TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Sekelompok Ibu-ibu Demo di Depan SD, Menuntut Sekolah Kembali Dibuka!

Bacaan 4 menit
Sekelompok Ibu-ibu Demo di Depan SD, Menuntut Sekolah Kembali Dibuka!

Ibu-ibu ini mengaku jika program belajar di rumah tak berjalan maksimal, sehingga mereka ingin anak-anaknya kembali belajar di sekolah.

Sekelompok wali murid yang terdiri dari puluhan ibu-ibu berunjuk rasa di depan sebuah Sekolah Dasar (SD) yang berada di Kabupaten Pamekasan. Ibu-ibu unjuk rasa depan SD ini meminta agar sekolah kembali dibuka.

Kejadian itu pun akhirnya viral, karena ada yang merekam aksi mereka dan membagikannya lewat sosial media. Terlihat dalam video, para ibu juga membawa anak mereka yang mengenakan seragam lengkap dan menggendong tas.

Ibu-ibu Unjuk Rasa Depan SD lantaran Libur Terlalu Lama

ibu-ibu unjuk rasa depan sd 2

Ibu-ibu yang berunjuk rasa itu menuntut pihak sekolah untuk segera membuka kembali sekolah, agar anak-anak belajar seperti biasa. Alasannya, mereka tak ingin sekolah diliburkan terus menerus. Sebab, akibat sekolah diliburkan, anak-anak jadi sibuk bermain.

Bahkan, salah satu ibu ada yang mengancam akan mengeluarkan anaknya jika sekolah tak segera memulai aktivitas belajar mengajar. Ia mengaku akan memindahkan anaknya ke sekolah yang siap menggelar aktivitas belajar mengajar secara langsung.

Sejumlah ibu-ibu yang menggelar demonstrasi pun ditemui salah satu guru dari sekolah tersebut.

“Jika sekolah ini diliburkan, kami akan memindahkan anak kami ke sekolah lain,” kata seorang ibu.

Artikel Terkait : Belajar dari Rumah Masih Berlanjut, Ini Pedoman dari Kemendikbud

“Kami Takut Anak Kami Bodoh,” Kata Ibu-ibu yang Berunjuk Rasa

Sementara itu, menurut mereka pendidikan jarak jauh yang diprogramkan pemerintah juga tak pernah dilakukan.

“Kalau tetap diliburkan, anak-anak kami terampas pendidikannya. Kami takut anak kami bodoh,” ujar seorang ibu yang berunjuk rasa, seperti dilansir dari Kompas.

Salah satu warga Desa Tebul Barat bernama Mustofa membenarkan demonstrasi yang dilakukan puluhan ibu-ibu itu. Mustofa mengatakan, aksi dilakukan pada hari pertama masuk sekolah, Senin (13/7).

“Wali murid sudah tak tahan karena sekolah diliburkan selama empat bulan terakhir. Selama itu, anak-anak hanya sibuk bermain. Akibatnya, para wali murid kesal karena libur sekolah terlalu lama. Mereka mendesak agar sekolah diaktifkan kembali,” ungkap Mustofa.

Artikel Terkait : Agar Proses Belajar di Rumah Berjalan Efektif, Terapkan 5 Cara Ini!

Tetap Belum Bisa Dibuka Meski Ibu-ibu Unjuk Rasa di Depan SD

ibu-ibu unjuk rasa depan sd 2

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan, Fatimatuz Zahrah mengaku telah mendengar informasi tentang unjuk rasa yang terjadi. Namun, pihaknya belum mendapatkan laporan dari kepala sekolah SD terkait.

Menurutnya, sekolah belum bisa dibuka seperti semula untuk mencegah siswa terpapar dari COVID-19. Serta, belum ada intruksi lebih lanjut dari Menteri Pendidikan untuk membuka kembali sekolah dan melaksanakan pendidikan tatap muka.

“Tetap tidak bisa dibuka lagi karena kalau dibuka bisa melanggar SKB Menteri,” jelas Fatimatus Zahrah ketika dikonfirmasi.

Sekolah di Zona Hijau Sudah Buka

ibu-ibu unjuk rasa depan sd 2

Di sisi lain, Mendikbud Nadiem Makarim telah menerapkan panduan protokol kesehatan new normal di beberapa sekolah. Yakni sekolah-sekolah yang berada di zona hijau, mereka sudah dapat beraktivitas seperti biasa.

“Pertama, kabupaten dan kota itu harus zona hijau, kedua, Pemda harus memberikan izin. Jadi pemdanya pun harus setuju. Dan yang ketiga, satuan pendidikan telah memenuhi,” terang Nadiem Makarim dalam telekonferensi yang disiarkan di akun YouTube Kemendikbud.

Syarat lainnya, sekolah terkait telah memenuhi semua kriteria untuk persiapan pembelajaran tatap muka.

Masa transisi penerapan new normal di sekolah juga akan dilakukan selama dua bulan pertama. Dalam masa transisi dua bulan pertama ini, hanya jenjang pendidikan menengah ke atas, seperti SMP, MTs, SMA, SMK, MA, dan MAK yang diizinkan untuk mulai kegiatan belajar seperti biasa. Selanjutnya, akan diikuti oleh SD, Mi, SLB, dan PAUD.

Sekolah Percontohan Kebiasaan Baru di Bekasi Sudah Dibuka

Salah satu contoh sekolah zona hijau yang sudah dibuka untuk kegiatan belajar tatap muka adalah beberapa sekolah percontohan di Bekasi.

Pemkot Bekasi mengizinkan aktivitas tatap muka di sekolah kembali berlangsung dengan alasan angka penularan COVID-19 di Kota Bekasi sudah di bawah satu. Bahkan, Kota Bekasi juga diklaim sebagai zona hijau.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Inayatullah menyampaikan, awal kegiatan belajar mengajar tatap muka diterapkan bagi sekolah yang menjadi percontohan kesiapan sekolah dalam protokol pencegahan COVID-19.

Ada 4 sekolah dengan protokol pencegahan COVI-19 yang menjadi percontohan sekolah lainnya, yaitu Sekolah Victory Plus, Al-Azhar, SD Jakasampurna 6, dan SDN 02 Pekayon. Ia mengatakan, proses kegiatan belajar mengajar di 4 sekolah itu akan terus dipantau.

Percobaan sekolah seperti biasa ini akan dilakukan selama dua minggu, lalu dievaluasi oleh dinas pendidikan setempat.

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Sedangkan bagi sekolah di luar kategori percontohan yang hendak buka kembali wajib memberikan proposal yang berisi persiapan protokol pencegahan COVID-19. Proposal tersebut diserahkan ke Dinas Pendidikan setempat.

Usai menyerahkan proposal, nantinya tim dari Disdik yang langsung mengecek kesiapan sekolah tersebut terkait pemenuhan protokol pencegahan COVID-19.

Seperti itulah kabar ibu-ibu unjuk rasa depan SD. Semoga kondisi pandemi ini bisa segera berakhir, ya.

Baca Juga :

Bantu Anak Tentukan Tujuan Belajar Agar Ia Lebih Berhasil di Sekolah

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

febri

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Sekelompok Ibu-ibu Demo di Depan SD, Menuntut Sekolah Kembali Dibuka!
Bagikan:
  • 10 Tanda dan Ciri-ciri Anak Kurang Kasih Sayang, Waspada Dampaknya!

    10 Tanda dan Ciri-ciri Anak Kurang Kasih Sayang, Waspada Dampaknya!

  • Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Jadwalnya di Januari 2026

    Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Jadwalnya di Januari 2026

  • 20 Contoh Surat Keterangan Kerja Beserta Format Lengkapnya

    20 Contoh Surat Keterangan Kerja Beserta Format Lengkapnya

  • 10 Tanda dan Ciri-ciri Anak Kurang Kasih Sayang, Waspada Dampaknya!

    10 Tanda dan Ciri-ciri Anak Kurang Kasih Sayang, Waspada Dampaknya!

  • Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Jadwalnya di Januari 2026

    Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Jadwalnya di Januari 2026

  • 20 Contoh Surat Keterangan Kerja Beserta Format Lengkapnya

    20 Contoh Surat Keterangan Kerja Beserta Format Lengkapnya

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti