TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Dampak Gaji Rendah Pada Otak dan Kesehatan, Bikin Anda Lebih Tua, Lo!

Bacaan 4 menit
Dampak Gaji Rendah Pada Otak dan Kesehatan, Bikin Anda Lebih Tua, Lo!

Permasalahan ini rupanya begitu kompleks!

Parents, siapa di sini yang senang mendapat gaji yang tinggi? Selain kebutuhan finansial, memang tidak dapat ditampik bahwa upah yang lebih tinggi bisa membantu kita membeli barang-barang yang membuat kita bahagia. Nah, siapa sangka bahwa gaji rendah memang memberikan dampak pada otak dan kesehatan?

Gaji Rendah Rupanya Memberikan Dampak Pada Kinerja Otak

Dampak Gaji Rendah Pada Otak dan Kesehatan, Bikin Anda Lebih Tua, Lo!

Sumber: Unsplash

Bukan hanya stres karena tuntutan ekonomi yang semakin naik sementara tidak diimbangi pemasukan cukup, tetapi kinerja otak pun dapat terpengaruh.

Riset dari Alzheimer’s Association International Conference 2022 menyebutkan bahwa gaji rendah memberikan dampak pelemahan kinerja otak lebih cepat.

Peneliti Departemen Epidemiologi Columbia Mailman School, Katrina Kezios, PhD, menyebutkan bahwa penelitian mereka menunjukkan bahwa paparan berkelanjutan upah rendah bisa menurunkan memori yang lebih cepat di kemudian hari.

Hal ini ditunjukkan pada data National Health and Retirement Study pada thaun 1992-2016.

Upah rendah yang dimaksud adalah kurang dari 2/3 upah selama setahun penuh.

Riset tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbandingan penurunan memori berdasarkan ‘Tidak mendapatkan gaji rendah’ dan ‘Selalu mendapatkan gaji rendah’.

Kelompok gaji rendah rupanya mengalami dampak kelemahan kinerja otak lebih cepat satu tahun dibandingkan yang tidak memiliki riwayat gaji rendah!

Artikel Terkait: Curhat Seorang Suami: “Rejeki Tambah Deras setelah Kasih Semua Gaji ke Istri”

Kondisi Ini Sulit Dipatahkan untuk Generasi Selanjutnya

Banyak yang berharap bahwa anak-anak bisa memperbaiki nasib, namun kenyataannya cukup sulit untuk mematahkan intra-generasi kemiskinan ini.

Bayangkan, pekerja berupah rendah belum tentu bisa mengakses atau membeli beberapa training skill yang bisa meningkatkan kemampuan mereka.

Belum lagi dengan kebutuhan finansial keluarga yang harus lebih diperhatikan, bisa berujung pada putus sekolah.

Hal ini membuat pola ini sangat sulit untuk berakhir bila tidak dibantu oleh pihak-pihak pemegang keputusan.

Gaji Rendah Juga Tidak Baik Bagi Kesehatan Tubuh dan Mental

dampak gaji rendah

Sumber: Unsplash

Selain kondisi pekerjaan yang mungkin berbahaya, upah yang rendah juga terbukti menyulitkan masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan yang baik.

Peneliti dari University of California-Davis menemukan bahwa terdapat hubungan antara obesitas dan tekanan darah tinggi dengan upah rendah.

Selain itu, gaji rendah memberikan dampak kesehatan mental secara langsung yang juga berpengaruh pada fisik, seperti stres, kepercayaan diri rendah yang kemudian diselesaikan dengan merokok.

Ada pun pola-pola ini bersifat seperti lingkaran setan, sehingga sulit untuk dipatahkan!

Artikel Terkait: Gaji Tukang Parkir Pesawat Terbaru 2022, Kira-kira Berapa Ya?

Tanpa Disadari, Pilihan Makanan Pun Menjadi Terbatas dan Mengancam Kesehatan

Parents mungkin menyadari bahwa beberapa makanan cepat saji atau fast food dibanderol dengan harga diskon sehingga tampak lebih mengenyangkan daripada makanan sehat.

Hal inilah yang menyebabkan banyak orang lebih memilih makanan instan yang tidak memiliki kandungan gizi.

Dengan harga murah, pekerja bisa mendapatkan makanan mengenyangkan. Padahal, tentunya risiko yang harus dibayar adalah kesehatannya.

Pun dengan ibu yang tengah mengandung dan harus bekerja, hal ini bisa menjadi ancaman bukan hanya untuk ibu namun juga janin.

Risiko bayi lahir dengan kondisi berat badan di bawah rata-rata bukanlah hal asing di kalangan pekerja dengan gaji rendah.

Cerita mitra kami
Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis
Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis
Edukasi Gizi Sejak Dini, 50 Chef Cilik Unjuk Kreativitas di Grand Final Weyoco Junior Chef Indonesia Season 5
Edukasi Gizi Sejak Dini, 50 Chef Cilik Unjuk Kreativitas di Grand Final Weyoco Junior Chef Indonesia Season 5
Kenyamanan Sehari-hari, Kenangan Sepanjang Masa: Cerita di Balik Petit Beary
Kenyamanan Sehari-hari, Kenangan Sepanjang Masa: Cerita di Balik Petit Beary
Dukung Pendidikan dan Lingkungan Sehat, PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk Gelar CSR di SDN 01 Cilangkap
Dukung Pendidikan dan Lingkungan Sehat, PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk Gelar CSR di SDN 01 Cilangkap

Riset menunjukkan bahwa susu formula juga kini dipenuhi dengan sirup jagung untuk bisa menekan harga produksi dan tetap mempertahankan kelezatannya.

Akibatnya, 15.000 balita yang diteliti memiliki risiko tinggi obesitas pada usia 4 tahun dibandingkan yang mengonsumsi susu formula berbasis laktosa.

Hal ini tentu saja memicu kontroversi bahwa balita pun tidak lepas dari risiko kesehatan dikarenakan orang tua yang tidak bisa membeli susu formula berkualitas.

Artikel Terkait: Berapa Persen Nafkah Istri dari Gaji Suami? Ini Aturannya

Diharapkan Bisa Menjadi Pertimbangan untuk Kemudian Hari

Dampak Gaji Rendah Pada Otak dan Kesehatan, Bikin Anda Lebih Tua, Lo!

Sumber: Unsplash

Memang, kebijakan sosial yang mempengaruhi gaji sangat berdampak pada kesehatan kognitif dan mental, Parents.

Bahkan pekerjaan di masa depan disarankan harus sering mengkaji ulang kesehatan mental karyawannya khususnya dengan gaji di bawah 2/3 tahunan agar mencegah dampak yang lebih besar.

Apalagi dengan inflasi serta harga barang-barang pokok yang semakin naik tentunya sangat mempengaruhi kewarasan dan kesejahteraan mental.

Bagaimana menurut Parents? Semoga kebijakan untuk mengelola gaji minimum dan menyesuaikan dengan inflasi bisa segera membantu banyak pihak, ya!

***

Baca Juga:

Catat! Begini Tips Investasi untuk Karyawan Gaji Rp 1 Juta Per Bulan

5 Metode Alokasi Gaji yang Bisa Diterapkan Agar Keuangan Lebih Terencana

Studi Terbaru Sebut Gaji Kecil Bikin Otak Cepat Tua, Ini Penjelasannya!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Adismara Putri

  • Halaman Depan
  • /
  • Gaya Hidup
  • /
  • Dampak Gaji Rendah Pada Otak dan Kesehatan, Bikin Anda Lebih Tua, Lo!
Bagikan:
  • 12 Film Semi Italia Terbaik Sepanjang Masa, Super Hot!

    12 Film Semi Italia Terbaik Sepanjang Masa, Super Hot!

  • 100 Dolar Berapa Rupiah? Ini Cara Menghitungnya yang Tepat!

    100 Dolar Berapa Rupiah? Ini Cara Menghitungnya yang Tepat!

  • 40 Film Semi Filipina Terpanas Paling Populer, Khusus Dewasa!

    40 Film Semi Filipina Terpanas Paling Populer, Khusus Dewasa!

  • 12 Film Semi Italia Terbaik Sepanjang Masa, Super Hot!

    12 Film Semi Italia Terbaik Sepanjang Masa, Super Hot!

  • 100 Dolar Berapa Rupiah? Ini Cara Menghitungnya yang Tepat!

    100 Dolar Berapa Rupiah? Ini Cara Menghitungnya yang Tepat!

  • 40 Film Semi Filipina Terpanas Paling Populer, Khusus Dewasa!

    40 Film Semi Filipina Terpanas Paling Populer, Khusus Dewasa!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti