TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Update 12 Daftar Obat COVID-19 yang Sudah Diizinkan BPOM

Bacaan 4 menit
Update 12 Daftar Obat COVID-19 yang Sudah Diizinkan BPOM

Berikut ini daftar obat COVID-19 yang sudah dikeluarkan izin edar dan penggunaan darurat (EUA) di Indonesia oleh Bada Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sudah mengeluarkan izin edar dan penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) obat COVID-19 di Indonesia. Berikut ini daftar obat COVID-19 yang sudah diizinkan BPOM tersebut.

Daftar Obat COVID-19, dari 12 Obat Tidak Ada Ivermectin!

Ada 12 Obat dalam 2 Kategori Berbeda

daftar obat covid-19

Selain vaksinasi, obat-obatan juga diperlukan untuk mengatasi gejala penyakit COVID-19 sesuai dengan tingkat keparahannya. Melansir Katadata, ada 12 jenis obat yang disetujui BPOM sesuai dengan prosedur.

Hal tersebut disampaikan Kepala BPOM Penny Lukito dalam rapat kerja Komisi IX DPR bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Menteri Keuangan Sri Mulyani, Senin (5/7/2021).

Kedua belas obat Virus Corona ini terbagi dalam dua kategori zat aktif, yaitu:

1. Kategori Zat Aktif (Bentuk Persediaan Remdesivir)

  • Remidia
  • Cipremi
  • Desrem
  • Jubi-R
  • Covifor
  • Remdac
  • Remeva (berupa larutan konsentrat untuk infus)

2. Kategori Zat Aktif Favipiravir (Tablet Salut Selaput)

  • Avigan
  • Favipiravir
  • Favikal
  • Avifavir
  • Covigon

Artikel terkait: Jangan Sembarang Pakai Resep Obat Covid-19, Dengar Kata Dokter Berikut Ini!

Konsultasi Dokter untuk Dapatkan Resep Obat

Update 12 Daftar Obat COVID-19 yang Sudah Diizinkan BPOM

“Memang, obat yang sudah mendapatkan EUA sebagai obat COVID-19 baru dua, Remdesivir dan Favipiravir. Tapi, tentu saja, berbagai obat yang juga digunakan sesuai dengan protap yang sudah disetujui tentunya dari organisasi profesi ini,” kata Penny, melansir Kompas.com.

Mengenai pendistribusiannya, BPOM akan melakukan pendampingan melalui data pemasukan atau data distribusi agar terlaksana lebih cepat.

Melansir laman Kementerian Kesehatan RI, harga eceran obat-obatan COVID-19 ini sudah diatur agar tidak dimanfaatkan beberapa pelaku usaha dengan menaikan harga jualnya kepada masyarakat.

Beberapa obat-obatan ini memang dijual bebas di apotek dan fasilitas kesehatan. Namun, untuk menggunakannya, Parents tetap butuh konsultasi dan resep dari dokter. Dokter akan menyesuaikan obat dengan riwayat kesehatan pasien untuk meminimalisasi efek samping dari obat, jika ada.

Artikel terkait: Benarkah Air Kelapa Hijau Dapat Mengobati COVID-19? Cek 5 Fakta Berikut Ini!

Khasiat Obat Remdesivir dan Favipiravir

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah memberi rekomendasi bersyarat terhadap penggunaan remdesivir untuk pasien COVID-19, (20/11/2020). Sebulan sebelumnya Food and Drug Administration (FDA) juga sudah menyetujui penggunaan Remdesivir sebagai pengobatan COVID-19 di Amerika Serikat. Baik Remdesivir dan Favipiravir sama-sama pernah digunakan untuk mengobati penyakit yang disebabkan virus Ebola.

Untuk kasus Corona, obat ini direkomendasikan untuk pengobatan kepada orang dewasa yang dirawat di rumah sakit. Bisa juga untuk anak-anak, tetapi yang berusia 12 tahun ke atas dengan berat badan 40 kg.

Cara kerja obat ini adalah dengan menghambat proses replikasi virus SARS-CoV-2 (penyebab COVID-19) sehingga tingkat keparahan yang diakibatkan infeksi virus tidak menyebar dan bisa diminimalkan. 

Sedangkan mekanisme kerja Favipiravir adalah dengan menghambat  RNA-dependent RNA polymerase pada sel virus. Hasilnya, replikasi Virus Corona bakal terganggu. 

Menurut kajian farmakoterapi Perhimpunan Dokter Spesialis Farmakologi dan Klinik Indonesia (PERDAFKI), Favipiravir aman diberikan kepada pasien COVID-19, tetapi tidak yang sedang hamil karena bisa menyebabkan teratogenik dan embriotoksik.

Artikel terkait: 4 Fakta Soal Isu Obat Molnupiravir Bisa Sembuhkan COVID-19, Cek di Sini!

Ivermectin Tidak Termasuk Daftar Obat COVID-19

daftar obat covid-19

Dalam daftar obat COVID-19 yang dikeluarkan BPOM, Ivermectin tidak termasuk di dalamnya. Padahal sebelumnya ramai dibicarakan bahwa Ivermectin ampuh mengobati COVID-19.

Sebagai pengobatan COVID-19, status Ivermectin hingga saat ini masih dalam proses uji klinis sehingga belum diketahui juga manfaat dan dampaknya jika diberikan pada pasien COVID-19. WHO pun menyebutkan Ivermectin sebagai obat COVID-19 masih “inconclusive” atau tidak meyakinkan. Begitu juga Ikatan Dokter Indonesia yang belum memberikan rekomendasinya.

“Jadi IDI tidak merekomendasikan penggunaan Ivermectin COVID-19 sekarang ini,” kata Ketua Satgas COVID-19 Pengurus Besar IDI Zubairi Djoerban, ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (29/6/2021).

Jika memang ada masyarakat yang butuh Ivermectin, kata Penny, dokter bisa dapat memberikan obat tersebut dengan memperhatikan penggunaannya sesuai protokol uji klinis yang disetujui. Jadi tetap, tidak disarankan masyarakat membelinya secara bebas, melainkan harus dengan resep dokter.

Ivermectin merupakan obat keras, yang jika dikonsumi bebas dalam jangka waktu panjang bisa mengakibatkan efek samping. Di antaranya nyeri sendi dan atau otot, ruam pada kulit, demam, sakit kepala, konstipasi, diare, sering mengantuk atau merasa lelah, dan Sindrom Stevens-Johnson.

Bagi Parents yang memiliki gejala infeksi Virus Corona, Anda bisa mempertimbangkan daftar obat COVID-19. Namun tentunya harus sesuai dengan resep dokter, ya.

Baca juga:

Catat Parents! Lokasi Vaksinasi COVID-19 Anak di Jabodetabek Hingga Palembang

Jangan Sembarang Pakai Resep Obat Covid-19, Dengar Kata Dokter Berikut Ini!

Wajib Tahu! Perbandingan Varian COVID-19, Manakah yang Paling Berbahaya?

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Ester Sondang

Diedit oleh:

Finna Prima Handayani

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Update 12 Daftar Obat COVID-19 yang Sudah Diizinkan BPOM
Bagikan:
  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti