TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

7 Kiat Mendampingi Anak Usia Dini Sekolah Daring

Bacaan 4 menit
7 Kiat Mendampingi Anak Usia Dini Sekolah Daring

Dampingi anak sekolah daring memang penuh tantangan, ya.

Masa pandemi yang belum usai membuat anak-anak saat ini masih harus bersekolah dengan metode pembelajaran jarak jauh atau Sekolah Daring (online). Tentunya dampingi anak sekolah daring ini memiliki tantangan tersendiri. 

Benar tidak? Apalagi  bagi Parents yang memiliki anak usia dini, mengingat banyak anak usia dini yang belum paham ataupun menikmati komunikasi secara virtual. Kondisinya memang tidak ideal, namun demi kesehatan dan keselamatan anak, sekolah daring ini tentu saja dapat menjadi pilihan yang tepat bagi Parents.

Berdasakan pengalaman, berikut adalah tips-tips yang dapat dilakukan oleh Parents agar kegiatan sekolah daring anak usia dini dapat berjalan dengan optimal.

Kiat Dampingi Anak Sekolah Daring

1. Briefing Anak dan Ajak Anak Berdiskusi

Mendampingi Anak Usia Dini Sekolah Daring

Sebelum hari sekolah, pastikan Parents telah memberikan gambaran kepada anak tentang sekolah daring. Semakin jelas dan spesifik, anak akan semakin mendapat gambaran proses sekolah daring sehingga diharapkan tidak kaget saat mulai menjalaninya.

Parents juga dapat mengajak anak berdiskusi, misalkan pemilihan baju untuk dipakai saat sekolah daring atau makanan apa yang akan dimakan sebagai sarapan sebelum sekolah daring. Hal ini akan membuat anak merasa terlibat dalam kegiatan sekolah daring.

2. Pilih Area yang Kondusif dan Kursi yang Nyaman

Parents dapat memilih sebuah ruangan atau sudut rumah yang sepi sehingga meminimalisir kemungkinan anak terdistraksi saat sekolah daring berlangsung. Pemilihan kursi juga penting, agar anak dapat duduk dengan nyaman. Beberapa anak ada yang belum mau ‘duduk manis’ selama sekolah daring. Hal ini wajar, namun setidaknya kursi yang nyaman dapat membuat anak merasa lebih ‘betah’ untuk duduk lebih lama selama sekolah daring.

3. Dampingi Anak Sekolah Daring, Persiapkan Gawai dan Bahan Ajar yang Dibutuhkan

Menjelang dimulainya sekolah daring, pastikan gawai yang akan dipakai sudah terhubung internet dengan baik dan bahan ajar yang diperlukan saat sekolah sudah disiapkan agar Parents tidak terburu-buru, dan dapat fokus mempersiapkan diri anak.

4. Pastikan Anak Sudah Sarapan dan Kebutuhan Lainnya Sudah Terpenuhi

Mendampingi Anak Usia Dini Sekolah Daring

Agar anak dapat fokus selama sekolah daring, pastikan ia sudah kenyang. Saat kegiatan sekolah daring Parents juga dapat menyediakan air minum dan cemilan di meja, sehingga anak tetap bertenaga dan tidak dehidrasi. Selain itu, pastikan juga anak sudah terpenuhi kebutuhan lainnya.

Misalnya anak dengan tipe belajar kinestetik butuh untuk menyalurkan energinya dahulu agar dapat fokus, maka Parents dapat mengajaknya bermain sepeda atau jalan-jalan pagi dahulu sebelum sekolah daring dimulai.

5. Dampingi Anak Sekolah Daring, Jangan Paksa Anak

Apabila anak menolak untuk sekolah daring, jangan dipaksa, ya Parents! Ditakutkan hal ini akan membuat anak trauma, dan anak menjadi tidak mau menjalani sekolah daring selanjutnya. Adalah hal yang wajar apabila anak menolak untuk sekolah daring, karena ini merupakan hal yang baru bagi anak, apalagi anak usia dini. Anak pasti memerlukan waktu untuk adaptasi dengan sistem sekolah daring.

Apabila anak terus menerus menolak, Parents dapat berkomunikasi dengan pihak guru atau sekolah mengenai cara yang tepat untuk mengatasinya. Komunikasi terbuka antara pihak anak, orangtua, dan guru/sekolah merupakan salah satu elemen penting selama sekolah daring agar ketiganya dapat bekerjasama memberikan kegiatan sekolah daring yang menyenangkan bagi anak, sehingga anak dapat menikmatinya.

6. Dampingi Anak, Pastikan Fitur Mute/Unmute digunakan Sesuai Kondisi

Mendampingi Anak Usia Dini Sekolah Daring

Mengingat anak usia dini belum dapat dibiarkan menggunakan gawai secara mandiri, pastikan Parents atau pengasuh mendampingi anak selama sekolah daring. Jangan sampai anak membuka aplikasi lain yang membuat konsentrasinya buyar. Pastikan juga fitur mute/unmute digunakan sesuai kondisi. Apabila guru sedang menjelaskan, sebaiknya Parents menggunakan fitur mute agar suara guru terdengar jelas.

Sementara, apabila giliran anak berbicara, Parents bisa menggunakan fitur unmute. Jika Parents berhalangan mendampingi anak, jangan lupa memberikan arahan yang jelas tentang penggunaan gawai kepada pendamping penggantinya ya.

7. Beri Apresiasi

Setelah sekolah daring selesai, jangan lupa berikan apresiasi kepada anak agar anak merasa bangga dan termotivasi untuk mengikuti jadwal sekolah daring selanjutnya.

Parents juga dapat memberikan pujian atas apa yang dilakukan anak selama sekolah daring, misalnya anak sudah berani bicara atau mengajukan pertanyaan saat sekolah daring berlangsung. Dengan begitu, anak merasa diapresiasi dan akan menanti kegiatan sekolah daring selanjutnya.

Walaupun sekolah daring memiliki banyak tantangan, sekolah daring merupakan salah satu pilihan Parents untuk tetap memberikan pendidikan bagi anak selama kondisi pandemi ini agar anak usia dini tetap dapat mendapatkan stimulasi yang tepat bagi tumbuh kembangnya. Semoga kondisi pandemi ini segera berakhir dan membaik, sehingga anak-anak dapat kembali menjalani kegiatan sekolah tatap muka.

Saat dampingi anak sekolah daring, semangat ya, Parents!

 

Ditulis oleh Diandra Mauliandina, VIPP Member theAsianparent

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

theAsianParent Indonesia

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • 7 Kiat Mendampingi Anak Usia Dini Sekolah Daring
Bagikan:
  • Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

    Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

  • 11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

    11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

  • Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

    Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

  • 11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

    11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti