TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk / Daftar
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Sekelompok Ibu-ibu Demo di Depan SD, Menuntut Sekolah Kembali Dibuka!

Bacaan 4 menit
Sekelompok Ibu-ibu Demo di Depan SD, Menuntut Sekolah Kembali Dibuka!

Ibu-ibu ini mengaku jika program belajar di rumah tak berjalan maksimal, sehingga mereka ingin anak-anaknya kembali belajar di sekolah.

Sekelompok wali murid yang terdiri dari puluhan ibu-ibu berunjuk rasa di depan sebuah Sekolah Dasar (SD) yang berada di Kabupaten Pamekasan. Ibu-ibu unjuk rasa depan SD ini meminta agar sekolah kembali dibuka.

Kejadian itu pun akhirnya viral, karena ada yang merekam aksi mereka dan membagikannya lewat sosial media. Terlihat dalam video, para ibu juga membawa anak mereka yang mengenakan seragam lengkap dan menggendong tas.

Ibu-ibu Unjuk Rasa Depan SD lantaran Libur Terlalu Lama

ibu-ibu unjuk rasa depan sd 2

Ibu-ibu yang berunjuk rasa itu menuntut pihak sekolah untuk segera membuka kembali sekolah, agar anak-anak belajar seperti biasa. Alasannya, mereka tak ingin sekolah diliburkan terus menerus. Sebab, akibat sekolah diliburkan, anak-anak jadi sibuk bermain.

Bahkan, salah satu ibu ada yang mengancam akan mengeluarkan anaknya jika sekolah tak segera memulai aktivitas belajar mengajar. Ia mengaku akan memindahkan anaknya ke sekolah yang siap menggelar aktivitas belajar mengajar secara langsung.

Sejumlah ibu-ibu yang menggelar demonstrasi pun ditemui salah satu guru dari sekolah tersebut.

“Jika sekolah ini diliburkan, kami akan memindahkan anak kami ke sekolah lain,” kata seorang ibu.

Artikel Terkait : Belajar dari Rumah Masih Berlanjut, Ini Pedoman dari Kemendikbud

“Kami Takut Anak Kami Bodoh,” Kata Ibu-ibu yang Berunjuk Rasa

Sementara itu, menurut mereka pendidikan jarak jauh yang diprogramkan pemerintah juga tak pernah dilakukan.

“Kalau tetap diliburkan, anak-anak kami terampas pendidikannya. Kami takut anak kami bodoh,” ujar seorang ibu yang berunjuk rasa, seperti dilansir dari Kompas.

Salah satu warga Desa Tebul Barat bernama Mustofa membenarkan demonstrasi yang dilakukan puluhan ibu-ibu itu. Mustofa mengatakan, aksi dilakukan pada hari pertama masuk sekolah, Senin (13/7).

“Wali murid sudah tak tahan karena sekolah diliburkan selama empat bulan terakhir. Selama itu, anak-anak hanya sibuk bermain. Akibatnya, para wali murid kesal karena libur sekolah terlalu lama. Mereka mendesak agar sekolah diaktifkan kembali,” ungkap Mustofa.

Artikel Terkait : Agar Proses Belajar di Rumah Berjalan Efektif, Terapkan 5 Cara Ini!

Tetap Belum Bisa Dibuka Meski Ibu-ibu Unjuk Rasa di Depan SD

ibu-ibu unjuk rasa depan sd 2

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan, Fatimatuz Zahrah mengaku telah mendengar informasi tentang unjuk rasa yang terjadi. Namun, pihaknya belum mendapatkan laporan dari kepala sekolah SD terkait.

Menurutnya, sekolah belum bisa dibuka seperti semula untuk mencegah siswa terpapar dari COVID-19. Serta, belum ada intruksi lebih lanjut dari Menteri Pendidikan untuk membuka kembali sekolah dan melaksanakan pendidikan tatap muka.

“Tetap tidak bisa dibuka lagi karena kalau dibuka bisa melanggar SKB Menteri,” jelas Fatimatus Zahrah ketika dikonfirmasi.

Sekolah di Zona Hijau Sudah Buka

ibu-ibu unjuk rasa depan sd 2

Di sisi lain, Mendikbud Nadiem Makarim telah menerapkan panduan protokol kesehatan new normal di beberapa sekolah. Yakni sekolah-sekolah yang berada di zona hijau, mereka sudah dapat beraktivitas seperti biasa.

“Pertama, kabupaten dan kota itu harus zona hijau, kedua, Pemda harus memberikan izin. Jadi pemdanya pun harus setuju. Dan yang ketiga, satuan pendidikan telah memenuhi,” terang Nadiem Makarim dalam telekonferensi yang disiarkan di akun YouTube Kemendikbud.

Syarat lainnya, sekolah terkait telah memenuhi semua kriteria untuk persiapan pembelajaran tatap muka.

Masa transisi penerapan new normal di sekolah juga akan dilakukan selama dua bulan pertama. Dalam masa transisi dua bulan pertama ini, hanya jenjang pendidikan menengah ke atas, seperti SMP, MTs, SMA, SMK, MA, dan MAK yang diizinkan untuk mulai kegiatan belajar seperti biasa. Selanjutnya, akan diikuti oleh SD, Mi, SLB, dan PAUD.

Sekolah Percontohan Kebiasaan Baru di Bekasi Sudah Dibuka

Salah satu contoh sekolah zona hijau yang sudah dibuka untuk kegiatan belajar tatap muka adalah beberapa sekolah percontohan di Bekasi.

Pemkot Bekasi mengizinkan aktivitas tatap muka di sekolah kembali berlangsung dengan alasan angka penularan COVID-19 di Kota Bekasi sudah di bawah satu. Bahkan, Kota Bekasi juga diklaim sebagai zona hijau.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Inayatullah menyampaikan, awal kegiatan belajar mengajar tatap muka diterapkan bagi sekolah yang menjadi percontohan kesiapan sekolah dalam protokol pencegahan COVID-19.

Ada 4 sekolah dengan protokol pencegahan COVI-19 yang menjadi percontohan sekolah lainnya, yaitu Sekolah Victory Plus, Al-Azhar, SD Jakasampurna 6, dan SDN 02 Pekayon. Ia mengatakan, proses kegiatan belajar mengajar di 4 sekolah itu akan terus dipantau.

Percobaan sekolah seperti biasa ini akan dilakukan selama dua minggu, lalu dievaluasi oleh dinas pendidikan setempat.

Cerita mitra kami
Tren Parenting 2026: Orang Tua Tak Lagi Cari Murah, tapi Aman & Terpercaya
Tren Parenting 2026: Orang Tua Tak Lagi Cari Murah, tapi Aman & Terpercaya
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun

Sedangkan bagi sekolah di luar kategori percontohan yang hendak buka kembali wajib memberikan proposal yang berisi persiapan protokol pencegahan COVID-19. Proposal tersebut diserahkan ke Dinas Pendidikan setempat.

Usai menyerahkan proposal, nantinya tim dari Disdik yang langsung mengecek kesiapan sekolah tersebut terkait pemenuhan protokol pencegahan COVID-19.

Seperti itulah kabar ibu-ibu unjuk rasa depan SD. Semoga kondisi pandemi ini bisa segera berakhir, ya.

Baca Juga :

Bantu Anak Tentukan Tujuan Belajar Agar Ia Lebih Berhasil di Sekolah

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

febri

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Sekelompok Ibu-ibu Demo di Depan SD, Menuntut Sekolah Kembali Dibuka!
Bagikan:
  • 60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

    60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

  • 11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

    11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

  • 12 Cara 'Memainkan' Miss V dan U-Spot yang Bikin Perempuan Melayang

    12 Cara 'Memainkan' Miss V dan U-Spot yang Bikin Perempuan Melayang

  • 60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

    60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

  • 11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

    11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

  • 12 Cara 'Memainkan' Miss V dan U-Spot yang Bikin Perempuan Melayang

    12 Cara 'Memainkan' Miss V dan U-Spot yang Bikin Perempuan Melayang

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti