TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Lelaki ini Dibayar untuk Berhubungan Seks dengan Anak Perempuan yang Baru Haid

Bacaan 3 menit
Lelaki ini Dibayar untuk Berhubungan Seks dengan Anak Perempuan yang Baru Haid

Siapa sangka bahwa di jaman sekarang masih saja ada tradisi yang membuat anak perempuan terpaksa berhubungan seks dengan lelaki yang disebut sebagai Hyena.

Jika ada lelaki yang berhubungan seks dengan anak perempuan kita, kita akan marah. Namun, hal itu tidak berlaku di Republik Malawi  yang terletak di Afrika Selatan. Karena mereka justru membayar lelaki yang disebut sebagai Hyena untuk melakukan ritual pembersihan dari roh jahat setelah anak mendapatkan haid pertamanya dengan cara berhubungan seks.

Research Gate menyatakan bahwa jika ada orang yang menolak tradisi ini, ia akan didiskriminasi warga karena sengaja menjadi pembawa sial di kampung. Selain itu, ia akan disalahkan jika ada warga yang sakit karena menolak tradisi Hyena dianggap sama saja dengan ingin membuat celaka seluruh warga desa.

Tradisi pembersihan ini sudah mendapatkan banyak pertentangan dari para aktivis dan disebut tak sesuai dengan dunia modern. Namun, hingga kini, tradisi Hyena masih saja dilakukan sebagai bagian dari budaya.

Padahal, BBC memberitakan bahwa lelaki bernama Aniva yang sudah menjadi Hyena bagi lebih dari 100 perempuan justru menyebarkan HIV AIDS. Bukannya bersih, ia malah menyebarkan penyakit.

Tradisi tersebut mengharuskan anak perempuan berhubungan seks dengan Hyena pada tiga hari setelah masa haid berjalan. Jika anak perempuan tersebut menolak, maka orang-orang meyakini bahwa ia akan membuat anggota keluarganya mengalami musibah.

Berhubungan seks dengan Hyena tidak menggunakan kondom

Selain itu, saat berhubungan seksual, seorang Hyena juga tak menggunakan kondom. Karena inilah, risiko penyakit menular seksual semakin tinggi.

Kedudukan Hyena juga terhormat di mata masyarakat. Karena ia dianggap dapat mengetahui caranya menyenangkan perempuan. Hyena seperti Anniva mengakui bahwa banyak keluarga yang bangga jika anak perempuannya mendapatkan ritual tersebut dari seorang yang berpengalaman seperti dirinya.

Dalam sekali berhubungan seks, ia dibayar sekitar IDR 400.000-1.000.000. Semakin terpandang sebuah keluarga, maka ia akan merekrut seorang Hyena yang berpengalaman dengan biaya yang tak sedikit.

Tak hanya anak-anak, Empower International juga mencatat bahwa Hyena juga digunakan untuk “membersihkan” wanita yang menjadi janda setelah suaminya meninggal. Hal ini dilakukan untuk mencegah seluruh desa mendapatkan penyakit dan musibah dari meninggalnya suami janda tersebut.

Selain hal tersebut, di Malawi, atau tepatnya di Nsanje, seorang lelaki yang ingin menikahi wanita harus membayar sejumlah uang untuk membeli istri. Setelah pernikahan terjadi, istrinya harus bekerja seumur hidup untuk menghidupi keluarga dan jadi penggerak dalam keluarga.

Karena tradisi inilah, lelaki yang berasal dari keluarga kaya juga memiliki banyak istri karena ia tak harus menanggung hidup istrinya. Tradisi seperti ini masih berjalan sampai sekarang.

Pemerintah Republik Malawi sudah berusaha untuk mencegah tradisi Hyena ini. Namun, pencegahan itu berlangsung sangat lambat karena mendapat pertentangan dari para pemimpin lokal desa.

Lihat reportase ritual dari tradisi tersebut di sini:

Tradisi mirip seperti ini pernah juga terjadi di Indonesia. Namun, hal ini terjadi pada anak lelaki.

Lelaki yang sudah mencapai puber diminta berhubungan seksual dengan seorang Nyai Gowok agar nantinya ia jadi lebih berpengalaman ketika sudah berumah tangga. Hal ini termasuk berpengalaman dalam hal seksual.

Keluarga lelaki pun akan bangga jika anak lelakinya mendapatkan Gowok cantik yang berpengalaman sekalipun usianya berkali lipat dari usia anaknya. Hal ini juga dapat meningkatkan gengsi keluarga.

Okezone menjelaskan bahwa anak lelaki yang sudah ‘digarap’ oleh Gowok akan jadi lelaki yang jadi rebutan para wanita. Karena dianggap ‘jaminan mutu’ oleh para keluarga karena pengalamannya.

Untunglah tradisi ini juga sudah hilang. Terutama ketika agama sudah mulai menyebar di kalangan masyarakat.

 

Baca juga:

Kisah Kumari, Anak Perempuan yang Dianggap Dewi dan Tak Boleh Menapak Bumi

 

 

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Syahar Banu

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Lelaki ini Dibayar untuk Berhubungan Seks dengan Anak Perempuan yang Baru Haid
Bagikan:
  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti