Manfaat Membacakan Cerita Dongeng untuk Stimulasi Si Buah Hati

Manfaat Membacakan Cerita Dongeng untuk Stimulasi Si Buah Hati

Ini 5 alasan mengapa aktivitas membacakan cerita dongeng baik untuk stimulasi Si Buah Hati.

Membacakan cerita dongeng memiliki banyak manfaat positif bagi perkembangan Si Buah Hati. Kegiatan yang satu ini tak hanya bisa mempererat hubungan antara Ayah dan Bunda dengan Si Buah Hati.

Menurut Psikolog Klinis dan juga Nutritods Council Expert, Dra. Ratih Ibrahim, M.M., rutin membacakan dongeng juga bermanfaat untuk menstimulasi 5 dimensi perkembangan anak, seperti meningkatkan kemampuan berbahasa, kemampuan kognitif, melatih kemampuan motorik, menanamkan nilai-nilai sosial. hingga membantu Si Buah Hati menerapkan kebiasaan hidup sehat.

Bagaimana membacakan dongeng cerita rakyat kepada Si Buah Hati dapat menstimulasi 5 dimensi perkembangan anak? Yuk, simak penjelasannya berikut ini, Bunda.

5 Manfaat Membacakan Cerita Dongeng

  1. Kemampuan Kognitif

Lewat cerita dan tokoh yang ada di dalam dongeng, Si Buah Hati bisa memperoleh banyak -pengetahuan dan meningkatkan kemampuan kognitifnya. Bagaimana tokoh dongeng menyelesaikan konflik akan dapat membantu Si Buah Hati mempelajari kemampuan pemecahan masalah dan berpikir kritis.

Sedangkan mengajak Si Buah Hati membuat tokoh dongeng sendiri atau mencari alternatif solusi cerita dapat mengasah imajinasi dan kreativitas Si Buah Hati.

  1. Kemampuan Motorik

Membacakan cerita dongeng juga bisa menjadi stimulasi yang baik untuk kemampuan motorik Si Buah Hati. Saat membacakan buku, Bunda juga bisa memberikan sarana pendukung seperti boneka sebagai media bercerita.

Dengan memegang buku, boneka, atau sarana pendukung lainnya saat membacakan cerita, kemampuan motorik halus Si Buah Hati akan terlatih. Selain itu, Bunda juga bisa mengajak Si Buah Hati memeragakan gerakan yang dilakukan tokoh dalam cerita untuk menstimulasi kemampuan motorik kasarnya.

  1. Bisa Stimulasi Kemampuan Bahasa

Dengan membaca dongeng bersama anak, Si Buah Hati dapat meningkatkan kemampuan berbahasa dan komunikasinya. Saat Bunda membacakan cerita, Bunda juga membantu Si Buah Hati meningkatkan kemampuan membaca sejak dini, lho.

Menurut sebuah penelitian, anak-anak yang rutin dibacakan buku sejak dini memiliki kosa kata yang kaya dan pemahaman kalimat yang lebih baik sehingga mereka lebih siap saat waktunya sekolah nanti.

  1. Kemampuan Sosial

Cerita dalam dongeng memiliki nilai-nilai moral yang bisa dipelajari Si Buah Hati sehinga dengan membacakan cerita, Bunda bisa menumbuhkan rasa empati Si Buah Hati. Tanyakan kepada Si Buah Hati, siapa tokoh dalam cerita yang ia sukai dan alasannya untuk mangajak Si Buah Hati memposisikan dirinya pada kondisi orang lain.

Ajak juga ia berdiskusi tentang cerita dongeng yang dibaca untuk membantu Si Buah Hati mempelajari perilaku dan interaksi yang baik dan kurang baik sehingga bisa menjadi pedomannya berperilaku sehari-hari.

  1. Stimulasi Kesehatan

Selain nilai-nilai moral, cerita dongeng biasanya turut menghadirkan perilaku-perilaku positif yang bisa ditiru Si Buah Hati. Misalnya saja perilaku hidup sehat seperti pentingnya mengonsumsi makanan yang sehat, menjaga kebersihan tubuh, dll.  Jadi dengan membacakan dongeng, Bunda bisa mengajarkan Si Buah Hati untuk memahami pentingnya hidup sehat lewat cara yang menyenangkan

Manfaat Membacakan Cerita Dongeng untuk Stimulasi Si Buah Hati

Untuk membantu mengoptimalkan stimulasi perkembangan Si Buah Hati, Bunda bisa memilih cerita dongeng yang dikemas dalam bentuk interaktif seperti kumpulan berbagai Dongeng Interaktif yang ada di “Dongeng Aku Dan Kau”.

Menghadirkan 15 seri cerita asli Indonesia, Dongeng Aku Dan Kau dibuat untuk bantu menstimulasi 5 dimensi perkembangan Si Buah Hati melalui kartu dongeng interaktif, teknologi Augmented Reality, video animasi dongeng, serta bekal mendongeng DIY Kit. Yuk, mulai membaca dongeng bersama Si Buah Hati di Dongeng Aku dan Kau.

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Semua opini & pendapat dalam artikel ini merupakan pandangan pribadi milik penulis, dan sama sekali tidak mewakilkan theAsianparent atau klien tertentu.

Penulis

cahya

app info
get app banner