Bagaimana Cara Meninggikan Badan Anak?

lead image

Tinggi badan menjadi salah satu faktor remaja tidak percaya diri. Bantu remaja kita memahami tubuhnya dengan fakta dan cara meninggikan badan berikut ini.

Bagaimana cara meninggikan badan anak? Memiliki tubuh tinggi bisa jadi menjadi dambaan bagi banyak orang. Hal yang wajar, karena tubuh tinggi seringkali diidentikan dengan badan yang keren. Jadi, bagaimana bila si ABG atau justru Anda sendiri yang bertanya, bagamana cara meninggikan badan?

Tinggi badan anak ditentukan dari faktor genetik dan lingkungan. Meski beberapa faktor bisa kita kendalikan; ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membuat badan lebih tinggi.

Fakta tinggi badan dan cara meninggikan badan dengan maksimal

Fakta 1: Orangtua tinggi, belum tentu anak tinggi

Awal mula pahamilah bahwa tinggi badan sangat dipengaruhi oleh faktor genetik keluarga. Tinggi badan juga bersifat poligenik, artinya, dipengaruhi oleh beberapa gen yang berbeda.

Jadi, meski kedua orangtua pendek, tidak berarti anak juga otomatis akan pendek. Begitu juga sebaliknya, orangtua tinggi tidak berarti anak akan juga akan setinggi menara.

Tapi, bila dari kedua keluarga besar Parents rata-rata memiliki tubuh pendek, kemungkinan besar anak pun akan pendek.

Meskipun begitu, katakan pada remaja Anda, bahwa ia tak perlu berkecil hati, karena sebetulnya seorang manusia tidak akan pernah tahu berapa tinggi maksimalnya, kecuali bila sudah masuk pertengahan usia 20-an (sekitar 24-26 tahun).

Bila penasaran, cobalah ajak si remaja Anda untuk memprediksi berapa kira-kira tinggi maksimalnya nanti dengan cara berikut ini:

  1. Jumlahkan tinggi ayah dan ibu.
  2. Kemudian tambahkan 5 inch atau 13 cm bila ABG Parents adalah laki-laki; dan kurangi 5 inch atau 13 cm bila perempuan.
  3. Bagi hasil perhitungan di atas dengan 2.
  4. Hasilnya, tambahkan atau kurangi 4 inch (10 cm) seperti ketentuan di atas.

Tapi ingat, ini bukan perhitungan mutlak, meski pada kenyataannya tinggi badan ABG Parents nanti tidak akan terlalu berbeda dari hasil perkiraan tersebut.

Lalu bagaimana fakta selanjutnya?

Fakta 2: Hindarilah penghambat bertambahnya tinggi badan

Memang tidak banyak hal yang bisa dilakukan untuk menambah tinggi badan, tapi ada beberapa langkah untuk memastikan bahwa tinggi alami si remaja tidak akan berkurang karena pengaruh lingkungan.

Daftar berikut adalah beberapa hal yang sebaiknya mereka jauhi.

1. Obat-obatan dan alkohol; Apabila kedua bahan tersebut sampai masuk dalam sistem pencernaan, maka pertumbuhan anak bisa saja terhambat.

2. Malnutrisi atau kekurangan gizi.

3. Kopi; – Ilmu pengetahuan telah membuktikan bahwa kafein tidak menyebabkan seseorang megalami hambatan pertumbuhan tinggi badan. Tapi, kafein yang dikonsumsi bisa saja menyebabkan anak tidak dapat tidur dengan nyenyak.

Umumnya anak-anak usia sekolah dan remaja membutuhkan tidur kurang lebih 9-10 jam. Dan kafein bisa saja mengganggu jadwal tidur atau kecukupan tidurnya.

4. Rokok; – Memang belum ada bukti kuat efek dari merokok atau menjadi perokok pasif terhadap BMI. Hanya saja, seperti yang dinyatakan oleh Colombia University Internet Health Resource, anak-anak yang merokok atau malah terpapar asap rokok ternyata lebih pendek dari mereka yg tidak merokok atau bukan anak perokok.

5. Steroid; – Anabolic steroid (steroid sintetik) menghambat pertumbuhan tulang pada anak-anak dan remaja, bersamaan juga dengan menurunnya jumlah sperma yang nanti mereka hasilkan, ukuran payudara, dan malah meningkatkan tekanan darah tinggi dan membuat mereka lebih beresiko terkena serangan jantung.

Anak-anak dan remaja yang menderita asma dan menggunakan inhaler dengan campuran sedikit Steroid budensonide, pada umumnya, setengah inchi lebih pendek dibanding mereka yang tidak menggunakan steroid.

Fakta 3: Tidur membantu mencapai tinggi maksimal

Penelitian telah membuktikan bahwa anak-anak yang sedang beranjak remaja membutuhkan tidur antara 8.5 – 11 jam setiap tidur malam. Ini karena pertumbuhan badan bertambah dan tubuh membangun kembali lapisan jaringan (tissue) saat mereka beristirahat.

Jadi buatlah ruangan tidur mereka setenang mungkin, dan usahakan menghilangkan suara-suara yang tidak perlu serta pencahayaan yang tidak penting. Jika memiliki masalah tidur, cobalah untuk mandi air hangat dan minum teh camomil panas.

Hormon pertumbuhan manusia (HGH) diproduksi secara alami oleh tubuh, terutama saat manusia berada pada fase tidur lelap (slow-wave-sleep). Tidur nyenyak akan merangsang produksi hormon HGH yang dibuat pada kelenjar pituari.

HGH kadang juga diinjeksikan ke dalam aliran darah sebagai salah satu pengobatan. Tapi tentu saja hal ini harus dilakukan oleh dokter yang telah memiliki lisensi.

HGH juga beredar dalam bentuk krim, bubuk (powder), tablet, dan injeksi non-resep. Sayangnya, HGH dalam bentuk tersebut dicurigai bisa menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan. Karena itu konsultasikan kepada dokter terlebih dahulu, bila hendak mengkonsumsi HGH yang dijual bebas.

Fakta 4: Makan teratur dan gizi seimbang memaksimalkan tinggi tubuh anak

Pastikan si ABG mendapat vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuhnya. Bila ia minum suplemen, pilih dosis sesuai usianya dan makanlah saat sarapan di pagi hari.

Kombinasi antara suplemen dan menu yang tepat akan membantu remaja untuk mendapat tinggi yang maksimal.

Berikut adalah beberapa hal yang harus diperhatikan saat menyusun menu makanan:

  • Pastikan anak mengkonsumsi karbohidrat dalam jumlah cukup untuk memenuhi kebutuhan kalori yang dibutuhkan tubuhnya untuk tumbuh.
  • Penuhi kebutuhan kalsiumnya (bisa ditemukan pada produk susu dan sayuran hijau). Kalsium mendorong pertumbuhan tulang, dan membantu tubuh untuk mencegah osteoporosis.
  • Mengkonsumsi 500 mg niasin saat perut kosong terbukti meningkatkan level hormon pertumbuhan.
  • Cukupi kebutuhan vitamin D. Vitamin D bisa diperoleh daru konsumsi ikan, alfaalfa (semacam tanaman herbal), atau jamur. Bila si  ABG Anda tidak menyukai ikan, cobalah tawarkan padanya suplemen minyak ikan yang telah dimurnikan. Ajak atau biarkan anak untuk beraktivitas di bawah sinar matahari). Vitamin D membantu pertumbuhan tulang dan otot pada anak-anak. Dan kekurangan vitamin ini bisa menyebabkan terhentinya pertambahan tinggi atau penambahan berat tubuh pada gadis-gadis remaja. 

 

  • Berikan banyak protein (bisa diperoleh dari daging, telur, tahu, dan kacang-kacangan). Protein merupakan zat penting yang dibutuhkan remaja Bunda untuk tumbuh. Paling tidak, sediakan satu (tapi lebih baik dua) jenis makanan tinggi protein dalam menu makannya setiap hari.
  • Beri tambahan asupan zinc (sumbernya antara lain kerang (oyster), coklat, kacang-kacangan, telur, kacang polong, asparagus dan suplemen). Kekurangan zinc dapat menyebabkan terhambatnya pertumbuhan pada putra/ putri Bunda. Cara terbaik untuk memastikan kecukupannya adalah dengan meminum vitamin atau suplemen yang mengandung zinc.
  • Cara meninggikan badan anak yang paling sederhana adalah makan dengan teratur, 3 kali sehari. Jangan lupa tambahkan cemilan di antara sarapan, makan siang, dan makan malam. Usahakan pula untuk makan pada jam-jam yang sama setiap harinya.

Fakta 5: Ketahanan tubuh yang baik membantu anak terhindar dari penyakit yang menghambat pertumbuhan

Kita mungkin terlalu fokus dengna cara meninggikan badan, tetapi lupa menghindari faktor penghambat pertumbuhan anak.

Jaga agar ketahanan tubuh anak selalu kuat. Beberapa jenis penyakit anak bisa saja membuat pertambahan tinggi anak terganggu. Kebanyakan jenis penyakit tersebut bisa dicegah dengan imunisasi yang telah disarankan.

Lengkapi ketahanan tubuh anak dengan vitamin C yang banyak ditemukan pada kelompok buah-buahan sitrus seperti jeruk, lemon, dan jeruk bali. Jangan lupa segera minta anak beristirahat begitu mereka menunjukkan gejala sakit.

Perkuat juga imun tubuhnya dengan mengkonsumsi makanan segar. Hindari makanan siap saji, makanan dengan kalori sedikit tapi tinggi lemak, makanan terhidrogenasi (proses penambahan bahan kimia makanan untuk mengubah makanan cair menjadi padat) seperti margarine dan shortening (lebih banyak dikenal sebagai mentega putih).

Berikan anak makanan sehat yang bervariasi. Mengkonsumsi hanya satu makanan sehat setiap kali makan memang tidak membahayakan namun tidak akan berpengaruh banyak pada ketahanan tubuh anak.

Mengkonsumsi bervariasi jenis buah, protein seperti susu, keju, kacang-kacangan, dan ikan. Juga makanan yang kaya akan antioksidan dan asam lemak omega 3 untuk ketahanan tubuh yang lebih sehat.

Fakta 6: Dorong anak untuk berolah raga

Memang olah raga tidak akan efektif untuk penambahan tinggi anak bila ia telah memasuki fase berhenti tumbuh (sekitar 24 tahun). Tapi bila anak atau remaja Parents menyukai renang, yoga, bersepeda, atau lari dan masih jauh dari usia 24 tahun, maka kombinasi olahraga dan diet yang tepat plus tidur cukup, akan menjadi cara meninggikan badan yang sangat efektif.

Oya, mungkin Parents pernah mendengar bahwa streching adalah salah satu cara meninggikan badan anak?

Tapi, seperti yang telah disebutkan sebelumnya, bila putra/putri Parents telah memasuki fase berhenti tumbuh, maka latihan-latihan tersebut tidak akan berguna sama sekali. Terlebih lagi tidak ada bukti ilmiah yang mneyebutkan bahwa streching bisa menjadi cara meninggikan badan.

Hanya saja, streching bisa membantu anak/ remaja untuk memperbaiki postur tubuhnya, dan bisa memberi kesan tubuh menjadi lebih tinggi; – atau malah semakin memperlihatkan seberapa pendek tubuh anak.

Fakta 7: Postur tubuh yang baik membuat seseorang terlihat lebih tinggi

Latih anak untuk memiliki postur tubuh yang baik. Menarik bahu ke belakang atau malah membungkuk, dapat mempengaruhi kelengkungan tulang belakang anak yang sedang tumbuh. Tentu saja, bukan kelengkungan yang baik.

Menjaga bahu (tidak turun, atau malah ditarik ke atas tinggi-tinggi), angkat dagu, dan jangan tarik panggul ke samping saat berdiri. Berjalanlah dengan baik, tidak membungkuk, atau malah menyilangkan kaki satu sama lain; dan duduklah dengan tegak. Ini memang bukan cara meninggikan badan, tapi akan membuat tubuh anak terlihat lebih tinggi.

Parents juga bisa mengenalkan teknik Alexander untuk postur yang lebih baik. Teknik ini banyak digunakan oleh para penyanyi dan aktor. F. Matthias Alexander menemukan bahwa tubuh manusia kadang bereaksi tidak benar dikarenakan persepsi atau tekanan pikiran.

Teknik yang diajarkan Alexander ini adalah cara bagi kita untuk beraktivitas dengan benar; seperti bagaimana cara duduk dengan benar, berbaring, dan aktivitas sehari-hari lainnya.

Fakta 8: Tanamkan rasa percaya diri

Pupuklah percaya diri anak. Lebih tinggi memang terlihat lebih baik, tapi tidak akan bisa menutupi rasa minder seseorang. Jadi, cobalah dorong anak untuk berpartisipasi dalam klub, berprestasi di sekolah, atau dorong anak untuk menekuni hobi yang memang ia kuasai.

Cara ini akan mendorong kepercayaan diri anak, tingkah laku yang lebih positif, dibandingkan menggunakan tinggi tubuh untuk menutupi rasa minder yang ia miliki

Fakta 9: Dengarkan nasehat ahli medis

Konsultasilah pada dokter. Bila memang hampir seluruh keluarga Parents tingi, tapi justru si  ABG Anda tidak terlihat tinggi hingga usianya mendekati 24 tahun; atau tingginya tidak nampak berubah banyak sejak dari masa pubertasnya; maka itu adalah tanda bahwa Parents perlu berkonsultasi pada ahli.

Kondisi terhentinya pertumbuhan anak (bisa karena kurangnya hormon pertumbuhan atau malah penyakit autoimun) memang jarang terjadi. Tapi penyimpangan kondisi tersebut memang benar-benar ada.

Meskipun menu makan anak telah sesuai (seperti yang disarankan diatas) dan ia juga cukup istirahat, sementara tingginya tidak bertambah, maka itu pertanda bahwa anak butuh konsultasi kepada dokter.

Oya, bila saat ini Parents juga temasuk pendek, tidak ada salahnya untuk mempertimbangkan konsultasi pada dokter.

Memang kondisi masa kecil juga berpengaruh (misalkan memiliki riwayat rakhitis) hingga tubuh Parents lebih pendek dibanding ketinggian orang pada umumnya; tetaplah tidak menjadi masalah bila Parents bertanya pada dokter guna memastikan bahwa tulang atau bagian tubuh yang lain sehat .

FAQ tentang cara meninggikan badan

1. Kami berdua termasuk pendek, apakah wajar bila nanti anak saya juga pendek?

Ada banyak faktor yang mempengaruhi tinggi badan seseorang, dan faktor genetik hanya salah satunya. Menu makanan sehat dan juga olahraga adalah salah satu cara untuk memaksimalkan tinggi tubuh. Tidak ada yang bisa mengatakan berapa tinggi anak sesungguhnya sampai ia benar-banar berhenti tumbuh,

2. Bagaimana cara tahu bahwa tinggi anak sesuai dengan usianya?

Parents bisa berkonsultasi kepada dokter, atau mencari panduan secara online. Hanya saja, bila Parents mencari standar secara online, ingatlah bahwa standar tinggi di setiap negara berbeda, terutama karena faktor nutrisi dan genetik.

3. Anak saya berumur 12 tahun dan belum terlihat tumbuh cepat. Apa yang harus saya lakukan?

Banyak orang yang mengalami percepatan pertumbuhan setelah usia 12 tahun, dan tetap bisa lebih tinggi dibanding mereka yang memasuki masa dewasa terlabih dahulu. Bila Parents ragu, Parents dapat berkonsultasi pada ahli endokrinologi yang akan memeriksa putra/ putri Parents dan memberikan saran terbaik.

4. Bagaimana cara untuk mengetahui bahwa anak saya belum berhenti tumbuh?

Seorang anak remaja yang sedang mengalami lonjakan pertumbuhan cenderung memiliki kaki yang lebih besar, tungkai dan lengan yang memanjang, serta mudah menjadi lapar.

Penambahan tinggi badan akan menurun setelah tanda-tanda ini menghilang. Bila dokter Parents memiliki grafik pertumbuhan, coba tanyakan padanya, dan mintalah ia memprediksi tinggi badan akhir ABG Parents.

5. Saya 23 tahun, apakah saya masih bisa tumbuh?

Wanita biasanya berhenti tumbuh sekitar usia 14-15, sedangkan laki-laki biasanya berhenti tumbuh sekitar usia 18-21. Beberapa orang akan terus tumbuh selama beberapa tahun ke depan, tapi biasanya ketinggian yang Anda capai pada usia-usia diatas itulah, yang menjadi tinggi akhir Anda.

6. Akankah rokok dan alkohol menghambat anak saya tumbuh?

Meski belum ada kesimpulan nyata, baik rokok dan alkohol memiliki kemungkinan menghambat pertumbuhan.

7. Anak saya mengalami hipotiroidisme, dan pertumbuhannya pun terhambat. Apa yang yang harus saya lakukan?

Pengobatan untuk hipotiroidisme (gangguan kelenjar tiroid) harus diawasi ketat oleh dokter. Cobalah minta tes darah lagi beberapa minggu setelah memulai pengobatan baru atau dosis baru, atau malah setiap kali anak Anda merasakan gejala-gejala hipotiroidisme (kelelahan, kelemahan, sensitif terhadap dingin).

Jika kondisinya memang permanen, lakukanlah pemeriksaan tahunan untuk menentukan apakah gangguan tiroidnya masih berada di bawah kontrol.

8. Apakah membawa beban berat di kepala dapat menghambat penambahan tinggi badan?

Ya, benda berat di kepala dapat memampatkan atau melukai tulang belakang, terlebih bila membawa beban di kepala adalah kebiasaan atau pekerjaan harian Anda.

9. Jika saya ingin anak saya lebih tinggi, lebih baik mana, membiarkan ia cukup tidur atau bangun pagi untuk melakukan latihan peregangan?

Cukup tidur sangat penting untuk produksi hormon pertumbuhan. Peregangan meningkatkan postur tubuh, tetapi satu-satunya cara untuk menambah tinggi badan adalah melatih tubuh anak Anda untuk berdiri tegak.

10. Apakah olahraga senam mempengaruhi pertumbuhan Anda?

Gymnastics atau senam mungkin menghambat pertumbuhan orang yang hampir melewati masa pubertas, tapi bukti yang pasti memang belum ada. Berkonsultasi dengan dokter adalah cara tepat untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

11. Apakah susu kedelai baik untuk ABG dan remaja?

Mengkonsumsi susu kedelai belum pernah dikaitkan sebagai salah satu cara menambah tinggi badan. Susu kedelai umumnya memiliki lebih sedikit kalsium dan vitamin D dibanding susu sapi.

Fitoestrogen dalam kedelai juga dapat menyebabkan pubertas lebih awal dan efek hormonal lainnya, tetapi hanya bila dikonsumsi dalam jumlah besar dan lama.

Semoga info di atas bisa menjawab keingintahuan remaja Parents tentang cara meninggikan badan.

Baca juga:

7 Cara Menambah Tinggi Badan Anak

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.