Pemicu dan Cara Menghilangkan Stres Menurut Dr. Sonia Lupien

Pemicu dan Cara Menghilangkan Stres Menurut Dr. Sonia Lupien

Bayi pun bisa stres, apalagi kita orang dewasa. Lalu apa penyebab stres? Bagaimana cara menghilangkan stres? Inilah ulasan yang perlu kita simak.

Stres lekat dengan kehidupan kita sehari-hari.  Anak kecil hingga orang dewasa pasti pernah mengalami kondisi ini. Lalu apa sih penyebab stres? Bagaimana cara menghilangkan stres agar tidak mengganggu kehidupan kita?

Kali ini, kami membahasnya secara lugas untuk kita semua.

Pemicu stres adalah NUTS

Menurut Dr. Sonia Lupien, direktur pusat penelitian Human Stress di Montreal, ada beberapa faktor pemicu stres yang dapat disingkat menjadi NUTS:

N – Novelty, yaitu hal yang baru.

Ini adalah kondisi ketika kita mengalami hal yang belum pernah dirasakan sebelumnya. Misalnya, hari pertama masuk sekolah atau bekerja.

U – Unpredictability, yaitu ketidakpastian. 

Ini adlah kondisi saat kita mengira-ngira apa yang akan terjadi atau kita alami, seperti rasa takut ke dokter gigi, atau takut lainnya.

T – Treat for Ego, yaitu rasa ego. 

Ini adalah kondisi saat kompetensi kita diuji dan dipertanyakan.  Misalnya, ketika akan berbicara di hadapan orang banyak.

S – Sense of Control, yaitu kontrol terhadap diri sendiri. 

Ini adalah kondisi saat kita tidak dapat atau kurang bisa mengendalikan suatu keadaan.  Misalnya, ketika kita terjebak dalam kemacetan.

Cara menghilangkan stres: perintahkan otak untuk stop

Cara menghilangkan stres: perintahkan otak untuk stop

Menurut Dr. Sonia Lupien, lawan dari stres bukanlah “relaksasi”, melainkan “perlawanan”.

Jika kita mengatakan kepada otak kita bahwa kita bisa mengatasi masalah ini, maka otak pun akan berhenti memproduksi hormon stres dan tubuh akan berangsur menjadi tenang.

Cara menghilangkan stres dengan mudah

Dr. Lupien juga memberikan teknik khusus untuk mengatasi stres dengan cara kilat dan sederhana:

1.Bernafas dalam-dalam

Bernafas dalam membuat diafragma paru-paru lebih besar, dan mengaktifkan otot yang tidur.  Hal ini akan membuat badan menghentikan reaksi terhadap stres.

2. Bernyanyi

Bernyanyi membuat otot perut ‘berfapas’ tanpa kita sadari.  Hal ini membuat tubuh relaks.

3. Olah raga

Gunakan energi yang kita miliki untuk bergerak sehat. Jangan menghabiskan energi untuk hal yang tidak perlu.

4. Tertawa

Ketika kita tertawa, tubuh kita memproduksi hormon yang bisa menghentikan stres.

Ternyata, pepatah “Tertawa itu sehat” benar loh…

Parents, semoga berbagai cara menghilangkan stres di atas dapat membantu kita semua.

Referensi: Rider Digest Canada Januari 2016

Baca juga artikel menarik lainnya:

Stres Saat Hamil Bisa Sebabkan Bayi Lahir dengan Berat Badan yang Rendah

70 Cara Jitu Mengatasi Stres Sehari-hari

Mengatasi Stres Menurut Tipe Kepribadian

 

 

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner