TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Keterlaluan! Dua Dokter sibuk bertengkar saat sedang lakukan operasi Cesar

Bacaan 4 menit
Keterlaluan! Dua Dokter sibuk bertengkar saat sedang lakukan operasi Cesar

Dokter ini memang keterlaluan!

Sebelum menjalankan tugasnya, setiap dokter disumpah untuk mengutamakan kemanusiaan di atas segalanya. Peristiwa yang terjadi di India ini benar-benar keterlaluan karena para dokter sibuk bertengkar saat sedang melakukan prosedur operasi cesar.

Di saat dokter sibuk bertengkar itu, perut sang ibu yang dibedah lewat jalur operasi cesar masih terbuka lebar untuk mengeluarkan bayi yang meninggal (stillborn) saat masih di kandungan. Tak terbayangkan rasa sakit yang harus ditanggung ibu tersebut jika saja anestesi yang diberikan tidak optimal.

Peristiwa yang terekam dalam sebuah video viral ini mendapat kecaman luas dari masyarakat. Identifikasi mengungkapkan bahwa dokter yang sibuk bertengkar saat situasi krusial tersebut adalah seorang dokter anestesi bernama Dr. ML Tak dan dokter spesialis kandungan bernama Dr. Ashok Neniwal.

Keterlaluan! Dua Dokter sibuk bertengkar saat sedang lakukan operasi Cesar

Keterlaluannya lagi, sebuah ponsel berdering di tengah kericuhan. Adanya rekaman video yang diduga direkam oleh tenaga medis yang bertugas di ruang tersebut pun jadi masalah tersendiri.

Bagaimana bisa sampai ada benda-benda yang tak ada hubungannya dengan alat medis pasien di sana? Padahal, dalam standar medis yang berlaku secara internasional, ponsel, jam tangan, dan banyak benda lainnya mestinya tak boleh berada di ruang operasi karena dapat menjadi sumber penyebaran infeksi.

Dalam pertengkaran tak penting tersebut, sempat terdengar bahwa dua dokter sibuk bertengkar dengan cara mengancam seperti anak-anak.

Di tengah duka ibu yang kehilangan bayinya itu, satu dokter berteriak, “tunggu pembalasanku!” dokter lainnya membalas dengan sengit dengan kalimat, “awas ya kalau kita ketemu di luar nanti!”

Berikut video dokter sibuk bertengkar

Peristiwa di atas menunjukkan bahwa yang bermasalah tak hanya dokter yang melanggar sumpah dokternya. Melainkan prosedur rumah sakit yang terlalu longgar untuk stafnya sehingga sampai ada ponsel di dalam ruang operasi.

Dr Ashok Naniwal membela diri dengan mengatakan kepada Network 18 bahwa di dalam video tersebut, wanita yang berbaring dalam keadaan perut terbuka tersebut adalah pasien dari dokter lain. Ia mengaku bahwa pasien dan bayi yang menjadi tanggung jawabnya dalam kondisi sehat.

“Dokter lain mengejek saya dengan mengatakan bahwa saya tidak memperlakukan pasien saya dengan baik. Padahal merekalah yang tidak merawat pasien dengan baik. Sekarang lihat, pasien siapa yang meninggal pada akhirnya?”

Kejaksaan tinggi Rajasthan di India menghukum dokter tersebut dengan melakukan pemberhentian paksa kepada keduanya. Pengadilan juga memerintahkan para jaksa Jodhpur untuk segera mengumpulkan alat bukti terkait insiden ini.

Reputasi Rumah Sakit Umaid di Jodhpur, India ini memang telah lama dikenal dengan pelayanan buruknya. Ditambah dengan serangkaian kematian ibu hamil akibat komplikasi di sana.

Tercatat, ada lebih dari 15 wanita meninggal pada bulan Februari-Maret 2011 dengan kasus komplikasi selama atau setelah persalinan di rumah sakit tersebut.

Penyelidikan lanjutan mengungkapkan bahwa ibu yang dioperasi saat dokter sibuk bertengkar tersebut ternyata diberi glukosa palsu dalam salah satu tindakan medisnya.

Hal yang harus dilakukan sesaat setelah bayi dilahirkan agar terhindar dari kematian bayi.

Angka kematian bayi yang tinggi berdasarkan pencarian alat bukti, menunjukkan bahwa rumah sakit tersebut memang tak memenuhi beberapa prosedur standar medis pada bayi baru lahir.

Setidaknya, Anda harus tahu prosedur standar dalam merawat bayi baru lahir agar terhindar dari kematian bayi baru lahir ini yang dikutip dari theAsianparent India:

  1. Bayi baru lahir masih dalam kondisi basah dari cairan ketuban, tenaga medis yang membantu persalinan harus memastikan bahwa bayi tetap hangat dan dalam kondisi kering.
  2. Kontak skin to skin awal harus segera diberikan kepada bayi untuk memastikan bahwa ia dalam keadaan hangat. Ibu juga mulai bisa menyusui dengan sukses.
  3. Ada beberapa standar kesehatan yang juga harus dilakukan setelah bayi lahir. Diantaranya, adanya aktivitas denyut nadi, bayi menangis, berfungsinya refleks bayi, warna kulit yang normal, dan pernafasan yang sempurna.

Artikel terkait: Wajib tahu, berbagai refleks yang ada pada bayi baru lahir.

Bagaimanapun, saat menjalankan tugasnya, dokter harus memegang teguh standar medis yang ada dan mengutamakan keselamatan pasien apapun yang terjadi. Semoga kejadian dokter sibuk bertengkar saat operasi cesar ini tidak akan pernah terjadi di Indonesia.

 

Baca juga:

Perkembangan Bayi 1 Bulan, Ini yang Harus Dilakukan Parents!

 

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Syahar Banu

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Keterlaluan! Dua Dokter sibuk bertengkar saat sedang lakukan operasi Cesar
Bagikan:
  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti