TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Hati-hati Hiperkalemia yang Bisa Sebabkan Komplikasi Hingga Mengancam Nyawa

Bacaan 4 menit
Hati-hati Hiperkalemia yang Bisa Sebabkan Komplikasi Hingga Mengancam Nyawa

Bisa menyebabkan komplikasi, bagaimana gejala hiperkalemia?

Hiperkalemia. Kata yang satu ini mungkin memang belum familar terdengar di telinga Anda. Benar bukan? Untuk itu, tak ada salahnya untuk mengetahui apa yang dimaksud yang hiperkalemia. 

Hiperkalemia memang bukan suatu penyakit, namun memiliki kaitan erat dengan kesehatan tubuh. 

Seperti yang kita ketahui, mineral sangat dibutuhkan dibutuhkan oleh tubuh. Sebab fungsinya untuk menjaga sel saraf, otot, dan organ tubuh lainnya bisa bekerja dengan semestinya. Namun, hati-hati kekurangan dan kelebihan kadar mineral ini dalam tubuh.

Saat tubuh kelebihan mineral, justru bisa berisiko menimbulkan gangguan kesehatan. Salah satunya hiperkalemia. Suatu kondisi yang ditandai dengan tingginya kadar kalium di dalam darah. Ya, faktanya walaupun zat mineral ini sangat dibutuhkan, namun jika sampai terjadi  ‘penumpukan’ kalium di dalam darah dapat berbahaya. Di mana kondisi ini bisa menyebabkan terjadinya komplikasi yang mengancam nyawa, seperti henti jantung atau kematian.

Oleh kerena itu, mari mengenal apa penyebab, gejala dan cara mengatasi hiperkalemia.

Hati-hati Hiperkalemia yang Bisa Sebabkan Komplikasi Hingga Mengancam Nyawa

Sesuai dengan namanya, hiperkalemia adalah kondisi di mana kadar jenis mineral dalam tubuh, yakni kalium, lebih tinggi dibanding yang diperlukan. Kalium berperan penting dalam fungsi sel saraf, otot, fungsi jantung, ekskresi dan stabilisasi hormon, serta perpindahan cairan.

Kadar kalium normal dalam plasma darah yaitu 3.5-5 mEq/L. Dikatakan hiperkalemia, jika kadar kalium dalam darah >5 mEq/L. Normalnya tubuh menjaga kadar kalium dengan membuang kelebihan kalium melalui urin. Namun, pada beberapa kasus, kadar kalium ini tidak dapat terbuang dari urin. Akibatnya pun dapat mengancam nyawa Anda. 

Penyebab Terjadinya Hiperkalemia

Ketidakmampuan ginjal untuk membuang kalium dari tubuh, asupan kalium yang berlebihan, penggunaan obat-obatan, atau kombinasi dari faktor-faktor ini. dapat menyebabkan kadar kalium dalam tubuh menjadi tinggi.

Hiperkalemia

Pada penderita gagal ginjal, hiperkalemia dapat disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon (sindrom hipoaldosteronisme hiporeninemik), yang menyebabkan hambatan dalam pembuangan kalium dari tubuh. Selain itu, dehidrasi juga dapat menyebabkan hiperkalemia.

Obat-obatan yang dapat menyebabkan hiperkalemia di antaranya obat hipertensi dengan kandungan ACE inhibitor atau angiotensin receptor blocker (ARB) yang diberikan pada pasien dengan gagal ginjal kronik. Hati-hati juga ketika Anda mengonsumsi beberapa makanan dengan kadar kalium tinggi, yaitu ubi jalar, pisang, bayam, kacang-kacangan, kerang, kentang goreng, dan makanan lain yang mengandung kalium tinggi.

Diagnosis yang Perlu Dilakukan

Untuk mengetahui apakah Anda mengalami hiperkalemia atau tidak, dapat diketahui dari pemeriksaan riwayat kesehatan, pemeriksaan fisik, serta pemeriksaan penunjang oleh dokter. Penderita biasanya mengeluhkan adanya kelemahan otot, nyeri perut, jantung berdebar-debar, kejang, serta dapat terjadi penurunan kesadaran. 

Hiperkalemia

Dokter biasanya perlu mengevaluasi lebih dulu apakah Anda sehabis mengonsumsi makanan yang mengandung kalium tinggi, sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, serta memiliki penyakit gagal ginjala atau tidak. Dari pemeriksaan fisik, dapat ditemukan kesadaran yang menurun pada beberapa pasien serta detak jantung yang cepat. 

Sedangkan dari pemeriksaan penunjang dapat ditemukan kadar kalium dalam darah tinggi, dan biasanya diikuti dengan angka ureum dan kreatinin darah tinggi yang mengarahkan pada kondisi kelainan ginjal. Kondisi hiperkalemia juga dapat diliat pada elektrokardiogram (EKG) berupa tall-T (lihat gambar).

Pencegahan yang Bisa Dilakukan 

Anda yang memiliki penyakit metabolik seperti hipertensi, diabetes mellitus, perlu melakukan evaluasi fungsi ginjal secara rutin.

Jika sudah terjadi kondisi gagal ginjal, obat-obatan yang berpotensi memperberat fungsi ginjal harus dihindari. Konsumsi rutin makanan yang mengandung kalium tinggi juga sebaiknya dihindari.

Bagaimana dengan penanganannya? 

Kadar kalium serum dapat diturunkan secara cepat dengan menggunakan insulin dan glukosa intravena, nebulisasi ventolin (agonis beta2), furosemide, atau kombinasi dari terapi tersebut. Kalsium intravena efektif dalam mengurangi risiko aritmia tetapi tidak menurunkan kalium serum. Selain itu sebaiknya, hindari dulu makanan yang mengandung kalium tinggi.

Meskipun mineral diperlukan oleh tubuh, namun, hati-hati ya, kelebihan atau kekurangan mineral dalam tubuh, justru dapat membahayakan kesehatan Anda. Karenanya, apabila Anda sudah memiliki penyakit metabolik, jangan lupa lakukan cek kesehatan berkala dan konsultasi rutin dengan dokter Anda.

 

 

Artikel ini ditulis oleh dr. Tanya Herdita, Sp.PD

Dokter Spesialis Penyakit Dalam 

Cerita mitra kami
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Si Kecil Mual Muntah Berulang? Tak Perlu Cemas, Dokter Spesialis Anak Selalu Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Kuningan
Si Kecil Mual Muntah Berulang? Tak Perlu Cemas, Dokter Spesialis Anak Selalu Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Kuningan
Bukan Hanya Gigitan - Biaya Tersembunyi Demam Berdarah untuk Keluarga di Indonesia
Bukan Hanya Gigitan - Biaya Tersembunyi Demam Berdarah untuk Keluarga di Indonesia
Kaum Sweet Tooth, Jangan Sampai Diabetes! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya
Kaum Sweet Tooth, Jangan Sampai Diabetes! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya

RS Pondok Indah – Bintaro Jaya

 

Baca Juga:

Penyakit Asam Lambung atau GERD, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Nyeri Leher Bikin Nggak Nyaman? Segera Atasi dengan Cara Ini, Parents!

Periodontitis, Penyakit Gusi yang Tidak Bisa Disepelekan

 

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Rumah Sakit Pondok Indah

  • Halaman Depan
  • /
  • Penyakit
  • /
  • Hati-hati Hiperkalemia yang Bisa Sebabkan Komplikasi Hingga Mengancam Nyawa
Bagikan:
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Author Image

Rumah Sakit Pondok Indah

RS Pondok Indah Group adalah grup rumah sakit swasta yang mengelola tiga rumah sakit di Indonesia, yakni RS Pondok Indah - Pondok Indah, RS Pondok Indah - Puri Indah, dan RS Pondok Indah - Bintaro Jaya yang didukung para dokter ahli dari berbagai disiplin ilmu serta dilengkapi dengan peralatan dan teknologi medis terkini untuk memberikan pelayanan kesehatan terdepan. Cari tahu lebih lanjut mengenai RS Pondok Indah Group: Website: www.rspondokindah.co.id Instagram: @rspondokindah Facebook: Rumah Sakit Pondok Indah Twitter: @rspondokindah Youtube: RS Pondok Indah atau https://www.youtube.com/c/RSPondokIndahGroup
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti