TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Penelitian: Dampak negatif memuji kepintaran anak yang wajib diketahui Parents

Bacaan 3 menit
Penelitian: Dampak negatif memuji kepintaran anak yang wajib diketahui Parents

Penelitian menemukan dampak negatif memuji kepintaran anak yang harus Parents waspadai, karena bisa mendorongnya berbuat curang/mencontek agar tetap terlihat pintar.

Memuji anak adalah hal alami yang biasa dilakukan orangtua. Namun pernahkah Parents menyadari bahwa ada dampak negatif memuji kepintaran anak yang harus diwaspadai?

Sebuah studi terbaru menemukan, anak yang terlalu sering dipuji tentang betapa cerdasnya dia, cenderung akan menyontek atau berlaku curang saat ujian.

Penelitian yang dipublikasikan di Psychological Science ini dilakukan atas studi yang sebelum dilakukan oleh Carol Dweck mengenai pola growth mindset. Mereka membuktikan dampak negatif memuji kepintaran anak bisa menurunkan motivasi si anak untuk berusaha lebih keras.

Dampak negatif memuji kepintaran anak

Anak yang dipuji atas kerja kerasnya akan memiliki kemampuan lebih baik dan peluang lebih besar untuk sukses. Anak ini lebih termotivasi dibandingkan anak yang sekedar dipuji bahwa dia pintar.

Jika anak percaya bahwa kecerdasan mereka bisa dikembangkan dengan usaha keras dan mau belajar, mereka akan lebih mudah menghadapi kegagalan nilai rendah saat ujian. Dibandingkan anak yang merasa bahwa kepintaran adalah hal yang pasti dan tidak dapat diubah.

Penelitian terbaru ini menunjukkan dampak negatif memuji kepintaran anak yang bisa memengaruhi pola pikir anak sejak dini. Anak usia tiga tahun bisa menunujukkan tanda ketidakjujuran jika terlalu sering dipuji pintar.

“Memuji betapa pintarnya anak kita adalah hal yang umum dilakukan,” ujar salah satu ilmuwan yang terlibat studi ini, Gail Heyman. “Meskipun orangtua dan pengajar tahu, dampak negatif memuji kepintaran anak terhadap motivasi belajar mereka, tetap saja hal itu terus dilakukan.”

“Apa yang ditunjukkan oleh penelitian kami, mengenai dampak negatif memuji kepintaran anak, tidak saja memengaruhi motivasi belajar anak, tapi juga moralnya. Pujian tersebut membuat anak cenderung untuk mencontek atau berbuat kecurangan lain, demi nilai yang bagus,” papar ahli psikologi perkembangan di San Diego ini.

Penelitian ini melibatkan 300 anak-anak, setengahnya berusia 3 tahun dan sisanya berusia 5 tahun. Studi yang dilakukan di China Timur ini menggunakan permainan tebak-tebakan sebagai alat studi.

Sebagian dari mereka dipuji atas kepintarannya, sebagian lainnya dipuji atas performa yang dilakukan, sedangkan sisanya tidak mendapat pujian sama sekali. Peneliti meminta kelompok anak yang dipuji pintar untuk berjanji agar tidak melakukan kecurangan dalam permainan.

Anak-anak tersebut pergi meninggalkan ruangan saat permainan sedang berlangsung. Sebuah kamera tersembunyi mendokumentasikan anak-anak itu berlaku curang dengan melihat kunci jawaban yang diletakkan di meja lain.

Sebuah studi lain menganalisa konsekuensi yang dimiliki oleh anak-anak saat mereka diberitahu bahwa mereka memiliki reputasi sebagai anak yang pintar. Anak yang merasa bahwa orang lain berpikir dirinya pintar akan mengalami tekanan untuk terus mendapatkan hasil yang bagus.

Kang Lee, peneliti dalam studi ini menyatakan, tekanan yang dimiliki ‘anak pintar’ bisa membuat mereka melakukan kecurangan agar bisa terus terlihat pintar. Orangtua harus bisa memuji anak dengan cara yang benar, yakni memuji usaha yang ia lakukan dan bukan kepintarannya.

Nah Parents, mulai sekarang berusahalah memuji anak dengan cara yang benar. Agar dia tahu, bahwa yang terpenting bukanlah hasil akhir, namun usaha dalam mencapainya.

Semoga bermanfaat.

Referensi: Independent

Baca juga:

Penelitian: Cara Orangtua Memuji Memengaruhi Pola Pikir Anak

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • Penelitian: Dampak negatif memuji kepintaran anak yang wajib diketahui Parents
Bagikan:
  • 11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

    11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

  • 10 Doa Kristen untuk Keluarga, Bimbingan agar Berada di Jalan Benar

    10 Doa Kristen untuk Keluarga, Bimbingan agar Berada di Jalan Benar

  • 10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal untuk Dipanjatkan

    10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal untuk Dipanjatkan

  • 11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

    11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

  • 10 Doa Kristen untuk Keluarga, Bimbingan agar Berada di Jalan Benar

    10 Doa Kristen untuk Keluarga, Bimbingan agar Berada di Jalan Benar

  • 10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal untuk Dipanjatkan

    10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal untuk Dipanjatkan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti