Kondisi kuku bisa menunjukkan kesehatan Anda, cek sekarang juga!

Kondisi kuku bisa menunjukkan kesehatan Anda, cek sekarang juga!

Kuku dapat mencerminkankondisi kesehatan tubuh seseorang. Berikut contoh kuku yang tidak sehat dan maknanya bagi kesehatan tubuh kita.

Kuku merupakan bagian tubuh yang kerap diabaikan, hal ini karena ukuran kuku yang cukup kecil dibanding bagian tubuh yang lain. Namun, mulai saat ini kita baiknya memperhatikan kuku kita dengan baik. Pasalnya kuku bisa mencerminkan kesehatan tubuh kita secara keseluruha. Berikut contoh kuku yang tidak sehat serta bagaimana kondisi tampilan kuku yang sehat.

“Kuku sehat yaitu kuku yang tidak terlalu panjang dan bersih. Ujung kukunya berwarna putih yang merata, permukaannya halus dan bersinar,” ungkap Dana Stern, MD, asisten profesor klinis dermatologi di Mount Sinai Medical School, dilansir dari Self.

Stern juga menyebutkan bahwa kuku bisa mencerminkan kondisi kesehatan tubuh.

“Ada banyak masalah yang muncul pada kuku seperti perubahan warna, bentuk, dan struktur, dan hal tersebut bisa jadi menandakan tubuh sedang bermasalah,” tambah Stern.

Contoh kuku yang tidak sehat #1: Kuku berwarna kuning

contoh kuku yang tidak sehat

Sumber: Jocelyn Runice

Stern menyebutkan bahwa penyebab paling umum kuku menguning disebabkan oleh sindrom kuku kuning.

“Saat menderita sindrom kuku kuning, kuku seseorang akan tampak tebal dan memiliki warna kuning atau hijau. Kuku kuning juga tampak tidak memiliki kutikula dan lunula (warna putih berbentuk bulan sabit di pangkal kuku, yang biasanya terlihat di ibu jari dan jempol kaki).”

Sindrom ini adalah tanda bahwa kuku tidak dapat tumbuh dengan benar, akibat kondisi paru-paru yang disebut bronchiectasis, serta bisa juga disebabkan oleh penyakit limfatik.

“Bronchiectasis adalah suatu kondisi di mana kerusakan saluran udara di paru paru, akibatnya saluran udara tersebut melebar dan penuh luka. Penyakit ini biasanya menganggu sirkulasi darah, akibatnya pertumbuhan kuku pun akan terganggu.”

“Masalah dengan sistem limfatik juga dapat mempengaruhi sirkulasi, masalah sirkulasi ini mencegah oksigen, nutrisi, dan darah mencapai ekstremitas (tangan dan kaki). Akibatnya pertumbuhan kuku juga terganggu, dan kadang-kadang menyebabkan sindrom kuku kuning.” jelas Stern.

Contoh kuku yang tidak sehat #2: Kuku berwarna putih

contoh kuku yang tidak sehat

Sumber: Jocelyn Runice

Ketika bagian kuku yang paling dekat dengan kutikula berwarna putih, dan bagian distal (bagian terjauh yang masih menempel pada kuku) berwarna merah muda, ini disebut kuku setengah-setengah (kuku Lindsey). 

“Warna kuku putih setengah-setengah ini bisa menjadi gejala gagal ginjal. Namun, ketika dua pertiga kuku benar-benar berwarna putih dan hanya ujung kuku berwarna merah muda, itu disebut Terry’s Nails. Ini bisa menjadi indikasi sirosis, gagal jantung kongestif, atau diabetes mellitus,” ungkap Stern.

Contoh kuku yang tidak sehat #3: Ada garis coklat atau hitam di kuku

contoh kuku yang tidak sehat

Sumber: Jocelyn Runice

Garis coklat gelap atau hitam di sepanjang kuku bisa jadi menandakan melanoma pada kuku.

“Melanoma adalah jenis kanker yang umumnya terdapat pada kulit, namun melanoma juga dapat timbul pada kuku. Ibu jari, jari telunjuk, dan kuku jari kaki yang besar adalah tempat yang paling umum untuk tumbuhnya melanoma,” jelas Stern.

Melanoma kuku cenderung terlambat didiagnosis, tetapi jika Anda mengetahuinya lebih awal, itu dapat diobati.

Contoh kuku yang tidak sehat #4: Ada noda pada permukaan kuku

contoh kuku yang tidak sehat

Sumber: Jocelyn Runice

Noda pada kuku ini disebut pitting. Ketika pitting muncul tanpa pola yang jelas, biasanya menunjukkan gejala psoriasis, selain itu juga dapat menandakan gangguan jaringan ikat seperti sindrom Reiter (sejenis radang sendi yang dipicu oleh infeksi di tempat lain di tubuh).

Namun, ketika pitting menunjukkan pola yang teratur, itu bisa menjadi tanda alopecia areata, sejenis kerontokan rambut yang disebabkan oleh respons autoimun.

Contoh kuku yang tidak sehat #5: Kuku terpisah dari alas kuku

contoh kuku yang tidak sehat

Sumber: Jocelyn Runice

“Kondisi ini yang disebut onikolisis. Biasanya tidak menimbulkan rasa sakit, dan biasanya lebih mungkin terjadi jika kuku Anda dalam kondisi panjang.

Penyebab paling umum adalah trauma pada kuku. Tetapi fenomena ini juga bisa menjadi gejala psoriasis. Jika pemisahan terjadi secara tiba-tiba, dan terjadi pada banyak kuku, itu juga bisa menjadi tanda hipertiroidisme,” tutup Stern.

*** 
Coba cek kuku Anda, adakah kondisi di atas pada kuku Anda sendiri?

 

Baca juga:

Ini bahaya membiarkan kuku bayi panjang, Parents sudah tahu?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner