TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Jangan abaikan! Gangguan psikis ini bisa dipicu rasa stres

Bacaan 3 menit
Jangan abaikan! Gangguan psikis ini bisa dipicu rasa stres

Gangguan psikosomatis merupakan efek dari rasa sakit psikis yang memengaruhi kondisi tubuh.

Merasa stres atau cemas akan sesuatu tentu saja merupakan hal yang cukup wajar dirasakan semua orang. Namun, bukan berarti kondisi ini bisa dibiarkan tumbuh subur. Pasalnya, bisa menimbulkan berbagai macam gangguan kesehatan, termasuk gangguan psikosomatis.

Penting untuk diketahui bahwa gangguan yang satu ini bisa muncul bahkan dapat memperparah gejala atau keluhan fisik tertentu.

Apa itu gangguan psikosomatis?

Mengutip dari Verywellmind, gangguan psikosomatis berasal dari stres emosional yang memengaruhi tubuh sebagai rasa sakit fisik dan gejala lainnya.

Kata psikosomatis ini sendiri sebenarnya terdiri dari dua kata, pikiran (psyche) dan tubuh (soma). Artinya. gangguan psikosomatis merupakan penyakit yang melibatkan pikiran dan tubuh, di mana pikiran memengaruhi tubuh hingga penyakit muncul atau menjadi bertambah parah.

Depresi merupakan salah satu penyakit mental yang dapat menyebabkan gangguan psikosomatis. Terutama ketika sistem kekebalan tubuh melemah karena stres berat atau sudah kronis.

Umumnya, orang yang memiliki gangguan psikosomatis, akan merasakan keluhan atau sakit fisik yang dipengaruhi oleh kondisi mentalnya.

Misalnya, saat seseorang mengalami penyakit mental, mereka jadi tidak nafsu makan, pusing, mual dll. Bahkan masalah kesehatan yang lebih parah juga bisa dirasakan.

Beberapa masalah kesehatan yang dianggap rentan timbul atau bisa diperparah oleh faktor mental stres dan rasa cemas misalnya:

  • maag / gerd
  • tekanan darah tinggi
  • eksim
  • penyakit jantung
  • psoriasis

Bila faktor mental memunculkan gejala penyakit namun penyakit itu sendiri tidak bisa dideteksi, atau bila seseorang mengeluh sakit yang tidak sesuai dengan gejalanya, keadaan ini juga dikelompokkan ke dalam gangguan psikosomatis.

gangguan psikosomatis

Gangguan psikosomatis memengaruhi kesehatan tubuh

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, gangguan psikosomatis sangat erat kaitannya dengan kesehatan mental. Saat seseorang merasa sangat takut dan cemas, reaksi tubuh yang mungkin dirasakan yaitu:

  • jantung berdebar-debar (palpitasi)
  • denyut jantung menjadi lebih cepat
  • mual atau terasa ingin muntah
  • tubuh gemetar / tremor
  • berkeringat
  • mulut kering
  • sakit dada
  • sakit kepala
  • nyeri perut
  • napas menjadi cepat
  • nyeri otot
  • nyeri pinggang

Munculnya gejala fisik tersebut diakibatkan adanya aktivitas impuls saraf dari otak ke berbagai bagian tubuh. Selain itu, saat hormon adrenalin (epinefrin) terlepas ke dalam aliran darah, ia juga dapat menyebabkan gejala fisik di atas.

Ada beberapa bukti yang mengatakan kalau otak mampu memengaruhi sel tertentu dari sistem kekebalan tubuh, yang terlibat dalam berbagai penyakit fisik.

Meskipun begitu, sampai saat ini para ahli belum mengetahui pasti bagaimana pikiran bisa memunculkan gejala dan penyakit fisik. Mereka meyakini kalau stres bisa merusak kesehatan seseorang tidak hanya secara mental tapi juga secara fisik.

Artikel terkait: Parents wajib tahu! Hal ini bisa cegah gangguan mental pada remaja

Pengobatan yang tepat untuk gangguan psikosomatis

Gangguan psikosomatis bisa diatasi atau diringankan dengan beberapa terapi dan pengobatan, seperti:

  • Latihan relaksasi atau meditasi
  • Akupuntur
  • Psikoterapi, salah satunya metode terapi kognitif perilaku
  • Fisioterapi
  • Terapi listrik, yaitu dengan transcutaneous electrical nerve stimulation (TENS)
  • Obat-obatan seperti antidepresan atau obat penghilang rasa sakit yang diresepkan dokter.

Perlu diketahui, rata-rata seseorang menggunakan metode terapi kognitif perilaku untuk mengatasi psikosomatis.

Biasanya penderita psikosomatis akan diminta untuk mencari tahu apa yang bisa memperburuk gejala. Terapi ini juga dapat meredakan pikiran yang berlebihan, serta pasien dapat menangani perasaan dan perilaku yang berkaitan dengan gejala yang dialami.

Gangguan psikosomatis sangat perlu ditangani oleh psikiater sebab sering kali psikosomatis ini memerlukan perpaduan antara psikoterapi dan obat resep dari dokter. Meskipun tidak terlihat secara fisik, akan tetapi keluhan psikosomatis ini sangat menimbulkan permasalahan yang nyata bagi penderitanya.

Apabila Anda mencurigai adanya gejala gangguan psikosomatis, jangan tunggu lama untuk berkonsultasi dengan psikiater untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

***

Jangan abaikan! Gangguan psikis ini bisa dipicu rasa stres

Referensi: verywellmind, patient24, psychology today

Baca juga

Kisah Pandhu, remaja yang berjuang melawan gangguan kecemasan dan psikosomatis, "Anak yang alami gangguan mental perlu diobati"

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fadhila Afifah

Diedit oleh:

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Info Sehat
  • /
  • Jangan abaikan! Gangguan psikis ini bisa dipicu rasa stres
Bagikan:
  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti