boleh membeli jajanan tertentu yang memang tidak hanya nikmat tetapi juga bergizi seimbang. Dan bukan jajan sembarangan yang tidak jelas soal kebersihan dan kandungan gizinya.

  1. Tawarkan alternatif jajan
    Anak Suka Jajan, Pastikan Pilihannya Bergizi Seimbang

Seringkali anak-anak suka jajan karena terpengaruh oleh teman-temannya. Nah, Ibu bisa tawarkan alternatif dengan membawakan bekal ‘jajanan’ dari rumah yang merupakan favorit anak, sehingga anak bisa mengonsumsinya bersama teman-temannya.

Dengan begitu, Ibu secara tidak langsung bisa mengatur jenis jajanan sehat yang dikonsumsi oleh anak, dan ini juga mengurangi risiko anak terpapar jajanan tidak sehat yang ada di sekolah.

  1. Ajarkan anak untuk mengenal jenis jajanan sehat 

Pandu dan beri pengertian pada anak, jajanan mana saja yang boleh ia beli beserta alasannya. Misalnya, Ibu bisa memberi contoh jenis jajanan bersih, nikmat, dan bergizi seimbang untuk dibeli anak, seperti roti, biskuit, lontong, atau susu. Jajanan ini tergolong aman karena biasanya dijual di dalam kemasan, dan memiliki kandungan gizi seimbang untuk anak.

Katakan pada anak bahwa mereka boleh membeli jajanan yang masuk kategori makanan dan minuman nikmat dan bergizi seimbang.

Salah satu pilihan jajanan minuman nikmat dan sehat yang bisa dipilih anak di kantin sekolah adalah MILO sachet baru 22 gr. Dengan isi lebih banyak, rasa MILO-nya lebih berasa, dijamin anak-anak semakin menyukai minuman coklat berenergi ini.

MILO sachet baru 22 gr juga lebih sehat karena memiliki kandungan gula 25% lebih rendah, serta lebih tinggi vitamin dan mineral yang dibutuhkan untuk anak aktif. Kemenkes menyarankan agar konsumsi gula tambahan sebaiknya tidak lebih dari 50 gr (setara 4 sendok makan) per hari. Terlalu banyak asupan gula, membuat anak mudah lemas dan mengantuk, lho.

Jadi, Ibu sudah tahu, kan, panduan jajan sehat dan bergizi seimbang untuk anak di sekolah? Dengan jajanan bergizi seimbang, diharapkan anak-anak tetap berenergi dan dapat belajar dan lebih aktif selama seharian penuh.  

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

cahya

app info
get app banner