Anaknya memiliki jenis kulit anak atopik, ini cara dokter Reisa merawat kulit buah hatinya

Anaknya memiliki jenis kulit anak atopik, ini cara dokter Reisa merawat kulit buah hatinya

Ternyata ini yang dilakukan dr. Reisa dalam merawat kesehatan kulit buah hatinya.

Memiliki dua anak dengan jenis kulit yang berbeda menjadi salah satu tantangan tersendiri bagi dokter Reisa Broto Asmoro. Lewat pengalamannya, mantan Putri Indonesia 2010 ini pun baru menyadari betapa pentingnya mengenali jenis kulit anak dan memberikan perawatan kulit yang sesuai dengan jenis kulitnya.

Ini cara dokter Reisa Broto Asmoro menjaga kulit kedua anaknya

Setelah menikah dengan Tedjodiningrat Broto Asmoro pada tahun 2012 , dokter Reisa Broto Asmoro dikaruniai dua orang anak.

Anak pertamanya yang berjenis kelamin perempuan diberi nama Ramania Putri Broto Asmoro. Gadis kecil yang akrab disapa Ania itu lahir pada 29 Maret 2015.

Sedangkan anak keduanya yang berjenis kelamin laki-laki diberi nama Satriyo Daniswara Broto Asmoro. Putra keduanya yang lahir pada 24 Maret 2018 lebih akrab disapa Yoda.

dokter reisa A1

Dokter Reisa Broto Asmoro bersama Ania dan Yoda

Meskipun berprofesi sebagai seorang dokter, perempuan berambut panjang ini mengaku kalau dirinya tetap memiliki kesulitan dan tantangan tersendiri dalam mengurus kedua buah hatinya. Salah satunya termasuk mengurus masalah kulit.

Pasalnya, kedua anaknya memiliki jenis kulit yang berbeda. Ania memiliki jenis kulit yang normal sedangkan Yoda memiliki jenis kulit atopik.

“Jadi memang agak PR karena anak pertama jenis kulitnya normal sedangkan kalau yang anak kedua jenis kulitnya atopik. Harus ekstra hati-hati untuk mencegah supaya nggak kena pemicunya,” ujar host Dr. OZ Indonesia ini saat ditemui dalam acara Merawat dan Menjaga Kulit Bayi, Ibu, dan Anak bersama Mustela, di IMBEX, Jumat (29/11/2019). 

dokter reisa 3

(Ki-Ka) Moh. Nurhadi Brand Manager Mustela, Dokter Reisa Broto Asmoro dalam acara Merawat dan Menjaga Kulit Bayi, Ibu, dan Anak bersama Mustela, di IMBEX, Jumat (29/11/2019).

Masalah kulit yang dialami sang buah hati

Reisa pun menceritakan bahwa ada masanya kondisi kulit Yoda cukup memprihatinkan. Di usia yang belum 40 hari, kulit Yoda sudah mengalami ruam merah yang cukup tebal.

Waktu bayi kasihan banget dia kan masih kecil jadi gak bisa ngomong, begitu merah-merahnya muncul dianya keganggu. Jadi kita harus perhatiin perawatan kulitnya, mulai dari sabunnya, lotionnya, sampai detergennya. Semuanya yang bersentuhan langsung dari kulitnya harus bebas dari bahan kimia yang berbahaya,” ceritanya. 

Mantan Putri Indinesia 2010 ini pun mencoba mencari solusi dan perawatan kulit yang tepat untuk Yoda. Ia khawatir jika diberikan salep secara terus menerus akan menimbulkan efek samping yang berisiko bagi kesehatan kulit putranya.

Beruntung, proses pencarian produk yang tepat untuk kulit anaknya membuahkan hasil.

“Aku bener-bener nyari apa yang bisa menjadi solusi. Karena kalau konsultasi dikasih salep juga gak boleh sering-sering salepnya. Untungnya aku punya sedikit pengalaman dari anak pertama aku Ania yang dulu sempat ruam ASI dan aku kasih krim muka dari Mustela. Ternyata ini jawabannya” ungkapnya. 

Artikel terkait: Rahasia dr. Reisa agar anaknya suka minum air mineral, wajib ditiru nih!

Pentingnya krim wajah untuk bayi menurut dokter Reisa Broto Asmoro

Belajar dari pengalaman kedua anaknya, Ania dan Yoda, dokter Reisa Broto Asmoro mengaku baru menyadari bertapa pentingnya krim wajah untuk bayi.

Jujur disitu aku baru tahu kalau bayi ternyata juga butuh krim muka. Saya pikir yang pakai krim muka saya doang,” ujar Reisa sembari bercanda.

Jadi ini bukan obat. Tetap butuh krim dari dokter tetapi abis itu bisa dikasih ini supaya nggak sering kambuh. Ya sudah saya coba sejak Ania umur 2 bulan,” tambahnya.

Saat ini krim wajah untuk bayi menurutnya meruapakan salah satu perawatan yang basic untuk kedua anaknya. Sebab ia menyadari bahwa jenis kulit bayi belum terbentuk secara sempurna.

Di mana lapisan pelindung kulit bayi belum seperti orang dewasa. Oleh karena itu, dia membutuhkan perlindungan tambahan seperti krim wajah dan krim perawatan kulit bayi lainnya.

Kalau ditanya seberapa penting, ya itu penting banget untuk membantu segala problem ruam yang biasanya muncul pada bayi. Misalnya ruam di muka, di badan, bahkan di pantatnya dia. Jadi ibunya gak stres, anaknya nyaman, dan investasi juga buat kulitnya dia di masa depan,” tegasnya.

Tidak hanya itu, Reisa pun menegaskan bahwa pemilihan krim wajah atau krim perawatan kulit bayi lainnya sebaiknya diberikan sesuai dengan jenis kulitnya.

“Karena kulit Ania normal, jadi aku pilih perawatan kulit untuk kulit normal. Berbeda dengan adiknya yang kulitnya atopik, jadi aku pilih perawatan kulit untuk kulit atopik. Kalau aku kasih adiknya produk perawatan buat kakaknya, ya gak akan ngaruh. Kulitnya bisa merah dan ruam lagi. Makanya kita harus tahu dulu nih jenis kulit anak kita apa, baru cari perawatannya yang tepat,” jelasnya.

“Ingat ya, tidak hanya kita yang membutuhkan perawatan dari ujung kepala hingga ujung kaki. Anak-anak pun membutuhkan perawatan dari ujung kepala dan ujung kaki. Ini memang sudah harus dianggap sebagai keperluan bukan hanya sekedar kebutuhan,” pungkasnya.

Pentingnya ketahui jenis kulit anak

Sejalan dengan penjelasan Reisa Broto Asmoro, Brand Manager Mustelah Moh Nurhadi menjelaskan bila saat ini ada empat jenis kulit bayi, yaitu kulit normal, kulit kering, kulit sangat sensitif, dan kulit atopik.

“Kalau kulit normal ciri-cirinya lembut, kelembabannya terjaga, dan hampir gak ada masalah. Dia bisa kena iritasi kemerahan tetapi jarang,” jelas Hadi saat ditemui dalam acara yang sama. 

dokter reisa 2

Moh. Nurhadi Brand Manager Mustela

Berbeda dengan kulit kering yang ciri-cirinya cenderung kering dan bersisik setiap saat. Ini terjadi bukan karena faktor dari luar seperti cuaca, udara, dan lain sebagainya. Namun karena memang jenis kulitnya seperti itu.

“Sementara kulit sangat sensitif ciri-cirinya sebenarnya hampir sama seperti kedua jenis kulit sebelumnya. Hanya saja dia ekstra dan sangat mudah teriritasi faktor dari luar. Misalnya ketemu panas langsung merah-merah, ketemu dingin juga merah-merah, ketemu debu pun juga begitu. Jadi reaksi kulitnya cepat,” tambahnya.

Adapun kulit atopik ciri-cirinya kulitnya sangat kering sekali dan biasanya terasa gatal. Oleh karena itu, biasanya kulit ini identik dengan luka.

Hadi kemudian menegaskan bahwa masing-masing jenis kulit ini memiliki kebutuhan dan cara perawatan yang berbeda. Perawatan kulit normal akan berbeda dengan perawatan kulit kering. Begitu pula perawatan kulit yang sangat sensitif akan berbeda dengan perawatan kulit atopik.

“Untuk itu, kita ingin mengajak orangtua untuk mengenali jenis kulit bayinya. Dengan begitu mereka bisa memberikan perawatan yang tepat, karena setiap jenis kulit bayi memiliki kebutuhan yang berbeda,” tegas Hadi.

Bila telah mengetahui jenis kulit bayi, orangtua bisa memilih produk perawatan kulit bayi yang sesuai.

Baca juga

Wajib tahu! 3 jenis kulit bayi dan cara tepat merawatnya

 

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner