TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Seorang Ibu Tega Gantung Anaknya yang Masih Berusia 4 Tahun, Alasannya Tidak Diketahui

Bacaan 4 menit
Seorang Ibu Tega Gantung Anaknya yang Masih Berusia 4 Tahun, Alasannya Tidak Diketahui

Seorang ibu yang berprofesi sebagai guru tega gantung anaknya sendiri saat rumah sedang sepi. Sang ayah ungkap kejadian dan melapor kepada pihak berwajib.

Peribahasa lama mengatakan, kasih ibu kepada anak sepanjang masa. Namun, hal ini tidak berlaku bagi Lyubov Melnikova (43 tahun), seorang ibu di Rusia yang tega gantung anaknya yang masih balita.

Entah apa yang merasuki pikiran Lyubov Melnikova. Di saat anggota keluarga lainnya tidak berada di rumah, ia malah melakukan hal di luar nalar. Tanpa alasan yang jelas, ia membunuh buah hatinya sendiri, Ivan yang baru menginjak usia 4 tahun.

Balita laki-laki tak berdosa itu menjadi korban dari kekejaman orang yang seharusnya menyayanginya, ibunya sendiri di rumah mereka. Rumah keluarga yang seharusnya menjadi tempat paling nyaman untuk ditinggali dan aman untuk berlindung.

Kronologi Kejadian Ibu Gantung Anaknya

ibu gantung anaknya

Ivan Melnikova, 4 tahun. saat masih hidup (Foto: VK.com)

Mengutip laman Daily Mail Selasa (13/10/2020), Lyubov Melnikova beserta suaminya, Vasily Melnikov, tinggal di sebuah kota dekat Moskow, Rusia. Tadinya mereka adalah keluarga yang bahagia dengan 4 orang anak. Dua anak laki-laki dan dua anak perempuan.

Anak pertama mereka seorang remaja laki-laki bernama Sergey (19 tahun). Ivan adalah anak keempat mereka, baru 4 tahun usianya. Dua anak lagi perempuan yang beranjak remaja, masing-masing berusia 13 dan 14 tahun.

Pada hari kejadian, Vasily bersama kedua putrinya sedang sedang keluar rumah untuk jogging. Sementara itu, anak sulung mereka, Sergey juga sedang berada di luar rumah. Tinggalah Lyubov dan Ivan berdua saja di rumah mereka.

Ketika kondisi rumah sepi itulah Lyubov melakukan perbuatan keji itu. Ibu itu menggantung anaknya dengan menggunakan celana ketat. Tatapan polos dan raut wajah tak berdosa Ivan rupanya tak menghalangi Lyubov untuk melancarkan aksinya.

Artikel terkait: Tragis! Bocah 9 Tahun Tewas Dibacok karena Lindungi Ibunya yang Diperkosa

Insiden Ibu Gantung Anaknya Terungkap Saat Sang Ayah Pulang Jogging

Seorang Ibu Tega Gantung Anaknya yang Masih Berusia 4 Tahun, Alasannya Tidak Diketahui

Vasily Melnikova, suami Lyubov dan ayah Ivan (Foto: VK.com)

Selang beberapa saat kemudian, sang suami beserta dua putrinya pulang kembali setelah jogging. Media lokal melaporkan, pada awalnya Lyubov mencegah mereka masuk ke rumah. Mencium gelagat aneh dari istrinya, Vasily pun memaksa untuk masuk ke dalam rumah. Sementara Lyubov menyuruh kedua putrinya untuk menunggu di jalan. 

Alangkah terkejutnya Vasily saat masuk rumah dan menemukan putra bungsunya tergantung di sebuah peralatan olahraga dengan celana ketat di lehernya. 

Ia langsung bergegas untuk menolong dan menyadarkan putranya itu, namun gagal. Ia akhirnya memanggil ambulans dan polisi untuk minta pertolongan.

Tak lama, bantuan pun datang. Pihak berwajib pun langsung mengamankan Lyubov tanpa perlawanan.

Artikel terkait: Ditinggal Mati Sang Ayah, Ibu dan Anaknya Tak Keluar Kamar, Kondisinya Menyedihkan

Saat Ditangkap, Pelaku Hanya Diam Membisu

ibu gantung anaknya

Lyubov Melnikova, ibu dan guru yang menggantung anaknya (Foto: VK.com)

Menurut laporan Life, sang ibu yang menggantung anaknya itu hanya bisa terdiam dan terpaku di tempatnya. Ia sama sekali tidak dapat menjelaskan apa yang telah ia lakukan hari itu.

Diketahui, Lyubov Melnikova adalah seorang ibu sekaligus guru bahasa Inggris di sekolah di sekitar ia tinggal.

Lyubov ditahan karena diduga membunuh anaknya dengan cara digantung menggunakan celana ketat. Hingga kini, pihak penyidik masih melakukan investigasi atas kasus Lyubov.

“Departemen investigasi kota Pushkino, wilayah Moskow, telah menahan seorang penduduk setempat, 43 tahun, yang dicurigai membunuh putranya, empat tahun,” kata sebuah pernyataan dari Komite Investigasi Rusia.

Alasan-alasan Orangtua Tega Membunuh Anak Sendiri Menurut Pakar Psikolog

Seorang Ibu Tega Gantung Anaknya yang Masih Berusia 4 Tahun, Alasannya Tidak Diketahui

Bungkamnya Lyubov tentu menjadi tanda tanya besar. Mengapa ia melakukan tindakan kriminal itu?

Mengutip Vice (20/2/2018), sangat sulit membayangkan pemicu orang tua tega membunuh anaknya sendiri, tetapi “filicide”, sebutan komunitas psikolog untuk tindakan ayah atau ibu membunuh darah dagingnya sendiri, bukan hal baru. Filicide terjadi sejak era manusia purba sampai sekarang. Bahkan filsuf kenamaan Aristoteles pernah menyatakan: “Harus ada hukum yang mengatur agar anak cacat tidak dibiarkan hidup.”

Banyak orang belum menyadari filicide adalah tindak kejahatan yang sering terjadi. Ada puluhan kasus di berbagai negara setiap tahun. Di Amerika Serikat, penelitian dari Brown University yang terbit 2014 memetakan data dari periode 32 tahun terakhir.

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Penelitian tentang rentetan kasus pembunuhan anak oleh orang tua menyimpulkan bila pelaku pembunuh anaknya sendiri lelaki, itu cenderung akibat pembunuhan “tak disengaja” dan disebabkan oleh penggunaan alkohol dan obat-obatan. Sedangkan ketika ibu yang membunuh anaknya sendiri, motifnya cenderung berupa pembunuhan yang disebabkan oleh masalah kesehatan mental.

Baca juga:

Demi Beli Sepatu Baru, Seorang Ibu Jual Bayinya Seharga Rp57 Juta

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Yuniati Rohmah

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Seorang Ibu Tega Gantung Anaknya yang Masih Berusia 4 Tahun, Alasannya Tidak Diketahui
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti