TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Anak kedua Chua Kotak alami dermatitis seboroik, berbahayakah?

Bacaan 3 menit
Anak kedua Chua Kotak alami dermatitis seboroik, berbahayakah?

Berikut ini penyebab dan cara mengatasi dermatitis seboroik pada bayi, menurut dokter kulit.

Dermatitis seboroik pada bayi umumnya akan muncul beberapa bulan setelah bayi dilahirkan. Tidak sedikit orangtua yang merasa panik dan khawatir melihat perubahan kulit pada si kecil.

Setidaknya, kondisi inilah yang tengah dirasakan musisi Swasti Sabdastantri atau yang lebih dikenal dengan panggilan Chua ‘Kotak’ melihat kondisi putri keduanya, Shakilla Sabdasakhi Putri Firmansyah yang masih berusia dua bulan. 

Dalam akun Instagram miliknya, ia mengaku panik saat melihat ada bruntus kecil pada wajah Shakilla, yang merupakan gejala dermatitis seboroik. 

“Lagi galau sama kulit Shakilla yang mendadak bruntusan merah dan jadi kering kayak koreng.. panik setengah mati,” tulis Chua di Instagramnya, @chuakotak.

Artikel terkait: 12 Penyakit Kulit yang Sering Menyerang Anak-Anak

Dermatitis seboroik pada bayi

“Jadi Shakilla dahinya itu bruntusan terus jadi kaya koreng gitu. Panik dong mamak. Alhamdulillah Dokter bilang kalau ini namanya Dermatitis Seboroik. Ini adalah bawaan sisa hormon selama hamil dan nggak kenapa-kenapa kok. Disaranin dipakein baby oil aja. Nanti hilang sendiri. Fiuh… legaa,” lanjut Chua.

Apa itu dermatitis seboroik pada bayi?

Dermatitis seboroik atau cradle cap, merupakan peradangan kronis pada kulit kepala dan tubuh bayi yang baru lahir. Terkadang, dermatitis seboroik juga bisa mengenai daerah wajah, punggung, dan dada. 

Apa penyebabnya? 

dr. Adhimukti T. Sampurna, Sp.KK, FINSDV, Chief Medical and Ancillary Service Officer Bamed Health Care, menjelaskan bahwa kondisi ini bisa dikarenakan sisa hormon ibu dalam tubuh bayi.

“Kalau bayi muncul seboroik bukan karena bayinya, karena bayi tidak punya hormon yang memicunya. Tapi bayi bisa terkena seboroik karena sisa hormon dari ibunya,” kata dr. Adhimukti yang ditemui dalam acara Seminar Media Bamed Skin Care belum lama ini.

Saat bayi dalam kandungan, ia terkoneksi dengan sang ibu selama 9 bulan. Sehingga masih ada hormon ibu yang berada di darah bayi sampai kira-kira usia satu tahun. 

Dikatakan olehnya, gejalanya bisa muncul pada beberapa area tubuh seperti kulit kepala, alis, lipatan hidung, kelopak mata, bibir, dan ketombe berwarna kuning atau kecokelat-cokelatan. 

Terkadang gejala ini terasa gatal, bila digaruk berlebihan dapat mengakibatkan radang, infeksi bahkan berisiko membuat peradangan kulit. 

Artikel terkait: Wajib tahu! 3 jenis kulit bayi dan cara tepat merawatnya

Pengobatan dermatitis seboroik

Jika Parents menemukan kondisi dermatitis seboroik seperti halnya Chua, dr. Adhi mengatakan penanganannya bisa dilakukan tanpa resep dokter atau hanya menggunakan baby oil atau cream wajah bayi. Hal ini jugalah yang yang dilakukan Chua.

Akan tetapi, cara mengatasi dermatisis seboroik ini juga perlu memerhatikan seberapa parah kondisinya. 

“Ada dermatitis seboroik pada bayi yang berat, seperti penyakit Leiner bisa seluruh badan kena, kalau itu memang harus ditangani oleh dokter. Tapi kalau yang ringan-ringan saja seperti ketombe, gatal-gatal di tubuh, cukup pakai cream saja,” tegas dr. Adhimukti.

Ditambahkan dr. Adhi, jika kondisinya tidak membaik dalam kurun waktu yang lama, sebaiknya Parents jangan menunda untuk segera  melakukan pemeriksaan ke dokter. 

Semoga bermanfaat!

Referensi: Instagram Chua Kotak, Klinik dr. Tiwi

Baca juga: 

Chua Kotak melahirkan anak kedua, ini nama dan potret bayinya yang lucu!

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fadhila Afifah

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Anak kedua Chua Kotak alami dermatitis seboroik, berbahayakah?
Bagikan:
  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti