TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

10 Tahun Melawan Kanker, Gitaris Legendaris Eddie Van Halen Meninggal Dunia

Bacaan 5 menit
10 Tahun Melawan Kanker, Gitaris Legendaris Eddie Van Halen Meninggal Dunia

Di usianya yang ke-65 tahun, Eddie Van Halen meninggal dunia karena kanker paru-paru. Kabar ini pertama kali disampaikan oleh sang istri.

Setelah berjuang 10 tahun melawan kanker, gitaris grup band Van Halen, Eddie Van Halen meninggal dunia karena kanker pada usia 65 tahun. Adalah Valerie Bertinelli, mantan istri dan ibu dari anak tunggal mereka, yang mengabarkan berita ini pertama kali. Ia mengunggah berita memilukan ini di akun pribadi Instagramnya, Selasa (6/10/2020).

“40 tahun yang lalu hidup saya berubah selamanya ketika saya bertemu kamu. Kamu memberi saya satu cahaya sejati dalam hidup saya, putra kita, Wolfgang. Kamu melewati semua perawatan menantang untuk kanker paru-paru dengan semangat dan senyuman nakal itu. Saya dan Wolfie sangat bersyukur ada di saat-saat terakhirmu. Sampai jumpa di kehidupan kita selanjutnya, Cintaku,” tulis Valerie.

Berikut ini berita lengkap tentang Eddie Van Halen meninggal karena kanker paru.

Eddie Van Halen Meninggal karena Kanker Setelah Berjuang 10 Tahun

eddie van halen meninggal karena kanker

Mengembuskan Napas Terakhir Ditemani Orang Terkasih

Pada laman TMZ disebutkan, laki-laki bernama lengkap Edward Lodewijk Van Halen itu meninggal karena kanker paru di Rumah Sakit St. John di Santa Monica, Amerika Serikat, pada Selasa, 6 Oktober 2020.

Saat mengembuskan napas terakhirnya, Eddie ditemani istrinya, Janie Liszewski, putranya dari istri pertamanya, Wolfgang, Valerie Bertinelli yang merupakan istri pertamanya (bercerai 2007), serta Alex, drummer dan saudara lelaki Eddie.

Seperti yang sudah ketahui, Eddie telah berjuang melawan kanker selama lebih dari satu dekade. Selama setahun ini ia sering keluar masuk rumah sakit, termasuk pada November lalu karena masalah usus dan pencernaan, untuk menjalani program kemoterapi.

Artikel Terkait: Jangan lakukan 3 kebiasaan ini sebelum tidur, hati-hati bisa picu kanker!

Kanker Bukan karena Kebiasaan Merokok, Katanya

Tahun lalu TMZ juga melaporkan, Eddie bolak-balik terbang dari Amerika Serikat ke Jerman selama 5 tahun lamanya untuk mendapatkan perawatan radiasi.

Disinyalir, Eddie menderita kanker karena kebiasaannya merokok selama bertahun-tahun. Namun, hingga akhir hayatnya ia bersikukuh bahwa rokok bukanlah penyebab penyakitnya. Pemicu sel kanker katanya disebabkan kebiasaannya meletakkan pick besi gitar elektrik di mulut selama lebih dari 20 tahun.

“Saya menggunakan pick logam (terbuat dari kuningan dan tembaga) yang selalu saya pegang di mulut saya, tepat di tempat saya mendapatkan kanker di lidah. Maksud saya, saya merokok dan menggunakan banyak obat-obatan dan banyak hal lainnya, tetapi pada saat yang sama paru-paru saya benar-benar bersih. Ini hanya teori saya sendiri, tetapi para dokter mengatakan itu mungkin saja,” Jelas Eddie pada sebuah kesempatan di tahun 2015.

Dalam 72 jam terakhir hidupnya, ia terus berjuang karena kesehatannya menurun drastis. Menurut dokter yang merawatnya, sel kanker pada paru-parunya telah menyebar ke bagian otak dan juga organ lainnya.

Dari Miras, Narkoba, Patah Tulang, Hingga Kanker

eddie van halen meninggal karena kanker

Eddie mulai merokok dan minum minuman keras di usia 12 tahun. Sejak itu ia berjuang melawan alkohol dan penyalahgunaan narkoba.

Di tahun 2007 ia direhabilitasi dan menyatakan benar-benar bebas dari narkoba pada 2008. Dan karena alkohol juga ia mengalami nekrosis avaskular kronis di tahun 1995.

Ulah Eddie di atas panggung juga sering menyebabkan masalah. Akibat pertunjukan akrobatik yang dilakukannya di atas panggung, pada tahun 1999 ia mengalami cedera dan harus menjalani operasi penggantian pinggul.

Lalu di tahun 2000 ia mulai menerima pengobatan untuk kanker pada lidahnya. Operasi mengakibatkan ia harus kehilangan sepertiga dari lidahnya. Pada tahun 2002 ia dinyatakan bebas kanker.

Artikel Terkait: Cegah Kanker Kulit Sejak Dini, Ini 5 Tips Memilih Tabir Surya untuk Anak

Penghormatan dari Orang-orang Terkasih

Kabar kepergian Eddie juga diumumkan putranya, Wolfgang. Wolfgang mengonfirmasikan kabar duka itu lewat akun Twitter di hari kematian ayahnya.

“Saya tak percaya harus menuliskan ini, tetapi ayah saya Edward Lodewijk Van Halen telah kalah dalam perang panjang dan sulitnya melawan kanker pagi ini,” tulis Wolfgang di akun Twitter-nya.

“Dia adalah ayah terbaik yang saya miliki. Setiap momen yang saya bagikan dengannya di dalam dan di luar panggung adalah sebuah hadiah. Hati saya hancur dan saya rasa saya tidak akan pulih sepenuhnya dari kehilangan ini. Aku sangat mencintaimu, Pop,” katanya di akun Instagramnya @wolfvanhalen.

David Lee Roth, vokalis pertama Van Halen, menulikan pesan singkat yang dalam kepada sahabatnya itu di Instagram, “Perjalanan panjang yang begitu hebat….”

“Patah hati dan tidak bisa berkata-kata. Cintaku pada keluarga,” tulis Sammy Hagar yang pernah menggantikan David Lee Roth di posisi vokalis tahun 1986.

Eddie Van Halen yang Meninggal karena Kanker Merupakan Pendiri Band

eddie van halen meninggal karena kanker

Eddie adalah gitaris legendaris yang juga salah satu pendiri grup band Van Halen. Ia dan abangnya, Alex, membentuk band pertama mereka bersama dengan tiga anak laki-laki lainnya pada tahun 1972 di Pasadena, Calofornia, AS. Mereka menamakan band tersebut The Broken Combs. Ia bermain gitar, abangnya drum, Michael Anthony pada bass, dan David Lee Roth sebagai vokalis.

Dua tahun kemudian, ia mengganti nama bandnya menjadi Van Halen. Pada waktu itu mereka sering bermain di klub-klub terkenal seperti Whiskey a Go Go. Pada tahun 1977, Warner Records menawarkan Van Halen kontrak rekaman. Eddie lah yang sebagian besar menuliskan lagu-lagu mereka di album pertama.

Setelah merilis album pertamanya, Van Halen mulai dikenal. Single mereka mencapai nomor 19 di tangga musik pop Billboard dan menjadi salah satu debut rock yang paling sukses secara komersial. Albumnya juga dianggap sebagai album heavy metal dan hard rock.

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Di awal 1980-an, Van Halen merupakan salah satu artis rock paling sukses. Satu per satu penghargaan mereka dapatkan, bahkan album 1984 meraih lima kali platinum setahun setelah dirilis.

Sejak itu, ia dikenal sebagai salah satu gitaris terbaik dan paling berpengaruh sepanjang masa.

Kini, Eddie Van Halen telah meninggal karena kanker. Meski begitu, karya-karyanya tentu akan selalu dikenang oleh kerabat dan penggemar. Selamat jalan, Legend!

Baca Juga:

Pengalaman buruk membuat Indro 'Warkop' dan Melly Goeslaw putuskan berhenti merokok

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Ester Sondang

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • 10 Tahun Melawan Kanker, Gitaris Legendaris Eddie Van Halen Meninggal Dunia
Bagikan:
  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti