TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Cerita Fuji Didiagnosis ADHD Sejak 2022: "Itu Bukan Aib!"

Bacaan 3 menit
Cerita Fuji Didiagnosis ADHD Sejak 2022: "Itu Bukan Aib!"

Begini cerita lengkap Fuji mengenai gangguan mental yang dialaminya. Parents, ketahui gejalanya berikut ini, yuk!

Gangguan mental seperti Attention Deficit Hyperactivity Disorder atau ADHD bisa dialami oleh siapa pun, tak terkecuali public figure. Belum lama ini, Fujianti Utami atau yang lebih akrab disapa Fuji menceritakan pengalamannya mengenai gangguan mental tersebut. Fuji didiagnosis ADHD setelah berkonsultasi dengan psikolog sejak 2022 silam, Parents.

Seperti apa pengakuan Fuji ini? Simak kisah dan gejalanya yang sudah dirangkum oleh TheAsianparent berikut ini.

Kisah Fuji Didiagnosis Mengalami ADHD

fuji-didiagnosis-adhd

Melansir Suara.com, Fuji menceritakan kondisi gangguan mental yang dialaminya sejak setahun silam tersebut. Fakta tersebut didapatkan bukan berasarkan self diagnose atau diagnosis mandiri, tetapi setelah berkonsultasi dengan psikolog.

“Tahunya tahun 2022 lalu, dari psikolog aku pas aku ke sana,” ujar Fuji di kawasan Pondok Indah, Jakarta, Selasa (26/12/2023).

Saat itu, Fuji merasakan ada sesuatu yang janggal pada dirinya, Parents. Sehari-hari, Fuji merasa kesulitan mengingat sesuatu hingga hilang fokus. Karena hal tersebut, ia pun berinisiatif berkonsultasi dengan psikolog.

Dalam beberapa momen, ia mengaku seringkali menabrak sesuatu ketika jalan. Dirinya juga seringkali lupa menyimpan suatu barang.

Artikel Terkait: Fuji Idap Sakit Skoliosis, Diduga Karena Sering Lakukan Kebiasaan Ini

Menyikapinya dengan Santai

fuji-didiagnosis-adhd

Meski demikian, Fuji tidak merasa panik berlebihan dalam menyikapi diagnosis dari psikolog. Menurutnya, bahkan tidak ada yang berubah dari keseharian perempuan berusia 21 tahun ini.

Di sisi lain, Fuji malah merasa kondisinya itu tidak perlu membuatnya sedih. Ia juga merasa hal itu sebagai berkah dan bukan merupakan aib yang harus ditutupi.

“Aku melihat itu sebagai hal baik. Jadi gak ada yang perlu disedihin, karena menurut aku itu bukan penyakit, bukan aib. Aku ambil itu sebagai berkah,” ujar Fuji lagi.

Artikel Terkait: 8 Potret Fuji Pakai Kebaya, Bisa Jadi Inspirasi Kebaya Modern untuk Remaja

Membawa Sisi Positif

fuji-didiagnosis-adhd

Justru, Fuji merasa ada sisi positif dari kondisinya, Parents. Menurutnya, salah satu sisi dirinya yang mengalami gejala hiperaktif malah mendatangkan ide kreatif dalam membuat konten.

“Dari ADHD aku ini menjadi kreatif, jadi mikir terus. Otak jadi kerja terus,” ujarnya.

Gejala jadi mudah lupa pun diakuinya bisa memberikan manfaat untuk emosi dan perasaan. Ia mengatakan bahwa cepat lupa berarti juga bisa mudah melupakan komentar negatif yang ditujukan pada dirinya.

Artikel Terkait: 13 Potret Fuji Syuting Film Perdana, Imut Banget Jadi Anak SMA!

fuji-didiagnosis-adhd

Kenali Gejala ADHD

Melansir dari Mayo Clinic, ADHD merupakan gangguan mental yang mencakup sulitnya fokus, memperhatikan, hiperaktif, hingga munculnya perilaku impulsif. Pada orang dewasa, gejalanya bisa juga mencakup kegelisahan dan kesulitan memerhatikan. 

Bila tak ditangani dengan tepat, kondisi ini mungkin saja bisa mengganggu prestasi akademik, kinerja kerja, hubungan yang tidak stabil, hingga rendahnya harga diri. Seseorang juga akan kesulitan untuk membuat prioritas sehingga mudah melupakan sesuatu.

Parents, gejala ADHD lainnya yang khas terjadi pada orang dewasa antara lain:

  • Masalah multitasking
  • Manajemen waktu yang buruk
  • Mudah marah
  • Sulit mengatasi stres
  • Suasana hati sangat mudah berubah
  • Toleransi frustasi yang rendah
  • Sering gelisah
  • Masalah dalam menyelesaikan tugas

Demikian cerita Fuji didiagnosis ADHD. Bila Parents maupun orang terdekat mengalami gejala di atas yang sudah mengganggu kualitas hidup sehari-hari, dianjurkan untuk berkonsultasi dengan psikolog, ya.

****

Baca Juga:

6 Potret Kebersamaan Fuji dan Manajer, Bak Kakak Adik!

id.theasianparent.com/fuji-nonton-formula-e

id.theasianparent.com/fuji-pangku-gala

 

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

nisya

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Cerita Fuji Didiagnosis ADHD Sejak 2022: "Itu Bukan Aib!"
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti