TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Bisa Picu Penyakit, Ketahui Fase Daur Hidup Nyamuk dan Cara Memutusnya

Bacaan 5 menit
Bisa Picu Penyakit, Ketahui Fase Daur Hidup Nyamuk dan Cara Memutusnya

Nyamuk adalah serangga yang bisa menyebabkan penyakit berbahaya bagi keluarga. Oleh karena itu, Parents perlu mengetahui fase daur hidup nyamuk dan cara memutusnya berikut.

Biasanya pada musim hujan, nyamuk akan semakin sering tampak di dalam rumah. Tak hanya suara dengingan yang sangat mengganggu, gigitan nyamuk yang bisa berisiko sebabkan penyakit tentunya perlu diwaspadai. Untuk itu, penting bagi kita untuk bisa membasminya dan  mengetahui fase daur hidup nyamuk terlebih dahulu.

Nyamuk cenderung lebih sering datang ke rumah ketika musim hujan lantaran berkembang biak di genangan air yang ada di sekitar rumah.

Gigitan nyamuk seringkali mengakibatkan banyak penyakit yang berbahaya bagi Parents sekeluarga. Lalu bagaimana cara yang tepat untuk memutus daur hidup nyamuk supaya rumah bebas dari serangga yang mengganggu ini?

Artikel Terkait: Begini Cara Menghilangkan Bekas Gigitan Nyamuk Secara Alami!

4 Fase Daur Hidup Nyamuk

Berikut ini 4 fase daur hidup nyamuk, mulai dari mereka bertelur, menetas menjadi jentik, berubah menjadi pupa, hingga menjadi nyamuk dewasa.

1. Nyamuk Bertelur di Genangan Air

Bisa Picu Penyakit, Ketahui Fase Daur Hidup Nyamuk dan Cara Memutusnya

Sumber: Dekoruma

Seperti yang kita ketahui, nyamuk mengisap darah manusia untuk mendapatkan nutrisi sebelum bertelur. Oleh karena itu, hanya nyamuk betina yang menggigit manusia. Nyamuk betina ini hanya kawin satu kali semasa hidupnya, dan ketika hendak bertelur mereka hinggap di genangan air.

Jika tidak diletakkan di air, telur nyamuk tidak akan menetas. Sekali bertelur satu ekor nyamuk betina dapat menghasilkan ratusan telur yang menetas hanya dalam waktu 48 jam saja. Ukuran telur-telur ini juga sangat kecil sehingga sulit untuk melihatnya dengan mata telanjang.

2. Fase Daur Hidup Nyamuk Menetas Menjadi Jentik Nyamuk

Bisa Picu Penyakit, Ketahui Fase Daur Hidup Nyamuk dan Cara Memutusnya

Sumber: Lampung Post

Di dalam air telur akan menetas dan menjadi jentik nyamuk yang berbentuk mirip benang-benang hitam kecil. Selama 8 hingga 10 hari mereka akan berenang di dalam air tersebut. Dalam tenggat waktu tersebut mereka akan mengalami pergantian kulit dan semakin besar.

3. Jentik Berubah Menjadi Pupa

Bisa Picu Penyakit, Ketahui Fase Daur Hidup Nyamuk dan Cara Memutusnya

Sumber: Rumus.co.id

Setelah berganti kulit sebanyak 4 kali, jentik nyamuk akan berubah menjadi pupa di dalam air. Seperti metamorphosis ulat menjadi kupu-kupu, pupa nyamuk akan berubah menjadi nyamuk dewasa dalam waktu singkat dan akhirnya keluar dari air.

4. Menjadi Nyamuk Dewasa di Fase Daur Hidup Akhir

daur hidup nyamuk

Nyamuk dewasa bisa berkembang biak dengan sangat cepat dan dapat bertahan hidup hingga 56 hari untuk nyamuk betina dan 10 hari untuk nyamuk jantan. Dalam waktu hitungan hari, satu nyamuk dewasa bisa bertelur ratusan lagi dan siklus hidup mereka berulang. Maka dari itu populasi nyamuk sangat sulit untuk dikendalikan jika mereka sudah berkembang biak.

Cara Memutus Daur Hidup Nyamuk Agar Rumah Bersih dan Nyaman

Bisa Picu Penyakit, Ketahui Fase Daur Hidup Nyamuk dan Cara Memutusnya

Untuk memutus daur hidup nyamuk tersebut, Parents harus memastikan rumah bersih dari genangan air. Jika kita perhatikan, dari telur hingga menjadi pupa nyamuk membutuhkan air sebagai tempat tinggalnya.

Oleh karena itu, sangat penting untuk memastikan rumah bersih dari genangan air, baik di halaman maupun di dalam rumah seperti di talang air. Bersihkanlah pipa-pipa secara rutin dan tutuplah wadah penampungan air agar nyamuk tidak bisa bertelur di dalamnya.

Air di dalam bak mandi juga bisa menjadi media bertelur untuk nyamuk. Kuraslah bak mandi secara rutin agar telur nyamuk ikut mati. Karena telur-telur tersebut tak kasat mata, Parents bisa menggunakan bubuk pembasmi jentik nyamuk untuk air di bak mandi.

Tak hanya menggunakan obat semprot nyamuk, bisa mencoba cara-cara alami misalnya menanam tanaman pengusir nyamuk seperti bunga lavender atau bunga geranium. Serai dan kulit lemon juga bisa diletakkan di sudut rumah untuk mengusir nyamuk dewasa.

Nah, itulah pentingnya mengetahui fase daur hidup nyamuk agar kita bisa membasmi nyamuk dengan lebih efektif. Yuk, jaga kebersihan rumah agar lebih nyaman dan aman.

Penyakit yang Disebabkan oleh Nyamuk

Bisa Picu Penyakit, Ketahui Fase Daur Hidup Nyamuk dan Cara Memutusnya

Mengutip dari Kompas, nyamuk menggigit manusia untuk mendapatkan darah kita sebagai makanannya. Nutrisi yang terkandung dalam darah dapat membantu nyamuk untuk menghasilkan telur.

Perlu diketahui bahwa nyamuk dapat menyebarkan parasite atau virus melalui gigitannya ke dalam tubuh manusia. Ada beberapa penyakit yang cukup berbahaya bagi manusia yang dapat ditularkan nyamuk, di antaranya adalah sebagai berikut.

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak
  • Demam Berdarah
    Penyakit ini disebabkan oleh virus Dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk yang telah terinfeksi. Jenis nyamuk yang mengakibatkan penyakit ini dengan membawa virus adalah Aedes aegypti atau Aedes albopicus. Gejala demam berdarah adalah demam tinggi, nyeri otot, dan nyeri sendi.
  • Chinkungunya
    Nyamuk jenis Aedes aegypti juga bisa menularkan penyakit Chikungunya yang menyebabkan lemas, sakit kepala, dan ruam di kulit. Jika ibu hamil mengalami Chikungunya, bayi yang ia lahirkan juga bisa ikut tertular lewat proses persalinan.
  • Malaria
    Parasit dalam tubuh nyamuk bisa menyebabkan penyakit Malaria jika menginfeksi manusia. Penyakit ini menyebabkan penderitanya menggigil, demam, dan sakit kepala. Malaria menyerang sel darah merah dan dapat mengakibatkan komplikasi seperti anemia dan hipoglikemia.
  • Zika
    Kita perlu mewaspadai jenis nyamuk Aedes Aegypti karena juga bisa menularkan penyakit berbahaya yaitu virus Zika. Penderita virus Zika berpotensi menularkan penyakitnya kepada orang lain. Ibu hamil yang terinfeksi dapat mengalami keguguran atau cacat janin.

Untuk mencegah keluarga tercinta terkena penyakit-penyakit serius karena gigitan nyamuk di atas, maka ada baiknya Parents mengetahui terlebih dahulu mengenai fase hidup nyamuk untuk memutusnya.

Artikel Terkait: Ingin Terhindar dari Gigitan Nyamuk? Ternyata Makanan ini Bisa Bantu Mencegahnya

Baca Juga:

Bolehkah bayi pakai lotion anti nyamuk? berikut penjelasannya!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Annisa Pertiwi

Diedit oleh:

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Info Sehat
  • /
  • Bisa Picu Penyakit, Ketahui Fase Daur Hidup Nyamuk dan Cara Memutusnya
Bagikan:
  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti