Dampak Polusi Udara Bagi Kehamilan

Ketahui tentang dampak polusi udara berikut untuk menjaga keselamatan janin dan buah hati Anda!

Bagaimanakah cara menghindarkan janin Anda dari dampak polusi udara?

Bagaimanakah cara menghindarkan janin Anda dari dampak polusi udara?

Sebuah studi terbaru mengungkapkan, janin dalam kandungan ibu hamil yang tinggal di tepi jalan raya padat kendaraan menghadapi resiko mengalami penyakit gangguan pernapasan segera setelah ia lahir ke dunia. Ini akibat polusi udara yang tak terelakkan oleh mereka yang tinggal di wilayah perkotaan dan industri. Untuk itu, kami telah mengumpulkan berbagai informasi seputar polusi udara dan apa yang dapat Anda lakukan untuk meminimalisir dampaknya.

Bertempat tinggal di dekat jalan raya mungkin bukan idaman banyak keluarga. Namun, banyak keluarga di Indonesia tak memiliki pilihan akibat tingginya biaya untuk memiliki atau menyewa rumah dengan kualitas udara terbaik.

Polusi udara terpaksa diterima menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Dan keluarga yang tinggal di wilayah semacam ini terancam mengalami berbagai gangguan kesehatan yang dipicu oleh polusi udara.

Dampak polusi udara bagi kesehatan

Beberapa peneliti dari Boston AS mengungkapkan hasil studi terbaru yang berkaitan dengan polusi udara. Anak- anak di bawah usia 3 tahun beresiko menderita bronkitis, pneumonia dan gangguan pernafasan jika dilahirkan oleh ibu yang tinggal di dekat jalan raya.

Semakin dekat lokasi rumah dengan sumber polusi udara, makin tinggi resiko gangguan pernafasan yang bakal dialami jabang bayi.

Tinggal di dekat jalan raya beresiko untuk kesehatan pernafasan Anda dan anak-anak.

Tinggal di dekat jalan raya beresiko untuk kesehatan pernafasan Anda dan anak-anak.

Para peneliti juga melakukan survei pada keluarga yang tinggal 100 hingga 1000 meter dari jalan raya penghasil polusi udara. Hasilnya, sebanyak 53% anak-anak dari keluarga tersebut mengalami masalah pernafasan ketika usia mereka menginjak 3 tahun.

Demikian pula para ibu yang tinggal 100 hingga 200 meter dari jalan raya 1,49 kali beresiko melahirkan bayi dengan masalah pernafasan dibandingkan mereka yang tinggal jauh dari jalan raya.

Selain itu, para peneliti juga mengungkapkan adanya kaitan antara autisme dan polusi udara. Anak-anak yang tinggal di dekat sumber polutan juga harus menghadapi resiko terdiagnosa autis 3 kali lebih besar dibandingkan anak yang tinggal jauh dari sumber polutan.

Tips menjaga kesehatan anak Anda

Jika Anda tinggal di sekitar jalan raya atau lokasi lain yang berpolusi udara, berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda terapkan untuk mencegah terjadinya gangguan kesehatan pada buah hati maupun diri Anda sendiri.

1. Jauhi asap rokok

Asap dari sebatang rokok mengandung 7000 bahan kimia berbahaya. Dan mereka yang menjadi perokok pasif, terutama anak-anak beresiko mengalami batuk, asma, pneumonia, infeksi telinga, kanker dan sindrom kematian bayi mendadak.

2. Tutup semua pintu dan jendela pada jam sibuk

Menutup semua jendela pada saat kepadatan di jalan raya meningkat atau sedang macet adalah cara paling sederhana untuk mencegah polusi udara masuk ke rumah Anda. Pasanglah lapisan pengaman dari udara pada jendela agar tak ada celah bagi asap untuk masuk ke ruangan.

3. Ketahui berita terkini

Tingkat polusi udara di beberapa kota besar seperti Jakarta dan Surabaya selalu berubah setiap saat. Dengan mengetahui tingkat polusi udara terkini Anda dapat memutuskan kapan harus membatasi aktivitas di luar ruangan.

4. Jalan-jalan ke taman

Pada hari-hari tertentu ajaklah si kecil untuk berjalan-jalan di hutan kota, taman atau lokasi lain yang udaranya sejuk dan jauh dari polusi udara. Mengunjungi daerah yang banyak ditumbuhi pepohonan baik untuk memperbaiki sistem pernafasan dan membuang racun yang bersarang dalam tubuh.

5. Gunakan masker

Selalu gunakan masker jika Anda sedang hamil dan hendak bepergian ke lokasi berpolusi udara. Menggunakan masker akan mengamankan Anda dari polusi dan menjaga kesehatan janin dalam kandungan.

Demikianlah ulasan dari kami. Semoga bermanfaat.