"Saya sempat trauma", Cerita bullying di sekolah yang dialami Sarwendah

"Saya sempat trauma", Cerita bullying di sekolah yang dialami Sarwendah

"Saya pernah menjadi anak yang di Bully, dipukulin dan videoin," ungkap Sarwendah menanggapi petisi #JusticeForAudrey

Cerita bullying di sekolah nampaknya masih menjadi salah satu masalah serius di Indonesia. Seperti cerita bullying yang dialami oleh Audrey, siswa SMP asal Pontianak yang terjadi baru-baru ini.

Petisi #JusticeForAudrey mendapat jutaan tanda tangan

cerita bullying di sekolah 1

Cerita Audrey yang menjadi korban bully pertama kali dibagikan oleh akun @syarifahmelinda di Twitter. Dalam cerita tersebut, Audrey yang masih SMP dikabarkan mengalami pengeroyokan oleh belasan siswi SMA di Pontianak.

Dia ditendang, dipukul, diseret, hingga dibenturkan ke aspal karena masalah percintaan. Tidak hanya itu, gadis remaja yang masih berusia 14 tahun itu juga dikabarkan mengalami pembengkakan di area organ intim karena ditusuk secara paksa oleh salah satu pelaku. 

Cerita Audrey ini pun lantas menimbulkan sejumlah luka dan amarah masyarakat Indonesia. Mereka berbondong-bondong membuat petisi #JusticeForAudrey di Change.org agar pihak kepolisian mengusut tuntas cerita memilukan ini. 

Hingga berita ini ditulis, petisi online tersebut telah ditandatangani oleh 3.709.520 orang. Jutaan orang dari berbagai lapisan masyarakat di seluruh Indonesia menuntut ditegakkannya keadilan atas kasus kekerasan yang menimpa Audrey. 

Sarwendah Tan yang merupakan seorang selebritis sekaligus seorang ibu ikut mendukung petisi ini. 

Berkaca dari cerita Audrey, Sarwendah Tan ungkap cerita bullying di sekolah yang pernah dialaminya

cerita bullying di sekolah 2

Cerita Audrey nampaknya memberikan luka yang cukup dalam di hati Sarwendah Tan. Bagaimana tidak? Istri Ruben Onsu ini rupanya juga pernah menjadi korban bully saat remaja. 

Saat itu, Sarwendah tengah sekolah di luar negeri. Dia mengaku pernah menjadi anak yang di-bully dan direkam video oleh teman-temannya. Mirisnya, Sarwendah mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan itu dari teman-temannya yang berasal dari Indonesia juga. 

Kejadian itu pun sempat membuatnya trauma. Namun sayangnya, saat itu pihak sekolahnya tidak memberikan tindakan yang kuat untuk pelaku.

Untuk itu, ia berharap bahwa cerita Audrey saat ini bisa diselesaikan secara bijak agar tak ada lagi cerita bullying. Terlebih saat ini, ia sudah menjadi orangtua yang menginginkan terbaik untuk masa depan anak. 

Berikut cerita bullying di sekolah yang pernah dialami Sarwendah:

Dulu saya sekolah di luar negeri, dan saya pernah menjadi anak yang di bully, dipukulin sama teman-teman saya sambil divideoin. Mirisnya lagi saya justru di-bully oleh teman-teman dari negara saya sendiri dan kejadian itu sempat membuat saya trauma dan sayangnya tindakan dari sekolah waktu itu juga tidak kuat kepada para pelaku

Audrey merupakan salah satu korban lagi yang mengalami bully. Malah lebih parah lagi. 

Semoga ini bisa diselesaikan dengan bijak dan membangun anak-anak supaya tidak ada lagi bullying. Apalagi sekarang sudah menjadi orangtua pasti ingin lebih baik untuk masa depan anak,

Semoga #JusticeForAudrey bisa ditegakkan dengan benar, save moral dan perilaku anak-anak,” tulis Sarwendah Tan dalam akun instagram pribadinya Rabu, (10/4).

cerita bullying di sekolah

***

Seperti harapan Sarwendah, semoga #JusticeForAudrey bisa ditegakkan dengan benar dan tindak bullying tidak ada lagi di Indonesia maupun dunia. 

 

Referensi: Instagram

Baca juga

Anak Selebgram Rachel Vennya di bully lagi, bagaimana menyikapinya?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner