TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

6 Fakta Ade Armando, Dosen yang Dikeroyok Saat Demo

Bacaan 5 menit
6 Fakta Ade Armando, Dosen yang Dikeroyok Saat Demo

Tanpa alasan, Ade Armando jadi 'bulan-bulanan' massa saat unjuk rasa berlangsung.

Rumor perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo berlanjut. Pada Senin, 11 April 2022 massa tumpah ruah ke jalan untuk melakukan protes. Selain aspirasi, fakta Ade Armando menjadi korban pengeroyokan menjadi sorotan.

6 Fakta Ade Armando, Dosen Komunikasi yang Dikeroyok Saat Demo

Gedung MPR-DPR RI di Senayan lagi-lagi menjadi titik sentral demonstrasi yang diadakan oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Aksi yang sudah mendapatkan izin ini adalah sebagai bentuk penolakan tiga periode masa jabatan Presiden dan wacana penundaan Pemilu 2022. Berikut ini fakta demo yang terjadi pada Senin, 11 April 2022. 

1. Menggali Tuntutan Mahasiswa

Fakta Ade Armando, Dosen Komunikasi yang Dikeroyok

Sumber: Kompas

Aksi unjuk rasa bukanlah tanpa alasan, ada sejumlah isu yang menjadi tuntutan mahasiswa kemarin antara lain:

  • Mendesak dan menuntut wakil rakyat agar mendengarkan dan menyampaikan aspirasi rakyat bukan aspirasi partai.
  • Mendesak dan menuntut wakil rakyat untuk menjemput aspirasi rakyat sebagaimana aksi massa yang telah dilakukan dari berbagai daerah dari tanggal 28 Maret 2022 sampai 11 April 2022.
  • Mendesak dan menuntut wakil rakyat untuk tidak mengkhianati konstitusi negara dengan melakukan amandemen, bersikap tegas menolak penundaan pemilu 2024 atau masa jabatan 3 periode.
  • Mendesak dan menuntut wakil rakyat untuk menyampaikan kajian disertai 18 tuntutan mahasiswa kepada presiden yang sampai saat ini belum terjawab.

Artikel terkait: Kabar Baik! BLT Minyak Goreng dan Subsidi Upah Cair Bulan Ini

2. Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya Amankan Demonstrasi

Demi kelancaran unjuk rasa, personel Polda Metro Jaya diterjunkan untuk mengawal berjalannya aksi unjuk rasa 11 April oleh Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di Gedung MPR/DPR RI.

Tak ketinggalan, Kodam Jaya juga mengamankan jalannya demo dengan menerjunkan 1.330 prajurit TNI. Seluruh aparat yang ditugaskan dilarang untuk membawa senjata api guna menjaga ketertiban dan tidak adanya korban jiwa saat aksi berlangsung.

3. Dihadiri oleh Ribuan Mahasiswa

Fakta Ade Armando, Dosen Komunikasi yang Dikeroyok

Sumber: CNN

Massa aksi yang hadir dalam demo 11 April kemarin terdiri dari mahasiswa dengan estimasi mencapai 1.000 orang dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) juga memindahkan lokasi demo 11 April yang semula di Istana Merdeka menjadi Gedung MPR/DPR RI. 

Koordinator Media BEM SI juga mengatakan bahwa pengalihan massa aksi menuju Gedung DPR RI karena tuntutan mahasiswa merupakan tugas pokok dari pihak legislatif yakni DPR RI.

Artikel terkait: Kocak! Demonstran Ini Dijemput Ibunya Saat Aksi, Videonya Jadi Viral

4. Berbuntut Ricuh

Aksi demo mahasiswa di depan Gedung DPR/MPR, Senayan dilaporkan berujung kericuhan. Peristiwa itu terjadi sesaat setelah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menemui massa demonstran.

Kapolri Listyo dan Sufmi Dasco dari atas mobil komando menyampaikan akan menampung aspirasi massa demo DPR, terutama terkait penolakan penundaan Pemilu 2024. 

Tiba-tiba, massa dengan pakaian bebas yang ada di sisi timur melemparkan botol berisi batu ke arah gerbang utama Gedung DPR, Senayan. Lemparan batu tersebut juga mengarah ke mobil komando yang dinaiki para orator dari massa mahasiswa. Satu orang mahasiswa memakai almamater warna hijau terluka di kepala dan langsung dievakuasi temannya agar menjauh.

5. Terjadi Pengeroyokan Terhadap Ade Armando

6 Fakta Ade Armando, Dosen yang Dikeroyok Saat Demo

Sumber: Detik

Seiring demo berjalan, Ade Armando selaku Dosen Universitas Indonesia diserang massa. Ade Armando terlihat menggunakan kaus hitam bertulisan ‘Pergerakan Indonesia untuk Semua’.

Bahkan, Ada tampak tidak menggunakan celana usai dikeroyok. Dalam foto yang beredar, hidung Ade Armando terlihat mengeluarkan darah dan matanya bonyok. Sejumlah petugas polisi pun langsung mengevakuasinya dari kerumunan massa.

Polisi mengatakan Ade Armando dipukuli sesama massa pendemo di depan DPR RI, Jakarta Pusat. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Zulpan mengatakan Ade Armando babak belur akibat kejadian itu. Celana Ade Armando bahkan dilucuti oleh massa.

“Ade Armando benar jadi korban pemukulan di dalam aksi demo tadi. Yang pertama dipukulnya bukan petugas, tetapi oleh sesama massa aksi,” ujar Kombes Zulpan mengutip Detik.

6. Identitas Pelaku Telah Dikantongi

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya, Inspektur Jenderal (Irjen) Fadil Imran memberikan ultimatum kepada pelaku pengeroyokan pegiat media sosial sekaligus dosen Universitas Indonesia, Ade Armando.

Akibat dikeroyok dan diinjak, Ade mengalami luka-luka. Bahkan, sebanyak enam polisi terluka kala berusaha menyelamatkan Ade. Polisi juga sudah mengantongi identitas dari para pelaku pengeroyokan.

Setidaknya, ada empat foto disertai nama-nama terduga pelaku pengeroyokan terhadap Ade Armando. Mereka ialah Dhia Ul Haq, Ade Purnama, Try Setya Budi Purwanto, dan Abdul Latip.

Cerita mitra kami
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun

“Kami menyayangkan ada kelompok yang sengaja memancing di air keruh. Dia bukan unjuk rasa menyampaikan pendapat tapi memang niat untuk membuat kerusuhan. Kami akan mengumumkan identitas pelaku dan jika tidak menyerahkan diri akan kami lakukan penangkapan!,” tegas Irjen Fadil.

Mengapa Peserta Demonstrasi Cenderung Mudah Emosi?

6 Fakta Ade Armando, Dosen yang Dikeroyok Saat Demo

Di kebanyakan aksi unjuk rasa, Anda mungkin akan menyadari sejumlah orang akan mudah sekali terprovokasi. Ternyata ada alasan medis di balik fenomena ini.

Saat melakukan unjuk rasa kebutuhan cairan akan meningkat. Pada saat para pengunjuk rasa terpapar panas dan berjalan kaki menyebabkan tubuh berkeringat.

Terlebih kemarin pengunjuk rasa dalam keadaan puasa, tentu saja dehidrasi sangat mungkin terjadi dan akan membawa berbagai dampak komplikasi.

“Kondisi dehidrasi membuat emosi para pengunjuk rasa menjadi meningkat dan mereka cenderung menjadi lebih agresif. Selain lebih sensitif dan emosinya menjadi tidak terkendali, mereka juga susah berpikir jernih,” demikian penuturan pakar kesehatan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI) Prof dr Ari Fahrial Syam.

Demikian fakta Ade Armando yang dikeroyok ketika demo berlangsung kemarin. Semoga menjadi pembelajaran untuk kita semua.

Baca juga:

Demo Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja Usai, Banyak Orangtua Cari Anaknya di Polda

Herry Wirawan Pemerkosa Belasan Santri Dihukum Mati, Ini Putusan Lengkap Hakim

Viral Aksi Mobil Halangi Ambulans, Ini Tanggapan Polisi

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

theAsianParent Indonesia

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • 6 Fakta Ade Armando, Dosen yang Dikeroyok Saat Demo
Bagikan:
  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti