Bolehkah Ibu yang Keracunan Makanan Tetap Menyusui Bayinya?

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Ada ungkapan bilang bahwa seorang ibu tidak boleh sakit. Lantas bagaimana jika ia tiba-tiba keracunan makanan, bolehkah ia tetap menyusui?

Ibu menyusui memang mudah lapar. Karena itu, penting bagi seorang busui untuk memiliki stok makanan di rumahnya. Namun ia harus berhati-hati terhadap potensi keracunan makanan!

Ya, keracunan makanan bisa datang kapan saja, apalagi jika cuaca lembab dimana makanan yang disimpan menjadi lebih mudah berjamur dan berbahaya bagi kesehatan.

Untuk itulah, seorang busui harus waspada terhadap makanan yang ia konsumsi jangan sampai justru membuatnya menjadi sakit.

Lantas bagaimana jika seorang ibu terlanjur keracunan. Bolehkah ia tetap menyusui bayinya?

Boleh menyusui, asal…….

Banyak anggapan bahwa ibu yang sakit tidak boleh menyusui bayinya. Begitu pula jika ia keracunan makanan karena dikhawatirkan ASInya telah terkontaminasi bakteri.

Padahal, tidak seperti itu lho! Jika ibu mengalami keracunan, ia tetap diperbolehkan menyusui bayinya dengan syarat sebagai berikut:

  1. Jenis keracunan makanannya ringan (hanya pada level gangguan usus/pencernaan saja)
  2. Ibu tetap menjaga asupan cairannya. Pada beberapa kasus keracunan, ibu mengalami muntah-muntah dan buang air. Untuk mencegah dehidrasi dan berkurangnya produksi ASI, pastikan ibu banyak minum bahkan jika diperlukan bisa diberikan cairan melalui infus
  3. Ibu tetap menjaga kebersihannya. Pastikan baju yang dikenakan atau tangan ibu tidak ada kotoran dan sisa makanan penyebab keracunan untuk menghindari penyebaran bakteri pada bayi

 

Bagaimana mengobati keracunan makanan? Simak pada halaman selanjutnya!





Kesehatan ibu